Kasus Pemerkosaan Gadis 14 Tahun oleh Mertua Dilaporkan ke Polisi

Kompas.com - 29/06/2020, 13:59 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

DENPASAR, KOMPAS.com - Gadis berusia 14 tahun, asal Denpasar Selatan, diperkosa sepupunya hingga hamil pada 2019 lalu.

Malangnya, setelah melahirkan pada awal 2020, korban diperkosa oleh mertuanya.

Kepala P2TP2A Denpasar, Ni Luh Anggraini mengatakan, kejadian itu menyebabkan korban mengalami tekanan psikologis berupa takut, bengong, dan marah.

Setelah didampingi dan diberi penjelasan, korban dan ibunya akhirnya bersedia melaporkan kasus ini ke polisi.

Baca juga: Risma Menangis Sambil Bersujud di Hadapan Dokter, Memohon Tidak Disalahkan

"Cukup alot meyakinkan agar ini segera dilaporkan, dikuatkan oleh psikolog kami dan memberi pemahaman hukum agar ibu korban yakin. Kemarin sudah lapor Polresta Denpasar," kata Anggraeni, saat dibubungi, Senin (29/6/2020).

Anggraeni menuturkan, kasus ini diketahui saat korban memeriksakan diri di puskesmas pada akhir April 2020.

Saat itu korban mengalami pendarahan karena diperkosa sebulan setelah melahirkan atau masih nifas.

Di puskesmas, korban yang mentalnya tertekan cerita kepada petugas.

"Tidak tahan. Dia curhat sama konselor puskesmas tempat dia periksa. Kemudian dilaporkan ke P2TP2A untuk mendapat pendampingan," kata dia.

Dari penuturan korban, tahun lalu, ia diperkosa oleh sepupunya hingga hamil.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penangkapan Buronan Narkoba Berujung Amukan Warga, Petugas Babak Belur dan Mobilnya Digulingkan

Penangkapan Buronan Narkoba Berujung Amukan Warga, Petugas Babak Belur dan Mobilnya Digulingkan

Regional
Usai Tes 'Swab', Ada Penambahan 26 Kasus Covid-19 di Kota Tegal

Usai Tes "Swab", Ada Penambahan 26 Kasus Covid-19 di Kota Tegal

Regional
Pencarian 5 Korban Hilang di Pantai Goa Cemara Terkendala Ombak Tinggi

Pencarian 5 Korban Hilang di Pantai Goa Cemara Terkendala Ombak Tinggi

Regional
Tujuh Wisatawan yang Terseret Ombak ke Pantai Goa Cemara untuk Acara Keluarga

Tujuh Wisatawan yang Terseret Ombak ke Pantai Goa Cemara untuk Acara Keluarga

Regional
Diyakini dari Kerajaan Siluman, Kepala Buaya Raksasa Dipotong

Diyakini dari Kerajaan Siluman, Kepala Buaya Raksasa Dipotong

Regional
'Sambanggo', Wisata di Tengah Pandemi di Kulon Progo

"Sambanggo", Wisata di Tengah Pandemi di Kulon Progo

Regional
Diduga Gagalkan Penangkapan Buronan oleh BNNK, Kepala Dusun Ditangkap

Diduga Gagalkan Penangkapan Buronan oleh BNNK, Kepala Dusun Ditangkap

Regional
Detik-detik Warga Pukuli Petugas yang Hendak Tangkap Buronan Narkoba, Diduga Diprovokasi

Detik-detik Warga Pukuli Petugas yang Hendak Tangkap Buronan Narkoba, Diduga Diprovokasi

Regional
Menkop Teten Kucurkan Rp 28 Triliun untuk Stimulus 12 Juta UMKM

Menkop Teten Kucurkan Rp 28 Triliun untuk Stimulus 12 Juta UMKM

Regional
Jerit Petani, Sawah Kebanjiran, Terpaksa Panen Padi Muda dari Atas Perahu

Jerit Petani, Sawah Kebanjiran, Terpaksa Panen Padi Muda dari Atas Perahu

Regional
800 Orang Mendaftar Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

800 Orang Mendaftar Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Regional
Kebahagiaan Dua Nenek di Wonogiri, Didatangi Ganjar dan Dapat Listrik Gratis

Kebahagiaan Dua Nenek di Wonogiri, Didatangi Ganjar dan Dapat Listrik Gratis

Regional
Kepala Lapas Jambi Dikabarkan Sakit, Ini Penjelasan Kanwil Kemenkumham

Kepala Lapas Jambi Dikabarkan Sakit, Ini Penjelasan Kanwil Kemenkumham

Regional
Ini Kondisi Bayi 6 Bulan Pengidap Atresia Bilier di Sumut, Selalu Menangis Menahan Sakit

Ini Kondisi Bayi 6 Bulan Pengidap Atresia Bilier di Sumut, Selalu Menangis Menahan Sakit

Regional
12 Warga Sumedang Termasuk Murid SD Positif Covid-19

12 Warga Sumedang Termasuk Murid SD Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X