Kronologi Aiptu Gede Putra Meninggal Saat Kawal Kunjungan Presiden di Bali, Tiba-tiba Pingsan di Pos

Kompas.com - 16/03/2021, 21:11 WIB
Ilustrasi jenazah, jasad manusia SHUTTERSTOCKIlustrasi jenazah, jasad manusia

KOMPAS.com - Aiptu Anak Agung Gede Putra (54), meninggal saat bertugas mengamankan kunjungan Presiden Joko Widodo di Gianyar, Bali, Selasa (16/3/2021) siang.

Kapolres Gianyar AKBP Dewa Made Adnyana mengatakan, anggota Polsek Ubud itu diduga meninggal karena serangan jantung.

Baca juga: Kakek Bahar Selamat Setelah Tersambar Petir, Sempat Terpental dan Sesak Napas

Sebab, polisi berpangkat aiptu itu memiliki riwayat penyakit jantung.

"Ya meninggal, tadi siang waktu pengamanan dan bebarengan kedatangan RI 1," kata Adnyana saat dihubungi, Selasa malam.

Adnyana menjelaskan kronologi peristiwa tersebut.

Menurutnya, Aiptu Gede Putra bertugas di Pospol Catus Pata, Simpang Puri Ubud, saat mengawal kunjungan Presiden Joko Widodo di Gianyar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di pos tersebut, Aiptu Gede Putra tiba-tiba pingsan dan terjatuh saat bertugas.

"Awalnya, korban pingsan di pos," kata Adnyana.

Baca juga: Minta Bupati Tambah Honor Perawat di Ponkesdes, Khofifah: Honor Mereka Masih di Bawah UMK

Personel lain berusaha membantu dan memberikan pertolongan. Mereka lalu membawa Aiptu Gede Putra ke Rumah Sakit Canti, Ubud, untuk mendapat pertolongan medis.

"Kemudian dibawa ke RS Ari Canti Ubud. Tidak tertolong dan meninggal dunia," kata dia.

 

Jenazah Aiptu Gede Putra masih berada di rumah sakit. Keluarga, kata Adnyana, masih berunding mencari waktu yang tepat untuk melakukan pengabenan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memantau pelaksanaan vaksinasi massal di Puri Agung Ubud, Gianyar, Bali, Selasa siang.

Vaksinasi massal itu menyasar para pelaku industri pariwisata di Bali.

Baca juga: Seorang Polisi Meninggal Saat Mengamankan Kunjungan Presiden Jokowi di Bali, Diduga Serang Jantung

Selain itu, para tokoh agama, tokoh adat, perwakilan pemuda, dan masyarakat setempat, juga mengikuti vaksinasi Covid-19 di Puri Agung Ubud.

Sekitar 680 orang menerima vaksin Covid-19 secara bertahap dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Dalam kunjungan itu Presiden didamping Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menparekraf Sandiaga Uno, dan Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Bupati Gianyar I Made Mahayastra.

(KOMPAS.com/Imam Rosidin)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Menyayangi Binatang Tidak Harus Memiliki...'

"Menyayangi Binatang Tidak Harus Memiliki..."

Denpasar
Viral Video Ratusan Burung Pipit Berjatuhan di Gianyar Bali, BKSDA: Ini Baru Pertama yang Saya Tahu

Viral Video Ratusan Burung Pipit Berjatuhan di Gianyar Bali, BKSDA: Ini Baru Pertama yang Saya Tahu

Denpasar
Minta Desa Perbanyak Tempat Isoter Pasien Covid-19, Wagub Bali: Ini Sesuai dengan Kearifan Lokal Kita

Minta Desa Perbanyak Tempat Isoter Pasien Covid-19, Wagub Bali: Ini Sesuai dengan Kearifan Lokal Kita

Denpasar
Pingsan Saat Berselancar di Pantai Berawa Bali, WNA Ditemukan Tertelungkup di Atas Papan Selancar

Pingsan Saat Berselancar di Pantai Berawa Bali, WNA Ditemukan Tertelungkup di Atas Papan Selancar

Denpasar
Kronologi WN Rusia Tersesat di Gunung Sang Hyang, Basarnas: Sempat Kirim Pesan Sudah di Puncak, tetapi...

Kronologi WN Rusia Tersesat di Gunung Sang Hyang, Basarnas: Sempat Kirim Pesan Sudah di Puncak, tetapi...

Denpasar
Tak Ada Zona Merah, Ini Aturan Lengkap PPKM Mikro di Bali

Tak Ada Zona Merah, Ini Aturan Lengkap PPKM Mikro di Bali

Denpasar
Saat Bupati Jember Menelepon dan Semangati Bupati Ponorogo yang Terinfeksi Covid-19

Saat Bupati Jember Menelepon dan Semangati Bupati Ponorogo yang Terinfeksi Covid-19

Denpasar
Penemuan Manik-manik Kaca Emas Romawi di Situs Sakofagus Bali, Terbesar di Asia Tenggara

Penemuan Manik-manik Kaca Emas Romawi di Situs Sakofagus Bali, Terbesar di Asia Tenggara

Denpasar
Kronologi Napi Lapas Perempuan Kerobokan Tewas, Sempat Minum Disinfektan dengan 7 Rekannya

Kronologi Napi Lapas Perempuan Kerobokan Tewas, Sempat Minum Disinfektan dengan 7 Rekannya

Denpasar
Warga Terima SMS Peringatan Dini Tsunami, BMKG: Kesalahan Sistem, Kami Mohon Maaf...

Warga Terima SMS Peringatan Dini Tsunami, BMKG: Kesalahan Sistem, Kami Mohon Maaf...

Denpasar
Kapal China Coba Angkat Anjungan KRI Nanggala-402, tapi Gagal karena Hal Ini

Kapal China Coba Angkat Anjungan KRI Nanggala-402, tapi Gagal karena Hal Ini

Denpasar
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Denpasar Hari Ini, 8 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Denpasar Hari Ini, 8 Mei 2021

Denpasar
'Setiap Ada Pelanggaran yang Dilakukan WNA di Bali, Saya Selalu Dapat Kiriman Foto dari Menteri di Jakarta'

"Setiap Ada Pelanggaran yang Dilakukan WNA di Bali, Saya Selalu Dapat Kiriman Foto dari Menteri di Jakarta"

Denpasar
WN Rusia yang Lukis Masker di Wajah Dideportasi, Gubernur Bali: Ini Pelajaran buat Wisatawan Asing

WN Rusia yang Lukis Masker di Wajah Dideportasi, Gubernur Bali: Ini Pelajaran buat Wisatawan Asing

Denpasar
Asal-usul Kampung Gelgel, Desa Islam Tertua di Bali, Berasal dari 40 Prajurit Muslim dari Majapahit

Asal-usul Kampung Gelgel, Desa Islam Tertua di Bali, Berasal dari 40 Prajurit Muslim dari Majapahit

Denpasar
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.