[POPULER NUSANTARA] ATM Mandiri di Malang Dirampok | Wanita Gangguan Jiwa Melahirkan di SPBU

Kompas.com - 02/09/2020, 06:15 WIB
ATM Bank Mandiri di Jalan Kawi Kota Malang dipagari polisi setelah ada upaya perampokan, Selasa (1/9/2020). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKATM Bank Mandiri di Jalan Kawi Kota Malang dipagari polisi setelah ada upaya perampokan, Selasa (1/9/2020).

KOMPAS.com - Aksi perampokan terjadi di mesin Anjugan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Mandiri, di Jalan Kawai, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (31/8/2020) sekitar pukul 23.00 WIB.

Beruntung, aksi perampokan tersebut berhasil digagalkan satpam yang berjaga meskipun pelaku sempat mengeluarkan tembakan sebanyak tiga kali.

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelakunya.

Sementara itu, seorang wanita berinisial E (37), yang diduga mengalami gangguan jiwa melahirkan di SPBU Sumber Mas, Jalan Raua Pantura, Desa Ilir, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Minggu (30/8/2020). E melahirkan tanpa pertolongan.

Diketahui, perempuan yang diduga mengalami gangguan jiwa itu warga Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.

Perempuan tersebut juga sebelumnya pernah menginap atau beristirahat di Mapolsek Kandanghaur, beberapa hari yang lalu.

Bayi dan ibunya tersebut telah selamat. Bayi itu kini sedang dirawat di Puskesmas Kandanghaur.

Berikut lima berita populer nusantara selengkapnya:

1. ATM Mandiri di Malang dirampok

Ilustrasi mesin ATMThinkstock.com/uncle_daeng Ilustrasi mesin ATM

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simartama mengatakan, aksi perampokan itu berawal dari adanya informasi bahwa ATM itu bermasalah, Senin pagi.

Adanya informasi itu, pukul 22.49 WIB, petugas teknisi mesin ATM bernama Riko datang ke lokasi dengan ditemani seorang security bernama Indra Kurnia.

Sampai di sana teknisi masuk ke dalam ruangan ATM dan membuka brankas, sementara security yang mendampinginya mengawasi dari luar.

"Pada saat dia masuk itu lah si pelaku melakukan aksinya. Dikira mungkin mau isi," kata Leonardus, saat diwawancara usai acara Tasyakuran HUT Polwan ke-72 di Mapolresta Malang Kota, Selasa (1/9/2020).

Aksi pelaku dicegah oleh Indra. Pelaku lantas mengeluarkan tembakan yang diduga menggunakan senjata jenis airsoft gun.

Baca juga: ATM Mandiri di Malang Dirampok, Pelaku Lepaskan Tembakan 3 Kali

 

2. Wanita gangguan jiwa melahirkan di SPBU

Petugas kepolisian Indramayu, Jawa Barat, setelah melakukan proses evakuasi perempuan melahirkan di SPBU diduga alami gangguan jiwa. Kompas.com/ALWI Petugas kepolisian Indramayu, Jawa Barat, setelah melakukan proses evakuasi perempuan melahirkan di SPBU diduga alami gangguan jiwa.

Seorang wanita yang diduga mengalami gangguan jiwa berisial E (37), melahirkan di SPBU Sumber Mas, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Minggu (30/8/2020).

E melahirkan bayi perempuan tanpa tanpa pertolongan.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Indramayu Iptu Iwa Mashadi mengatakan, kejadian tersebut diketahui setelah petugas kepolisian menerima laporan masyarakat setempat.

Adanya laporan itu, petugas langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengamanan dengan menolong bayi tersebut dan membawanya ke rumah sakit terdekat.

“Saat pihak kepolisian melakukan pertolongan, bayi tersebut tergeletak di atas tanah dan ibunya tersebut sedang duduk di SPBU tersebut, tepatnya di pos jaga," kata Iwa saat dikonfirmasi, Senin (31/8/2020).

Iwa menjelaskan, saat dilakukan pertologan, tali pusar bayi tersebut masih menempel di rahim ibunya.

"Kemudian bayi tersebut langsung dibawa ke mobil patroli menuju Puskesmas Kandanghaur. Sedangkan ibunya dibawa mobil ambulans ke RS Bhayangkara Losarang Indramayu," ujarnya.

Baca juga: Wanita Gangguan Jiwa Melahirkan Tanpa Pertolongan di SPBU

 

3. Sakit hati pria ini bunuh temannya, divonis 18 tahun penjara

Suasana sidang Henik Fransisco secara daring di Pengadilan Negeri Jambi, pasa Selasa (1/9/2020).KOMPAS.COM/ Jaka HB Suasana sidang Henik Fransisco secara daring di Pengadilan Negeri Jambi, pasa Selasa (1/9/2020).

Henik Farnsisco alias Sisco, terdakwa yang membunuh temannya bernama Rizi Mandiri Jaya karena tak mau disuruh mengepel divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Jambi 18 tahun penjara.

Dalam kasus tersebut, majelis hakim menjerat terdakwa dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Henik Fransisco alias Sisco dengan pidana penjara selama 18 tahun dikurangi sepenuhnya selama terdakwa berada dalam tahanan sementara dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan,” kata Arfan Yani selaku ketua majelis hakim di Pengadilan Negeri Jambi, padaSelasa (1/9/2020).

“Menyatakan terdakwa Henik Fransisco alias Sisco terbukti melakukan tindak pidana pembunuhan berencana sebagaimana diatur dan diancampidana dalam pasal 340 KUHP sebagaimana dalam dakwaan primer,” kata Arfan Yani.

Henik mendengar pembacaan vonis itu secara daring dari Polsek Kota Baru, Jambi.

Baca juga: Bunuh Teman karena Tak Mau Disuruh Mengepel, Henik Divonis 18 Tahun Penjara

 

4. Sumbar ciptakan rekor baru penambahan kasus Covi-19

Ilustrasi corona virus (Covid-19)shutterstock Ilustrasi corona virus (Covid-19)

Kasus positif Covid-19 di Sumatera Barat, terus mengalami lonjakan. Pada Senin (31/8/2020) terdapat 89 kasus baru.

Sebelumnya, pada Rabu (26/8/2020) ditemukan 87 kasus baru yang merupakan rekor sebelumnya.

"Kemarin ditemukan 89 kasus baru dan ini adalah rekor baru dalam satu hari," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Sumbar Jasman Rizal saat dihubungi Kompas.com, Selasa (1/9/2020).

Kata Jasman, akibat penambahan kasus baru ini, positivity rate Sumbar terus naik.

Sampai kemarin sudah diperiksa 99.860 sampel swab dengan total kasus 2.156 kasus positif Covid-19.

Baca juga: Sumbar Ciptakan Rekor Baru Penambahan Kasus Covid-19

 

5. Eks Kepala BPN Denpasar bunuh diri di Toliet Kejati Bali

Ilustrasi bunuh diri.Shutterstock Ilustrasi bunuh diri.

Eks Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Denpasar, TN (53), bunuh diri di toliet Kejati Bali, pada Senin (31/8/2020) malam.

Ia bunuh diri setelah diperiksa Kejati Bali terkait kasus dugaan gratifikasi dan hendak dipindahkan ke Lapas Gerobokan.

Wakajati Bali, Asep Maryono mengungkapkan kronologi awal insiden bunuh diri eks Kepala BPN. Awalnya TN diperiksa Kejati Bali sejak pukul 10.00 Wita.

Saat itu TN datang dengan membawa sebuah tas kecil. Sebelum diperiksa, petugas memintanya untuk menyimpan tas yang dibawanya di loker.

"Jadi semua itu tersimpan. Pertama jam 10.00 Wita dan kunci loker itu dibawa yang bersangkutan, termasuk barang-barang penasehat hukum disimpan di loker. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka," kataya dikutip dari Antara.

Baca juga: Kronologi Eks Kepala BPN Denpasar Bunuh Diri di Toilet Kejati Bali

 

Sumber: KOMPAS.com (Andi Hartik,Mohamad Umar Alwi, Perdana Putra, Jaka Hendra Baittri,| Editor : Robertus Belarminus, Abba Gabrillin, Candra Setia Budi, Aprilia Ika)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

Regional
Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Regional
Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Regional
Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Regional
Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Regional
Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Regional
Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X