Pasca-Bom Bunuh Diri di Medan, Polisi Tingkatkan Keamanan Obyek Wisata Bali

Kompas.com - 13/11/2019, 14:21 WIB
Penjagaan di pintu masuk Mapolda Bali, Rabu (13/11/2019). KOMPAS.com/IMAM ROSIDINPenjagaan di pintu masuk Mapolda Bali, Rabu (13/11/2019).

DENPASAR, KOMPAS.com - Pasca-bom bunuh diri di Polrestabes Medan, peningkatan pengamanan dilakukan di kantor polisi di Denpasar.

Penjagaan dilakukan di pintu-pintu masuk kantor Kepolian.

Selain itu, pengamanan juga dilakukan di obyek vital seperti tempat pariwisata, bandara, hingga tempat-tempat ibadah.

"Penjagaan portal sudah ditindaklanjuti sebagai perintah pimpinan pasca-kejadian di Polrestabes Medan," kata Wakil Kepala Polresta Denpasar, AKBP Benny Pramono, Rabu (13/11/2019).

Baca juga: Pemprov Sumut Prihatin dengan Serangan Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Kepada petugas kepolisian, ia meminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali, Kombes Hengky Widjaja mengatakan dengan adanya bom di Medan, peningkatan kemananan dilakukan di seluruh kantor-kantor kepolisian di Bali.

Pengunjung yang akan masuk ke kantor kepolisian, diwajibkan meninggalkan kartu identitas, cek barang bawaan, dan cek badan. Selain itu, ada kamera CCTV pengenalan wajah setiap tamu.

Peningkatan pengamanan juga dilakukan di pintu masuk atau keluar Pulau Bali.

Hengky juga mengimbau kepada masyarakat dan wisatawan agar tak khawatir dan panik.

Baca juga: Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Penjagaan di Pintu Masuk Polda Jatim Diperketat

"Segera laporkan apabila ada hal mencurigakan kepada kepolisian terdekat," kata dia.

Sebagaimana diketahui, pada Rabu (13/11/2019) pagi pukul 08.30 WIB, bom meledak di halaman Mapolrestabes Medan.

Setidaknya, 6 orang terluka yang terdiri dari 5 anggota polisi dan 1 warga sipil.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidak Hafal Pancasila, Pria yang Tak Pakai Masker Ini Pilih Baca Al Fatihah

Tidak Hafal Pancasila, Pria yang Tak Pakai Masker Ini Pilih Baca Al Fatihah

Regional
Klaster Lembaga Munzalan Pontianak Bermula dari Anggota Pulang dari Aceh

Klaster Lembaga Munzalan Pontianak Bermula dari Anggota Pulang dari Aceh

Regional
Kantor Pemerintahan Provinsi Banten Akan Dijadikan Tempat Isolasi

Kantor Pemerintahan Provinsi Banten Akan Dijadikan Tempat Isolasi

Regional
Sidang 16 Polisi yang Diduga Terlibat Penembakan Warga Makassar Ditunda

Sidang 16 Polisi yang Diduga Terlibat Penembakan Warga Makassar Ditunda

Regional
36 Santri di Lamongan Positif Covid-19, Ponpes Ditutup

36 Santri di Lamongan Positif Covid-19, Ponpes Ditutup

Regional
Dalam 18 Hari, 25 Pasien Covid-19 di Papua Meninggal, Ini Penjelasannya

Dalam 18 Hari, 25 Pasien Covid-19 di Papua Meninggal, Ini Penjelasannya

Regional
Viral, Video Bendera Merah Putih dan Sikat WC, Dibakar hingga Dimasak

Viral, Video Bendera Merah Putih dan Sikat WC, Dibakar hingga Dimasak

Regional
Caleg Gagal Cabuli Korban Prostitusi Saat Dititipkan di Rumah Aman

Caleg Gagal Cabuli Korban Prostitusi Saat Dititipkan di Rumah Aman

Regional
Empat Peserta Reaktif Covid-19 Ikuti Ujian SKB CPNS di Ruangan Khusus

Empat Peserta Reaktif Covid-19 Ikuti Ujian SKB CPNS di Ruangan Khusus

Regional
Detik-detik Tim SAR Temukan Helikopter yang Hilang Kontak, Semua Kru Selamat

Detik-detik Tim SAR Temukan Helikopter yang Hilang Kontak, Semua Kru Selamat

Regional
Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Regional
Erdi Dabi Tabrak Polwan hingga Tewas, PKB Pertimbangkan Tarik Dukungan di Pilkada

Erdi Dabi Tabrak Polwan hingga Tewas, PKB Pertimbangkan Tarik Dukungan di Pilkada

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 September 2020

Regional
Bos PO Pelangi Diduga Terlibat Sindikat Narkoba, Modifikasi Bus Simpan Sabu 13 Kilogram

Bos PO Pelangi Diduga Terlibat Sindikat Narkoba, Modifikasi Bus Simpan Sabu 13 Kilogram

Regional
93 Pasien Corona di Kepri Dinyatakan Sembuh

93 Pasien Corona di Kepri Dinyatakan Sembuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X