Pemuda di Buleleng Tewas Saat Melakukan Yadnya Banyu Pinaruh

Kompas.com - 08/12/2019, 19:25 WIB
Ilustrasi jenazah. Ilustrasi jenazah.

DENPASAR, KOMPAS.com - Gede Sumerta (20), pemuda asal Dusun Klandis, Desa Pakisan Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, ditemukan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan, Minggu (8/12/2019).

Dia tewas saat melakukan Yadnya Banyu Pinaruh di air terjun Mabun, Buleleng.

Yadnya Banyu Pinaruh adalah upacara sehari setelah melaksanakan Saraswati yang bertujuan untuk pembersihan dan menyucikan diri.

Baca juga: Kapal yang Angkut 10 ABK Terbakar di Perairan Buleleng Bali

 

Pelaksana Harian Basarnas Bali, I Made Junetra mengatakan, korban sekitar pukul 10.00 Wita, bersama 2 orang warga setempat mandi di air terjun.

Namun, saat mandi, Sumerta lama tak muncul ke permukaan setelah menceburkan diri ke air.

"Korban lama tak muncul ke permukaan, kemungkinan tubuhnya terjebak dalam arus bawah air terjun," kata Junetra.

Pihaknya menerima laporan sekitar pukul 12.50 Wita dari Kadus setempat.

Setibanya di lokasi, 6 personel Pos SAR Buleleng berkoordinasi dengan warga dan aparat setempat untuk mengetahui pasti posisi terakhir korban tenggelam.

Baca juga: Razia Penginapan di Buleleng Jaring 9 Pasangan Tidak Sah

Akhirnya pada pukul 15.55 Wita tim SAR gabungan dapat menemukan pemuda nahas tersebut dengan kondisi meninggal dunia.

"Tubuhnya ditemukan di kedalaman sekitar 12 meter. Jenasah Gede Sumerta langsung dibawa ke rumah duka," ucap Junetra.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengunjung Pelayanan Publik di Kota Tegal Mulai Membludak, Jarak Fisik Diabaikan

Pengunjung Pelayanan Publik di Kota Tegal Mulai Membludak, Jarak Fisik Diabaikan

Regional
Hendak ke Jakarta, Puluhan Pemudik dan Travel Gelap Asal Tasik Dicegat di Cianjur

Hendak ke Jakarta, Puluhan Pemudik dan Travel Gelap Asal Tasik Dicegat di Cianjur

Regional
Bupati Landak Kalbar Keluhkan Lamanya Hasil Swab Test Covid-19

Bupati Landak Kalbar Keluhkan Lamanya Hasil Swab Test Covid-19

Regional
Video Viral Suami Aniaya Istri, Korban Akhirnya Lapor Polisi, Pelaku Pun Mulai Diburu

Video Viral Suami Aniaya Istri, Korban Akhirnya Lapor Polisi, Pelaku Pun Mulai Diburu

Regional
Tidak Direstui Presiden, 6 Sekolah yang Dibuka di Babel Kembali Ditutup

Tidak Direstui Presiden, 6 Sekolah yang Dibuka di Babel Kembali Ditutup

Regional
Kasus Positif Covid-19 Bertambah 40, Sulsel Dianggap Sulit Terapkan New Normal

Kasus Positif Covid-19 Bertambah 40, Sulsel Dianggap Sulit Terapkan New Normal

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, Pasangan Suami Istri Ini Dicari

Hasil Rapid Test Reaktif, Pasangan Suami Istri Ini Dicari

Regional
Kabar Baik, Sudah 100 Pasien Corona di Mimika Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik, Sudah 100 Pasien Corona di Mimika Dinyatakan Sembuh

Regional
'Ponsel Ini Rencananya untuk Anak Saya'

"Ponsel Ini Rencananya untuk Anak Saya"

Regional
Transmisi Lokal Corona Meningkat, Satu Desa di Kota Batu Terapkan PSBL

Transmisi Lokal Corona Meningkat, Satu Desa di Kota Batu Terapkan PSBL

Regional
Aturan Baru, Pasien RSHS Akan Dites Covid-19 Sebelum Masuk Ruang Rawat

Aturan Baru, Pasien RSHS Akan Dites Covid-19 Sebelum Masuk Ruang Rawat

Regional
Speedboat yang Mengangkut 10 Pemain Bola Hilang di Laut Maluku

Speedboat yang Mengangkut 10 Pemain Bola Hilang di Laut Maluku

Regional
Klaster Covid-19 Bertambah, Walkot Semarang: Lupakan Saja New Normal

Klaster Covid-19 Bertambah, Walkot Semarang: Lupakan Saja New Normal

Regional
Ada Pedagang Positif Corona, Satu Pasar Tradisional di Jombang Ditutup

Ada Pedagang Positif Corona, Satu Pasar Tradisional di Jombang Ditutup

Regional
Jalankan Tugas, Wakapolres Purbalingga Meninggal dalam Kecelakaan, Pilih Tak Gunakan Kendaraan Dinas

Jalankan Tugas, Wakapolres Purbalingga Meninggal dalam Kecelakaan, Pilih Tak Gunakan Kendaraan Dinas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X