Langgar Protokol Kesehatan di Denpasar, Siap-siap Bayar Denda hingga Rp 100.000

Kompas.com - 14/08/2020, 17:06 WIB
ilustrasi masker shutterstockilustrasi masker

DENPASAR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Denpasar akan menerapkan sanksi denda dan sanksi sosial bagi pelanggar protokol kesehatan.

Hal ini menindaklanjuti Intruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2020.

"Rencana ini sesuai Inpres Nomer 6 tahun 2020. Jadi itu semua daerah kan wajib," kata juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, I Dewa Gede Rai, saat dihubungi Jumat (14/8/2020).

Denda yang diberikan kepada pelanggar mulai dari Rp 50.000 sampai Rp 100.000. Sedangkan sanksi sosial seperti membersihkan lingkungan atau tempat umum.

Untuk menerapkan sanksi ini, Pemkot Denpasar akan merevisi Perwali Nomor 32 tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM).

Baca juga: 2 Daerah di Surabaya Raya Jadi Zona Orange, Pakar: Ini Kemajuan bagi Jatim

Sebab, dalam perwali tersebut sudah diatur sanksi administratif hingga sanksi adat.

"Karena kita sudah punya perwali kita tinggal merevisi. Tinggal menyesuaikan dan revisi," kata dia.

Dewa Rai menjelaskan, denda itu harus dibayar masyarakat yang tak memakai masker, mengabaikan jaga jarak, dan berkerumun, saat berada di luar rumah.

Para pelanggar itu akan ditindak oleh Satpol PP Kota Denpasar. Tingkatan sanksi akan ditentukan sesuai pelanggarannya.

Dewa Rai menegaskan, sanksi denda diperlukan untuk mendisiplinkan masyarakat. Menurutnya, kedisiplinan masyarakat mulai mengendur belakangan.

Dewa Rai mengatakan, perkembangan Covid-19 mulai melandai di Denpasar.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Pembunuhan Sadis  Satu Keluarga di Sigi Diduga Jaringan MIT, Satgas Tinombala Dikerahkan

Pelaku Pembunuhan Sadis Satu Keluarga di Sigi Diduga Jaringan MIT, Satgas Tinombala Dikerahkan

Regional
Mengungkap Teror di Sigi, Satu Keluarga Tewas, Satgas Tinombala Buru Pelaku

Mengungkap Teror di Sigi, Satu Keluarga Tewas, Satgas Tinombala Buru Pelaku

Regional
ABK Lompat ke Laut Saat Diserang Perompak, Hilang 3 Hari, Ditemukan Tewas

ABK Lompat ke Laut Saat Diserang Perompak, Hilang 3 Hari, Ditemukan Tewas

Regional
[POPULER NUSANTARA] RS di Bogor Penuh Buntut Kerumunan Acara Rizieq Shihab | Pembunuhan Sadis Sekeluarga di Sigi

[POPULER NUSANTARA] RS di Bogor Penuh Buntut Kerumunan Acara Rizieq Shihab | Pembunuhan Sadis Sekeluarga di Sigi

Regional
Bakat Setiawan Nekat Mendaki ke Puncak Gunung Merapi Meski Berstatus Level 3, Ini Pengakuannya...

Bakat Setiawan Nekat Mendaki ke Puncak Gunung Merapi Meski Berstatus Level 3, Ini Pengakuannya...

Regional
Buaya Muara Terjebak di Parkiran Pusat Perbelanjaan di Palu

Buaya Muara Terjebak di Parkiran Pusat Perbelanjaan di Palu

Regional
Ini Misi Paslon Jaya-Wira dan Amerta soal Membangkitkan Ekonomi Kota Denpasar Saat Covid-19

Ini Misi Paslon Jaya-Wira dan Amerta soal Membangkitkan Ekonomi Kota Denpasar Saat Covid-19

Regional
Debat Pilkada Denpasar, Ini Misi Kedua Paslon soal Penanganan Covid-19

Debat Pilkada Denpasar, Ini Misi Kedua Paslon soal Penanganan Covid-19

Regional
Tawuran Antar Simpatisan Paslon di Pilkada Malaka, 13 Orang Ditangkap

Tawuran Antar Simpatisan Paslon di Pilkada Malaka, 13 Orang Ditangkap

Regional
Peringatan dan Pesan Ridwan Kamil ke Wali Kota Cimahi yang Ditangkap KPK

Peringatan dan Pesan Ridwan Kamil ke Wali Kota Cimahi yang Ditangkap KPK

Regional
Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi, Pelaku Diduga Kelompok MIT, 150 KK Diungsikan

Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi, Pelaku Diduga Kelompok MIT, 150 KK Diungsikan

Regional
Ada yang Nekat Mendaki Gunung Merapi, BPPTKG: Tidak Dibenarkan karena Membahayakan Diri

Ada yang Nekat Mendaki Gunung Merapi, BPPTKG: Tidak Dibenarkan karena Membahayakan Diri

Regional
Viral Video Kondisi Kawah Merapi Saat Berstatus Level 3, Pemilik Akun: Bahaya Merapi Nyata

Viral Video Kondisi Kawah Merapi Saat Berstatus Level 3, Pemilik Akun: Bahaya Merapi Nyata

Regional
4 Desa di Kepulauan Meranti Terendam Banjir akibat Kanal Meluap

4 Desa di Kepulauan Meranti Terendam Banjir akibat Kanal Meluap

Regional
Kenalan di Facebook, PNS di Riau Ditipu Tentara AS Gadungan Rp 271 Juta, Korban Janji Dinikahi

Kenalan di Facebook, PNS di Riau Ditipu Tentara AS Gadungan Rp 271 Juta, Korban Janji Dinikahi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X