Asal-usul Kintamani, Anjing Purba Asli dari Bali, Ada Sejak 3.000 Tahun Silam

Kompas.com - 19/03/2021, 15:45 WIB
 Anjing Kintamani. Ras anjing asli Bal Indonesia.go.id Anjing Kintamani. Ras anjing asli Bal
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Anjing kintamani diakui sebagai salah satu anjing ras dunia asal Indonesia yang ada di Bali sejak lebih dari 3.000 tahun silam

Pengakuan tersebut dikeluarkan Federasi Kinologi Internasional (Federation Cynologique Internationale/FCI) pada pada 20 Februari 2019.

FCI adalah sebuah organisasi internasional yang menaungi tentang keturunan atau trah anjing global dan berpusat di Thuin, Belgia.

FCI mengakui anjing kintamani sebagai trah dunia yang berarti anjing kintamani asal Indonesia saat ini sejajar dengan trah anjing dunia semisal chow-chow dari Tiongkok, akita inu (Jepang),dan samoyed (Rusia).

Baca juga: Cara Membuat Es Kopi Bali Kintamani ala Kafe di Malang, Rasanya Seperti Apa?

Bulu lebat dan tubuh tegap

Anjing kintamaniHumas Pemprov Bali Anjing kintamani
Anjing kintamani adalah anjing pegunungan.

Kintamani ada di lembah Gunung Batur, Bali. Tepatnya di Desa Sukawana, Kabupaten Bangli yang berjarak sekitar 70 kilometer dari Denpasar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Desa tersebut sejuk dan berada di ketinggian 1.717 meter di atas permukaan laut dan dihuni sekitar 6.000 jiwa dalam 9 banjar.

Di Desa Sukawana juga terdapat Danau Batur yang memiliki kaldera seluas 16 km2.

Anjing kintamani berbeda bentuk dan ukurannya dengan anjing lokal yang ada. Secara kasat mata, kintamani bisa dikenali dengan bulu yang lebat khas anjing pegunungan dan tubuh tegap yang gagah.

Baca juga: Anjing Kintamani Bali Diakui Sebagai Ras Asli Indonesia

Bulu tebal itu juga tampak pada ekor tegak yang membentuk sudut 45 derajat atau sedikit melengkung.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Menyayangi Binatang Tidak Harus Memiliki...'

"Menyayangi Binatang Tidak Harus Memiliki..."

Denpasar
Viral Video Ratusan Burung Pipit Berjatuhan di Gianyar Bali, BKSDA: Ini Baru Pertama yang Saya Tahu

Viral Video Ratusan Burung Pipit Berjatuhan di Gianyar Bali, BKSDA: Ini Baru Pertama yang Saya Tahu

Denpasar
Minta Desa Perbanyak Tempat Isoter Pasien Covid-19, Wagub Bali: Ini Sesuai dengan Kearifan Lokal Kita

Minta Desa Perbanyak Tempat Isoter Pasien Covid-19, Wagub Bali: Ini Sesuai dengan Kearifan Lokal Kita

Denpasar
Pingsan Saat Berselancar di Pantai Berawa Bali, WNA Ditemukan Tertelungkup di Atas Papan Selancar

Pingsan Saat Berselancar di Pantai Berawa Bali, WNA Ditemukan Tertelungkup di Atas Papan Selancar

Denpasar
Kronologi WN Rusia Tersesat di Gunung Sang Hyang, Basarnas: Sempat Kirim Pesan Sudah di Puncak, tetapi...

Kronologi WN Rusia Tersesat di Gunung Sang Hyang, Basarnas: Sempat Kirim Pesan Sudah di Puncak, tetapi...

Denpasar
Tak Ada Zona Merah, Ini Aturan Lengkap PPKM Mikro di Bali

Tak Ada Zona Merah, Ini Aturan Lengkap PPKM Mikro di Bali

Denpasar
Saat Bupati Jember Menelepon dan Semangati Bupati Ponorogo yang Terinfeksi Covid-19

Saat Bupati Jember Menelepon dan Semangati Bupati Ponorogo yang Terinfeksi Covid-19

Denpasar
Penemuan Manik-manik Kaca Emas Romawi di Situs Sakofagus Bali, Terbesar di Asia Tenggara

Penemuan Manik-manik Kaca Emas Romawi di Situs Sakofagus Bali, Terbesar di Asia Tenggara

Denpasar
Kronologi Napi Lapas Perempuan Kerobokan Tewas, Sempat Minum Disinfektan dengan 7 Rekannya

Kronologi Napi Lapas Perempuan Kerobokan Tewas, Sempat Minum Disinfektan dengan 7 Rekannya

Denpasar
Warga Terima SMS Peringatan Dini Tsunami, BMKG: Kesalahan Sistem, Kami Mohon Maaf...

Warga Terima SMS Peringatan Dini Tsunami, BMKG: Kesalahan Sistem, Kami Mohon Maaf...

Denpasar
Kapal China Coba Angkat Anjungan KRI Nanggala-402, tapi Gagal karena Hal Ini

Kapal China Coba Angkat Anjungan KRI Nanggala-402, tapi Gagal karena Hal Ini

Denpasar
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Denpasar Hari Ini, 8 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Denpasar Hari Ini, 8 Mei 2021

Denpasar
'Setiap Ada Pelanggaran yang Dilakukan WNA di Bali, Saya Selalu Dapat Kiriman Foto dari Menteri di Jakarta'

"Setiap Ada Pelanggaran yang Dilakukan WNA di Bali, Saya Selalu Dapat Kiriman Foto dari Menteri di Jakarta"

Denpasar
WN Rusia yang Lukis Masker di Wajah Dideportasi, Gubernur Bali: Ini Pelajaran buat Wisatawan Asing

WN Rusia yang Lukis Masker di Wajah Dideportasi, Gubernur Bali: Ini Pelajaran buat Wisatawan Asing

Denpasar
Asal-usul Kampung Gelgel, Desa Islam Tertua di Bali, Berasal dari 40 Prajurit Muslim dari Majapahit

Asal-usul Kampung Gelgel, Desa Islam Tertua di Bali, Berasal dari 40 Prajurit Muslim dari Majapahit

Denpasar
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.