Kasus Covid-19 Melonjak, Denpasar Kembali Tutup 3 Tempat Publik

Kompas.com - 14/09/2020, 15:31 WIB
Ilustrasi virus corona, vaksin virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona, vaksin virus corona

DENPASAR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Denpasar kembali menutup tiga fasilitas publik yakni Lapangan Puputan Badung, Lapangan Lumintang, dan Taman Kota Lumintang pada Minggu (13/9/2020).

Penutupan ini karena perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar terus meningkat.

Penutupan ini sampai batas waktu yang belum ditentukan.

"Hal ini sesuai data dan fakta yang kami temukan bahwa kasus Covid-19 Denpasar dalam beberapa minggu belakangan ini meningkat secara signifikan," kata Juru Bicara GugusTugas Percepatan Penanganan Covid-19 Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat ditemui, Senin (14/9/2020).

Baca juga: Video Viral Pria Tak Pakai Masker Adu Fisik dengan Petugas Protokol Covid-19

Ia melanjutkan, tempat-tempat publik tersebut dinilai berpotensi menjadi klaster atau penularan di ruang publik.

Sebab, di tempat-tempat Ini tersebut kerap padat, ramai dan cenderung mengabaikan protokol kesehatan.

"Oleh karena itu untuk menghindari penularan dan peningkatan terpaksa kami kembali tutup. Pada masyarakat kami mohon permakluman," kata dia.

Sementara untuk obyek wisata di Denpasar, pihaknya sedang membahas dalam rapat apakah dilakukan penutupan atau tidak.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 September 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 September 2020

Regional
ASN di Banyumas Dilarang Pakai Masker Scuba

ASN di Banyumas Dilarang Pakai Masker Scuba

Regional
Penyerangan Syekh Ali Jaber, Polisi Temukan Unsur Kebencian, Pengamat: Ada Indikasi ke Kelompok Radikal

Penyerangan Syekh Ali Jaber, Polisi Temukan Unsur Kebencian, Pengamat: Ada Indikasi ke Kelompok Radikal

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 18 September 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 18 September 2020

Regional
Staf Ahli Bupati Aceh Utara Meninggal Setelah Terjangkit Covid-19

Staf Ahli Bupati Aceh Utara Meninggal Setelah Terjangkit Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 18 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 18 September 2020

Regional
Perjuangan Koestomo Belasan Tahun Rawat Istrinya yang Lumpuh, Kini Tak Bekerja

Perjuangan Koestomo Belasan Tahun Rawat Istrinya yang Lumpuh, Kini Tak Bekerja

Regional
'Terima Kasih Pembaca Kompas.com, Saya Fokus Kesembuhan Kulit Aisyah'

"Terima Kasih Pembaca Kompas.com, Saya Fokus Kesembuhan Kulit Aisyah"

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 18 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 18 September 2020

Regional
Helikopter yang Hilang di Papua Ditemukan, Polisi: Kondisi Heli Masih Utuh, tapi...

Helikopter yang Hilang di Papua Ditemukan, Polisi: Kondisi Heli Masih Utuh, tapi...

Regional
Klaster Corona RSUD Pontianak, Berawal dari Pegawai yang Demam tapi Tetap Berkantor

Klaster Corona RSUD Pontianak, Berawal dari Pegawai yang Demam tapi Tetap Berkantor

Regional
Pemprov Jabar Siap Bantu Sediakan Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19

Pemprov Jabar Siap Bantu Sediakan Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19

Regional
'Lihat Saja Nanti, Jebol Salah Satu Pabrik Ini, Ada Ledakan Karyawan Positif Covid-19'

"Lihat Saja Nanti, Jebol Salah Satu Pabrik Ini, Ada Ledakan Karyawan Positif Covid-19"

Regional
33 Anak dan Bayi di Riau Terjangkit Virus Corona

33 Anak dan Bayi di Riau Terjangkit Virus Corona

Regional
Menyamar Jadi Penumpang Feri, Bupati PPU Temukan Fakta Mengecewakan

Menyamar Jadi Penumpang Feri, Bupati PPU Temukan Fakta Mengecewakan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X