Pasca Letusan, Gunung Agung Masih Keluarkan Asap Bertekanan Rendah Setinggi 300 Meter

Kompas.com - 12/04/2019, 10:54 WIB
Gunung Agung mengeluarkan asap terlihat dari Denpasar, Bali, Jumat (22/2/2019). Terjadi dua kali letusan Gunung Agung pada Jumat (22/2/2019) pukul 16.31 Wita dan 17.01 Wita yang mengeluarkan asap kawah hingga setinggi 700 meter. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww. FIKRI YUSUFGunung Agung mengeluarkan asap terlihat dari Denpasar, Bali, Jumat (22/2/2019). Terjadi dua kali letusan Gunung Agung pada Jumat (22/2/2019) pukul 16.31 Wita dan 17.01 Wita yang mengeluarkan asap kawah hingga setinggi 700 meter. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww.

DENPASAR, KOMPAS.com - Pasca meletusnya Gunung Agung yang terletak di Karangasem Bali, pada Kamis (11/4/2019) malam, hingga kini masih mengeluarkan asap bertekanan lemah setinggi 300 meter, di atas puncak kawah pada Jumat (12/4/2019).

Selain itu, Gunung Agung juga masih diguncang gempa vulkanik dan tektonik.

Berdasarkan catatan seismogram di pos pengamatan yang terletak di desa Rendang, pada periode pengamatan pukul 00.00 - 06.00 Wita, terjadi 2 kali gempa vulkanik dangkal dan 2 kali tektonik jauh.

 

Gempa tektonik dangkal menunjukan adanya magma yang bergerak menuju ke permukaan.

Baca juga: Gunung Agung Meletus hingga Hujan Abu, Petugas Bagikan Masker

Kasubid Mitigasi wilayah Timur Pusat Vulkanologi dan Mikawai Bencana Geologi (PVMBG) Devy Kamil Syahbana mengatakan, letusan Gunung Agung tidak terjadi menerus dan bertipe strombolian. Tidak perlu gempa banyak lagi untuk memicu terjadinya letusan.

Karena itu, dia menghimbau agar masyarakat tidak mendaki ke puncak Gunung Agung.

"Dalam kondisi seperti ini, masyarakat dihimbau jangan iseng naik ke puncak karena melihat gempa sedikit dan berpikir tidak akan erupsi," kata Devy.

Baca juga: Gunung Agung Meletus Lontarkan Lava Pijar dan Abu

 

Jangkauan erupsi saat ini masih di dalam radius 4 km. jadi masyarakat yang berada di luar radius tersebut masih bisa beraktifitas secara normal.

"Di luar radius 4 kilometer bisa beraktiftas seperti biasa. namun, harap menyiapkan masker," ucap Devy.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemain Bhayangkara FC Saddil Ramdani Diduga Aniaya Warga Kendari

Pemain Bhayangkara FC Saddil Ramdani Diduga Aniaya Warga Kendari

Regional
Fakta di Balik Warga Tolak ODP dan PDP Diisolasi di Wisma Atlet, Ketua RT Jadi Pelaku Provokasi

Fakta di Balik Warga Tolak ODP dan PDP Diisolasi di Wisma Atlet, Ketua RT Jadi Pelaku Provokasi

Regional
'Ini Anak Manusia, Bukan Anak Ayam, Nyawa Anak Saya Melayang'

"Ini Anak Manusia, Bukan Anak Ayam, Nyawa Anak Saya Melayang"

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,5 Guncang Alor, NTT

Gempa Bumi Magnitudo 5,5 Guncang Alor, NTT

Regional
Pasien PDP Covid-19 yang Meninggal di Nagekeo, Sempat Ditolak Saat Akan Dimakamkan

Pasien PDP Covid-19 yang Meninggal di Nagekeo, Sempat Ditolak Saat Akan Dimakamkan

Regional
Bocah yang Masuk Parit Bandung Ditemukan Tewas di Sungai Dekat Pabrik

Bocah yang Masuk Parit Bandung Ditemukan Tewas di Sungai Dekat Pabrik

Regional
UPDATE: Wali Kota Sukabumi Umumkan 1 Pasien Pertama Positif Covid-19

UPDATE: Wali Kota Sukabumi Umumkan 1 Pasien Pertama Positif Covid-19

Regional
Ibu Zaenal Heran, 9 Polisi yang Aniaya Anaknya hingga Tewas Dituntut 1 Tahun Penjara

Ibu Zaenal Heran, 9 Polisi yang Aniaya Anaknya hingga Tewas Dituntut 1 Tahun Penjara

Regional
Jenazah Pasien Covid-19 di Sulsel Bakal Dimakamkan di Kabupaten Gowa

Jenazah Pasien Covid-19 di Sulsel Bakal Dimakamkan di Kabupaten Gowa

Regional
Fakta Oknum Kades di Wonogiri Digerebek Warga karena Selingkuh dengan Istri Orang, Dipergoki Suami

Fakta Oknum Kades di Wonogiri Digerebek Warga karena Selingkuh dengan Istri Orang, Dipergoki Suami

Regional
WNA Dilarang Masuk ke Indonesia, Penjagaan Pelabuhan dan Bandara di Batam Diperketat

WNA Dilarang Masuk ke Indonesia, Penjagaan Pelabuhan dan Bandara di Batam Diperketat

Regional
Gelembung Berukuran Besar Ditemukan di Dekat Gunung Anak Krakatau

Gelembung Berukuran Besar Ditemukan di Dekat Gunung Anak Krakatau

Regional
Masa Belajar di Rumah Siswa Palembang Diperpanjang hingga 25 April

Masa Belajar di Rumah Siswa Palembang Diperpanjang hingga 25 April

Regional
Heboh Corona, WNA Korsel Diturunkan Paksa di Terminal, Batuk-batuk hingga Dijemput Imigrasi

Heboh Corona, WNA Korsel Diturunkan Paksa di Terminal, Batuk-batuk hingga Dijemput Imigrasi

Regional
Kronologi Oknum Kades di Wonogiri Digerebek Warga karena Selingkuh dengan Istri Orang

Kronologi Oknum Kades di Wonogiri Digerebek Warga karena Selingkuh dengan Istri Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X