521 Pekerja Migran Pulang ke Bali, Hanya 27 yang Dikarantina

Kompas.com - 23/03/2020, 19:17 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

DENPASAR, KOMPAS.com - 521 pekerja migran Indonesia (PMI) asal Bali tiba di Bandara Ngurah Rai, pada Minggu (22/03/2020) malam.

Namun, dari jumlah tersebut, tidak seluruhnya dikarantina.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh KKP, maka saat ini 27 orang PMI dikarantina di UPT-BPKKTK Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Hal ini dipaparkan Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra dalam keterangan pers, Senin (23/3/2020).

Baca juga: Ribuan WNA Ajukan Izin Tinggal Darurat di Bali, Antrean Mengular hingga ke Jalan

"Ditegaskan kembali, tidak semua PMI harus dikarantina karena sudah ada regulasi internasional yang harus diikuti. Harus dimengerti pula bahwa mereka sebelum pulang juga sudah dikarantina," kata Dewa Indra.

Dia menyebut, PMI yang dalam kurun waktu 14 hari terakhir berkunjung ke negara Iran, Italia, Vatikan, Spanyol, Perancis, Jerman, Swiss, Inggris ataupun negara terjangkit lainnya wajib mengikuti semua protokol dengan melaksanakan pemeriksaan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Kemudian, wajib mengisi dan menyerahkan kartu health alert card (HAC). HAC harus masih valid saat kedatangan.

"PMI yang berasal dari negara terinfeksi yang masuk karantina, sedangkan di luar tersebut boleh pulang dengan menunjukan sertifikat kesehatan dari negara asalnya dan wajib melakukan isolasi mandiri," tambah Dewa Indra.

Baca juga: UPDATE: Satu Lagi Warga Bali Positif Covid-19, Punya Riwayat Perjalanan dari Jakarta

Bagi yang dikarantina, diantar oleh bus Trans Sarbagita menuju tempat karantina selama 14 hari.

Sedangkan yang tidak dikarantina diawasi oleh Posko Covid-19 tingkat desa (Kades, Bendesa adat, Babinsa dan Babinkamtibmas).

"Kami berharap pemerintah kabupaten/kota melakukan pengawasan terhadap pekerja imigran yang baru saja pulang agar mereka melakukan isolasi diri sendiri secara disiplin," ucap Dewa Indra.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiba di Indonesia, Etty Toyib TKI yang Lolos Hukuman Mati di Arab Saudi Positif Covid-19

Tiba di Indonesia, Etty Toyib TKI yang Lolos Hukuman Mati di Arab Saudi Positif Covid-19

Regional
Ada 118 Pasien Sembuh, Kota Pontianak Kini Catatkan Nol Kasus Corona

Ada 118 Pasien Sembuh, Kota Pontianak Kini Catatkan Nol Kasus Corona

Regional
Kisah Pilu Bocah Perempuan di Pinrang, Usai Dicabuli Ayah Tiri, Masih Dipaksa Menikah dengan Penyandang Disabilitas

Kisah Pilu Bocah Perempuan di Pinrang, Usai Dicabuli Ayah Tiri, Masih Dipaksa Menikah dengan Penyandang Disabilitas

Regional
Penasaran, 1.000 Orang Datangi Rumah Viral yang Diyakini Berpindah Tempat dalam Semalam

Penasaran, 1.000 Orang Datangi Rumah Viral yang Diyakini Berpindah Tempat dalam Semalam

Regional
Viral, Video Mobil Wapres Isi Bensin Eceran di Pinggir Jalan, Ini Faktanya

Viral, Video Mobil Wapres Isi Bensin Eceran di Pinggir Jalan, Ini Faktanya

Regional
Pelaku Pembunuh Perempuan di Penginapan Palembang Sempat Masukkan Jasad Korban Dalam Koper, tapi...

Pelaku Pembunuh Perempuan di Penginapan Palembang Sempat Masukkan Jasad Korban Dalam Koper, tapi...

Regional
Cerita Jusuf Kalla, Bermodal 'Handphone', Cucunya Bisnis Kue di Masa Pandemi

Cerita Jusuf Kalla, Bermodal "Handphone", Cucunya Bisnis Kue di Masa Pandemi

Regional
Serius Tangani Corona, Pondok Gontor Bentuk Satgas Covid-19

Serius Tangani Corona, Pondok Gontor Bentuk Satgas Covid-19

Regional
Prof Al Makin Dilantik Jadi Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Ini Sosoknya

Prof Al Makin Dilantik Jadi Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Ini Sosoknya

Regional
Penumpang Garuda yang Lolos Terbang ke Sorong Sembuh dari Corona

Penumpang Garuda yang Lolos Terbang ke Sorong Sembuh dari Corona

Regional
Secapa AD Jadi Klaster Covid-19 di Bandung, Ridwan Kamil Minta Maaf dan Imbau Warga Ikut Rapid Test

Secapa AD Jadi Klaster Covid-19 di Bandung, Ridwan Kamil Minta Maaf dan Imbau Warga Ikut Rapid Test

Regional
Menyoal Klaster Secapa AD, 1.262 Orang Positif Covid-19 dan Tak Diketahui Sumber Penularannya

Menyoal Klaster Secapa AD, 1.262 Orang Positif Covid-19 dan Tak Diketahui Sumber Penularannya

Regional
Potret Sekolah Reot di Ujung Negeri Disulap Permanen oleh Para Serdadu

Potret Sekolah Reot di Ujung Negeri Disulap Permanen oleh Para Serdadu

Regional
Danau Tiga Warna Kembali Dibuka, Wisatawan Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Danau Tiga Warna Kembali Dibuka, Wisatawan Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
15 Jam Mengapung di Lautan Pakai Jeriken, 2 ABK Diselamatkan Tim SAR, Ini Ceritanya

15 Jam Mengapung di Lautan Pakai Jeriken, 2 ABK Diselamatkan Tim SAR, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X