NEWS
Salin Artikel

Koster Usul Wisman ke Bali Tak Perlu Karantina supaya Tak Ada Mafia

BALI, KOMPAS.com - Gubernur Bali Wayan Koster mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk menghapus masa karantina bagi wisatawan mancanegara (wisman) dan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) lainnya yang tiba di Bali.

Usulan bebas karantina itu diharapkan berlaku mulai 7 Maret 2022 mendatang.

"Mengusulkan kepada pemerintah pusat agar kedatangan wisatawan mancanegara ke Bali dan juga pelaku perjalanan luar negeri agar dilakukan kebijakan tanpa karantina mulai tanggal 7 Maret 2022," kata Koster di area kedatangan internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Jumat (4/3/2022).

Koster menjelaskan, usulan peniadaan masa karantina bagi PPLN hingga wisatawan mancanegara yang datang berkunjung ke Bali tidak lepas dari penanganan kasus Covid-19 di Pulau Dewata. Menurut Koster, penanganan Covid-19 di Bali terus membaik.

Koster mengatakan, angka kasus harian Covid-19 terus menurun sejak memasuki Bulan Maret 2022. Padahal, pada Februari 2022 kasus harian Covid-19 berada di atas 1.000 kasus.

"Per hari kemarin (Kamis, 3/3/2022), 170-an orang (positif Covid-19), yang sembuh semakin meningkat, kasus meninggal semakin menurun, angka positivity rate sudah sangat rendah yakni 3,5 persen jauh di bawah standar WHO minimum 5 persen," kata Koster.

Wajib vaksin dosis lengkap

Ia menyebut, beberapa persyaratan yang diperlukan jika karantina nantinya dihapus. Yakni PPLN wajib mendapatkan vaksin Covid-19 dosis lengkap atau dua dosis.

"Di Bali, di kedatangan tetap swab PCR sebagai entry test tanpa karantina," kata dia.

Selain mengusulkan peniadaan masa karantina, Koster juga mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk menerapkan kebijakan visa on arrival mulai pada tanggal 7 Maret 2022.

Dua kebijakan itu diusulkan untuk mencegah adanya mafia karantina dan mafia visa yang memungkinkan memperburuk citra pariwisata Bali di mata dunia.

"Supaya tidak ada mafia karantina dan tidak ada lagi mafia visa. Karana upaya untuk pemulihan pariwisata Bali jangan sampai ternoda dari permainan tidak sehat yang merusak citra pariwisata di Bali," tuturnya.

https://denpasar.kompas.com/read/2022/03/04/183031578/koster-usul-wisman-ke-bali-tak-perlu-karantina-supaya-tak-ada-mafia

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Regional
Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Regional
KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

Regional
Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Regional
Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Regional
Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Regional
Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Regional
Warga Kota Medan Bisa Berobat Gratis Mulai 1 Desember, Walkot Bobby Minta Jajarannya Sosialisasikan

Warga Kota Medan Bisa Berobat Gratis Mulai 1 Desember, Walkot Bobby Minta Jajarannya Sosialisasikan

Regional
Cegah Stunting di Samarinda, Elnusa Petrofin Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Cegah Stunting di Samarinda, Elnusa Petrofin Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Regional
Terima Program Beli Rumah Dapat Rumah dari Ganjar, Masyarakat: Alhamdulilah Punya Rumah

Terima Program Beli Rumah Dapat Rumah dari Ganjar, Masyarakat: Alhamdulilah Punya Rumah

Regional
Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka

Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka

Regional
Bupati Ipuk Berharap Festival Arsitektur Nusantara Lahirkan Arsitek Top dari Banyuwangi

Bupati Ipuk Berharap Festival Arsitektur Nusantara Lahirkan Arsitek Top dari Banyuwangi

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.