Kronologi Eks Kepala BPN Denpasar Bunuh Diri di Toilet Kejati Bali

Kompas.com - 01/09/2020, 05:23 WIB
Ilustrasi pistol SHUTTERSTOCKIlustrasi pistol

KOMPAS.com - Eks Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Denpasar, TN (53), bunuh diri di toliet Kejati Bali, pada Senin (31/8/2020) malam, 

Ia bunuh diri setelah diperiksa Kejati Bali terkait kasus dugaan gratifikasi dan hendak dipindahkan ke Lapas Gerobokan.

Wakajati Bali, Asep Maryono mengungkapkan kronologi awal insiden bunuh diri eks Kepala BPN. Awalnya TN diperiksa Kejati Bali sejak pukul 10.00 Wita.

Baca juga: Begal Sadis yang Tebas Tangan Korbannya hingga Nyaris Putus Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Saat itu TN datang dengan membawa sebuah tas kecil. Sebelum diperiksa, petugas memintanya untuk menyimpan tas yang dibawanya di loker.

"Jadi semua itu tersimpan. Pertama jam 10.00 Wita dan kunci loker itu dibawa yang bersangkutan, termasuk barang-barang penasehat hukum disimpan di loker. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka," kataya dikutip dari Antara.

Baca juga: Binmas Saja Bergetar karena Hampir Juga Dia Kena Tembak

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dari 1.000 Penumpang Pesawat hanya 90 Orang Tes Swab Gratis di Bandara Minangkabau

Dari 1.000 Penumpang Pesawat hanya 90 Orang Tes Swab Gratis di Bandara Minangkabau

Regional
Kepala Satpol PP Minta Maaf 6 Mahasiswa Terluka Saat Demo di Kantor Bupati Bogor

Kepala Satpol PP Minta Maaf 6 Mahasiswa Terluka Saat Demo di Kantor Bupati Bogor

Regional
Khofifah: Saya Tahu Beban Guru Tambah Berat Menyiapkan Materi Belajar Daring

Khofifah: Saya Tahu Beban Guru Tambah Berat Menyiapkan Materi Belajar Daring

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 September 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 September 2020

Regional
ASN di Banyumas Dilarang Pakai Masker Scuba

ASN di Banyumas Dilarang Pakai Masker Scuba

Regional
Penyerangan Syekh Ali Jaber, Polisi Temukan Unsur Kebencian, Pengamat: Ada Indikasi ke Kelompok Radikal

Penyerangan Syekh Ali Jaber, Polisi Temukan Unsur Kebencian, Pengamat: Ada Indikasi ke Kelompok Radikal

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 18 September 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 18 September 2020

Regional
Staf Ahli Bupati Aceh Utara Meninggal Setelah Terjangkit Covid-19

Staf Ahli Bupati Aceh Utara Meninggal Setelah Terjangkit Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 18 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 18 September 2020

Regional
Perjuangan Koestomo Belasan Tahun Rawat Istrinya yang Lumpuh, Kini Tak Bekerja

Perjuangan Koestomo Belasan Tahun Rawat Istrinya yang Lumpuh, Kini Tak Bekerja

Regional
'Terima Kasih Pembaca Kompas.com, Saya Fokus Kesembuhan Kulit Aisyah'

"Terima Kasih Pembaca Kompas.com, Saya Fokus Kesembuhan Kulit Aisyah"

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 18 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 18 September 2020

Regional
Helikopter yang Hilang di Papua Ditemukan, Polisi: Kondisi Heli Masih Utuh, tapi...

Helikopter yang Hilang di Papua Ditemukan, Polisi: Kondisi Heli Masih Utuh, tapi...

Regional
Klaster Corona RSUD Pontianak, Berawal dari Pegawai yang Demam tapi Tetap Berkantor

Klaster Corona RSUD Pontianak, Berawal dari Pegawai yang Demam tapi Tetap Berkantor

Regional
Pemprov Jabar Siap Bantu Sediakan Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19

Pemprov Jabar Siap Bantu Sediakan Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X