NEWS
Salin Artikel

Diduga Minta Uang Paksa pada Wisatawan, 28 Pengemis di Wilayah Kuta Diamankan Satpol PP

Para pengemis ini diamankan petugas karena keberadaannya dilaporkan mengganggu wisatawan.

"Razia ini tindak lanjut dari keluhan wisatawan. Ini yang terus kita gencarkan ke depannya," kata Komandan Regu Satuan Polisi Pamong Praja BKO Kuta, I Nengah Wika.

Razia yang dilakukan bersama Linmas dan Petugas Jagabaya Kuta berlangsung sejak pukul 11.00 Wita hingga pukul 13.00 Wita dengan menyisir Jalan Pantai Kuta hingga Jalan Raya Kuta, Tuban, Kuta, Badung.

Wika mengatakan para pengemis berasal dari Kabupaten Karangasem, Bali, dan sudah beberapa kali terkena razia petugas.

"Semuanya kita sudah pernah amankan mereka. Jadi mereka ini sudah dipulangkan sebelumnya, namun justru muncul lagi di Kuta dan kembali melancarkan aksinya," katanya.

Dalam aksinya, para pengemis ini menawarkan tisu ke wisatawan. Apabila wisatawannya tidak ingin membeli tisu, maka mereka meminta uang dengan cara memaksa.

Wika mengatakan, keberadaan para pengemis ini bisa merusak citra pariwisata di wilayah Kuta yang sudah mulai bangkit setelah dua tahun mati suri karena pandemi Covid-19.


"Berhubung kondisi pariwisata saat ini mulai meningkat. Sehingga perlu dilakukan pengawasan ekstra terhadap gepeng karena banyak keluhan wisatawan akan ulah mereka," katanya.

Adapun pengemis yang diamankan petugas, yakni 21 anak-anak dan 7 orang dewasa.

Terdiri dari 7 orang berusia 35 - 60 tahun. Sementara, 21 anak-anak berusia dari 1 - 15 tahun. Kemudian, untuk jenis kelamin yakni 12 laki-laki dan 16 perempuan.

"(21 anak-anak) kondisi ini memang sangat miris, mengingat mereka seharusnya sekolah dan tidak berada di jalanan dan meminta-minta, apalagi sampai memaksa," kata Wika.

Wika menambahkan, saat ini para pengemis telah dititipkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Bandung untuk selanjutnya dilakukan pembinaan dan dipulangkan ke kampung halamannya.

"Saat ini mereka di Dinsos. Semua akan dipulangkan dalam waktu dekat," katanya.

https://denpasar.kompas.com/read/2022/04/21/192450578/diduga-minta-uang-paksa-pada-wisatawan-28-pengemis-di-wilayah-kuta

Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepala BPBD Riau: Kabut Asap di Riau Berasal dari Karhutla di Sumsel dan Jambi

Kepala BPBD Riau: Kabut Asap di Riau Berasal dari Karhutla di Sumsel dan Jambi

Regional
Pj Gubernur Sulsel Bakal Bangun 100.000 Rumpon untuk Sejahterakan Nelayan

Pj Gubernur Sulsel Bakal Bangun 100.000 Rumpon untuk Sejahterakan Nelayan

Regional
Dorong Pemberdayaan Zakat dan Masyarakat area Malang, Dompet Dhuafa Ciptakan Minuman dari Lidah Buaya

Dorong Pemberdayaan Zakat dan Masyarakat area Malang, Dompet Dhuafa Ciptakan Minuman dari Lidah Buaya

Regional
Hadir di Acara Penutupan Discover North Sulawesi, Puan Terkesan Keramahan Masyarakat Sulut

Hadir di Acara Penutupan Discover North Sulawesi, Puan Terkesan Keramahan Masyarakat Sulut

Regional
Hadiri IGA 2023, Mbak Ita Paparkan 2 Program Inovasi Unggulan Pemkot Semarang

Hadiri IGA 2023, Mbak Ita Paparkan 2 Program Inovasi Unggulan Pemkot Semarang

Regional
Pikirkan Anak-anak Melayu Rempang!

Pikirkan Anak-anak Melayu Rempang!

Regional
Mas Dhito Berharap Kampung Lukis Ruslan Lahirkan Bibit-bibit Pelukis di Kabupaten Kediri

Mas Dhito Berharap Kampung Lukis Ruslan Lahirkan Bibit-bibit Pelukis di Kabupaten Kediri

Regional
Pemkab Kediri Kawal Persiapan Bandara Dhoho, Mulai dari Pembebasan Lahan Jalan hingga Site Development

Pemkab Kediri Kawal Persiapan Bandara Dhoho, Mulai dari Pembebasan Lahan Jalan hingga Site Development

Regional
Terima Kunjungan JKONE, Bupati Jembrana Kenalkan Sentra Tenun

Terima Kunjungan JKONE, Bupati Jembrana Kenalkan Sentra Tenun

Regional
22 Klub Sepak Bola Antarpelajar SMA Rebutkan Piala Bupati HST

22 Klub Sepak Bola Antarpelajar SMA Rebutkan Piala Bupati HST

Regional
Berikan Alat Pemadaman Baru, Mbak Ita Minta Damkar Tingkatkan Pelayanan

Berikan Alat Pemadaman Baru, Mbak Ita Minta Damkar Tingkatkan Pelayanan

Regional
Salurkan Beasiswa Rp 693 Juta untuk Mahasiswa, Syamsuar: SDM Penting Dipersiapkan

Salurkan Beasiswa Rp 693 Juta untuk Mahasiswa, Syamsuar: SDM Penting Dipersiapkan

Regional
DPRKP Banten Ubah 109,42 Hektar Kawasan Kumuh Jadi Perumahan Rakyat Layak Huni

DPRKP Banten Ubah 109,42 Hektar Kawasan Kumuh Jadi Perumahan Rakyat Layak Huni

Regional
GNPIP Diresmikan, Pemprov Riau Tanam Ribuan Cabai untuk Kendalikan Inflasi

GNPIP Diresmikan, Pemprov Riau Tanam Ribuan Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Regional
Indeks Infrastruktur Kalbar Meningkat, Anggota DPR Syarif Abdullah Dorong Pembangunan Lebih Merata

Indeks Infrastruktur Kalbar Meningkat, Anggota DPR Syarif Abdullah Dorong Pembangunan Lebih Merata

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke