Pecalang Ikut Jaga Demo Tolak UU Cipta Kerja di Bali, Demonstran Bernyanyi dan Baca Puisi

Kompas.com - 22/10/2020, 16:19 WIB
Unjuk Rasa Bali Tidak Diam di depan Kampus Universitas Udayana, Kamis (22/10/2020). Kompas.com/ Imam RosidinUnjuk Rasa Bali Tidak Diam di depan Kampus Universitas Udayana, Kamis (22/10/2020).

DENPASAR, KOMPAS.com - Aliansi Bali Tidak Diam menggelar demonstrasi menolak omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja di depan Kampus Universitas Udayana, Denpasar, Bali, pada Kamis (22/10/2020) sore.

Demonstrasi dimulai sekitar pukul 15.00 WITA. Para demonstran mulai berorasi secara bergantian.

Baca juga: Menjelang Pensiun, Purwanto Masih Semangat Mendidik Siswa Berkebutuhan Khusus Selama Pandemi

"Tolak omnibus law. Jegal sampai gagal," kata seorang orator di atas mobil komando, Kamis.

Dalam aksi kali ini, Aliansi Bali Tidak Diam menampilkan sejumlah pertunjukan seni seperti bernyanyi dan pembacaan puisi.

Pantauan di lokasi, ratusan personel Polri mengamankan jalannya aksi. Selain itu, terlihat sejumlah pecalang atau keamanan desa adat yang mengamankan aksi.

Pecalang amankan demo Tolak Omnimbus Law di depan Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Kamis (22/10/2020).Kompas.com/ Imam Rosidin Pecalang amankan demo Tolak Omnimbus Law di depan Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Kamis (22/10/2020).

Karo Ops Polda Bali Kombes Djoko Prihadi mengatakan, mereka sengaja melibatkan pecalang untuk mengamankan demonstrasi.

Mereka ingin pengamanan yang bersifat humanis.

"Kita menghadapi adik-adik dengan cara humanis. Pecalang ini kan menjaga ketertiban kita jaga agar mereka tidak anarki," kata Djoko di lokasi, Kamis.

Baca juga: Pamflet Ajakan Demo dan Penjarahan Ditempel di Sudut Kota, Polisi Selidiki Pelaku

Ia menambahkan, kepolisian meminta para pengunjuk rasa membubarkan diri sekitar pukul 18.00 WITA.

"Batasannya jelas, mereka kita beri kesempatan menyampaikan tentunya ada batas-batas waktunya," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walkot Solo Sebut Kasus Covid-19 Masih Tinggi karena Imbas Libur Natal dan Tahun Baru

Walkot Solo Sebut Kasus Covid-19 Masih Tinggi karena Imbas Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
 Dikabarkan Meninggal Setelah Terima Vaksin, Mayor Sugeng Memilih Lapor Polisi: Saya Sehat

Dikabarkan Meninggal Setelah Terima Vaksin, Mayor Sugeng Memilih Lapor Polisi: Saya Sehat

Regional
Jembatan Ambruk Dihantam Banjir, Bupati Sikka: Sangat Memprihatinkan, Pemerintah Bangun Jalan Alternatif

Jembatan Ambruk Dihantam Banjir, Bupati Sikka: Sangat Memprihatinkan, Pemerintah Bangun Jalan Alternatif

Regional
Mayat Anak Perempuan dalam Plastik di Subang Berusia Kurang dari 7 Tahun

Mayat Anak Perempuan dalam Plastik di Subang Berusia Kurang dari 7 Tahun

Regional
8 Nakes di Jateng Alami KIPI Ringan Usai Disuntik Vaksin Covid-19

8 Nakes di Jateng Alami KIPI Ringan Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
KPU: Ada 11 Daerah di Sumut yang Gugat Pilkada ke MK, Salah Satunya Kota Medan

KPU: Ada 11 Daerah di Sumut yang Gugat Pilkada ke MK, Salah Satunya Kota Medan

Regional
Semua Korban Longsor Sumedang Ditemukan, Total 40 Orang Tewas

Semua Korban Longsor Sumedang Ditemukan, Total 40 Orang Tewas

Regional
Fakta Kasus Pembunuhan Wanita di Hotel, Kesal Waktu Kencan Dipersingkat hingga Pelaku Takut Dihantui Korban

Fakta Kasus Pembunuhan Wanita di Hotel, Kesal Waktu Kencan Dipersingkat hingga Pelaku Takut Dihantui Korban

Regional
Kisah Syaiful Bahri Pemilik KTP yang Viral Gegara Tanda Tangan ala Simbol Konoha dari Anime Naruto

Kisah Syaiful Bahri Pemilik KTP yang Viral Gegara Tanda Tangan ala Simbol Konoha dari Anime Naruto

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral Foto Tanda Tangan KTP ala Lambang Konoha Naruto | Raffi Ahmad Curhat ke Dedi Mulyadi

[POPULER NUSANTARA] Viral Foto Tanda Tangan KTP ala Lambang Konoha Naruto | Raffi Ahmad Curhat ke Dedi Mulyadi

Regional
Tempat Tidur Kritikal Kurang, Angka Kematian Pasien Positif Covid-19 di Gunungkidul Meningkat

Tempat Tidur Kritikal Kurang, Angka Kematian Pasien Positif Covid-19 di Gunungkidul Meningkat

Regional
Detik-detik Tubuh Yati Diterkam dan Diseret Buaya hingga Menghilang, Disaksikan Anak

Detik-detik Tubuh Yati Diterkam dan Diseret Buaya hingga Menghilang, Disaksikan Anak

Regional
Baru Dapat Penangguhan Tahanan, Mantan Kadispora Garut Ditahan Lagi

Baru Dapat Penangguhan Tahanan, Mantan Kadispora Garut Ditahan Lagi

Regional
Perjalanan Hijrah Pemuda Berwajah Penuh Tato, Jadi Anak Punk, Kini Urus Masjid dan Ingin Berdakwah

Perjalanan Hijrah Pemuda Berwajah Penuh Tato, Jadi Anak Punk, Kini Urus Masjid dan Ingin Berdakwah

Regional
Menyoal Banjir di Kalsel, Berkurangnya Hutan Primer hingga Evaluasi Izin Perkebunan dan Tambang

Menyoal Banjir di Kalsel, Berkurangnya Hutan Primer hingga Evaluasi Izin Perkebunan dan Tambang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X