Tak Bisa Dipisahkan, Bayi Kembar Siam di Bali Diperbolehkan Pulang

Kompas.com - 23/10/2019, 16:10 WIB
Bayi kembar dempet yang sedang dirawat intensif di Ruang Cempaka 1 RSUP Sanglah, Denpasar, Sabtu (6/7/2019). Dok. RSUP Sanglah Bayi kembar dempet yang sedang dirawat intensif di Ruang Cempaka 1 RSUP Sanglah, Denpasar, Sabtu (6/7/2019).

DENPASAR, KOMPAS.com - Pihak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah memastikan bayi kembar siam dempet dada buah hati pasangan Kadek Redita (24) dan Putu Ayu Sumadi (18) tidak bisa dipisahkan.

Maka, setelah dirawat kurang lebih tiga bulan, bayi yang diberi nama Komang Dita Ariyani dan Kadek Lianasari ini diperbolehkan pulang.

Bayi tersebut diperbolehkan pulang pada Kamis (17/10/2019) lalu setelah kondisinya dinyatakan stabil dan sehat.

"Pasien kondisinya bagus dan normal, bisa makan minum. Kemudian kesehatan mencukupi diijinkan untuk pulang," kata Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Sanglah, Ketut Sudartana saat ditemui, Rabu (23/10/2019).

Baca juga: Jantung Bayi Kembar Siam Asal Bali Menyatu, RS Sanglah Konsultasi ke Surabaya

Sudartana menjelaskan, bayi kembar siam tak bisa dipisahkan secara permanen.

Kepastian tersebut setelah pihaknya melakukan konsultasi dengan tim dari RSUD Dr Soetomo Surabaya pada 9 Oktober 2019 silam.

Tim dokter dari Surabaya saat itu melakukan pemeriksaan pasien dengan echocardiografi atau pemeriksaan jantung. Hasilnya, ternyata jantung kedua bayi saling berhubungan.

Selain itu juga ada lubang cukup besar yang menghubungkan antara jantung bayi satu dan dua.

"Sehingga dengan demikian disimpulkan tidak mungkin dipisahkan," jelasnya.

Adapun pertimbangan diperbolehkan pulang ditakutkan jika terlalu lama di rumah sakit akan terinfeksi dengan bayi-bayi lain.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penangkapan Buronan Narkoba Berujung Amukan Warga, Petugas Babak Belur dan Mobilnya Digulingkan

Penangkapan Buronan Narkoba Berujung Amukan Warga, Petugas Babak Belur dan Mobilnya Digulingkan

Regional
Usai Tes 'Swab', Ada Penambahan 26 Kasus Covid-19 di Kota Tegal

Usai Tes "Swab", Ada Penambahan 26 Kasus Covid-19 di Kota Tegal

Regional
Pencarian 5 Korban Hilang di Pantai Goa Cemara Terkendala Ombak Tinggi

Pencarian 5 Korban Hilang di Pantai Goa Cemara Terkendala Ombak Tinggi

Regional
Tujuh Wisatawan yang Terseret Ombak ke Pantai Goa Cemara untuk Acara Keluarga

Tujuh Wisatawan yang Terseret Ombak ke Pantai Goa Cemara untuk Acara Keluarga

Regional
Diyakini dari Kerajaan Siluman, Kepala Buaya Raksasa Dipotong

Diyakini dari Kerajaan Siluman, Kepala Buaya Raksasa Dipotong

Regional
'Sambanggo', Wisata di Tengah Pandemi di Kulon Progo

"Sambanggo", Wisata di Tengah Pandemi di Kulon Progo

Regional
Diduga Gagalkan Penangkapan Buronan oleh BNNK, Kepala Dusun Ditangkap

Diduga Gagalkan Penangkapan Buronan oleh BNNK, Kepala Dusun Ditangkap

Regional
Detik-detik Warga Pukuli Petugas yang Hendak Tangkap Buronan Narkoba, Diduga Diprovokasi

Detik-detik Warga Pukuli Petugas yang Hendak Tangkap Buronan Narkoba, Diduga Diprovokasi

Regional
Menkop Teten Kucurkan Rp 28 Triliun untuk Stimulus 12 Juta UMKM

Menkop Teten Kucurkan Rp 28 Triliun untuk Stimulus 12 Juta UMKM

Regional
Jerit Petani, Sawah Kebanjiran, Terpaksa Panen Padi Muda dari Atas Perahu

Jerit Petani, Sawah Kebanjiran, Terpaksa Panen Padi Muda dari Atas Perahu

Regional
800 Orang Mendaftar Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

800 Orang Mendaftar Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Regional
Kebahagiaan Dua Nenek di Wonogiri, Didatangi Ganjar dan Dapat Listrik Gratis

Kebahagiaan Dua Nenek di Wonogiri, Didatangi Ganjar dan Dapat Listrik Gratis

Regional
Kepala Lapas Jambi Dikabarkan Sakit, Ini Penjelasan Kanwil Kemenkumham

Kepala Lapas Jambi Dikabarkan Sakit, Ini Penjelasan Kanwil Kemenkumham

Regional
Ini Kondisi Bayi 6 Bulan Pengidap Atresia Bilier di Sumut, Selalu Menangis Menahan Sakit

Ini Kondisi Bayi 6 Bulan Pengidap Atresia Bilier di Sumut, Selalu Menangis Menahan Sakit

Regional
12 Warga Sumedang Termasuk Murid SD Positif Covid-19

12 Warga Sumedang Termasuk Murid SD Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X