Ibu dan Anak Kaget Diusir Satpam Hotel Saat Duduk di Pantai: Sejak Kecil Saya Main di Sini

Kompas.com - 25/03/2021, 07:36 WIB

KOMPAS.com - Seorang ibu dan anaknya mengaku telah diusir oleh seorang satpam sebuah hotel di dekat Pantai Sanur, Denpasar.

Sontak pengusiran itu membuat ibu bernama Mirah Sugandhi (29) tersebut marah dan keheranan.

Sebab pantai tersebut merupakan tempat publik.

Bahkan, Mirah mengaku sejak kecil sering bermain di situ karena dia tinggal di Sanur.

"Saya asli Sanur, dari kecil main-main di pantai, tidak ada yang melarang olahraga di sana nyari kerang. Tiba-tiba digituin. Saya balik ke masa lalu saya, ipidan adi sing ada kene-kene nah, jani adi serem dini (dulu kok tidak ada begini, sekarang kok serem)," kata Mirah dilansir dari Tribun Bali, Rabu (24/3/2021).

Baca juga: Pemilik Hotel Sebut Pengusiran Seorang Wanita oleh Sekuriti Miskomunikasi, Akui Pantai Milik Publik

Viral di medsos

Ilustrasi viralShutterstock Ilustrasi viral
Kejadian tersebut diketahui publik setelah video Mirah viral di media sosial.

Dalam video di akun Instagram @mirahsugandhi, Mirah mengeluh karena diusir oleh satpam sebuah hotel.

Saat dihubungi, Mirah menceritakan bahwa kejadian itu berlangsung pada Selasa (23/3/2021) sore.

Saat itu, dirinya sedang duduk bersama anaknya dan bermain pasir di bibir pantai yang kebetulan berada di depan hotel.

Baca juga: Heboh Warga Diusir Sekuriti Hotel dari Pantai Sanur, Ini Kata Dispar Bali

 

Ilustrasi pantaiSHUTTERSTOCK Ilustrasi pantai
Didatangi satpam

Mirah menceritakan tiba-tiba satpam mendatanginya dan menanyakan apakah dirinya tamu hotel tersebut.

“Saya duduk-duduk di depan hotel mereka, duduk dekat air pantai, jauh dari kursi mereka. Ada satpam tiba-tiba datang nanya gini, ‘dari mana?’ Saya dari Sanur, kenapa, Pak?” kata Mirah.

“Satpam itu bertanya lagi, ‘tamu di sini?’ Saya jawab, ‘bukan pak, kenapa memangnya kalau saya bukan tamu di sini?’ Terus dia jawab, ‘jangan duduk di sini di sana di pantai sebelah saja duduk’,” ucapnya.

Pertanyaan itu membuat Mirah merasa bahwa lokasi tempatnya duduk seakan "private beach" bagi tamu hotel.

“Saya duduk di batu-batunya itu, saya lihat ada tamu di sana, yang mungkin tamunya. Itu duduk-duduk di sana, renang di sana nggak diapain sama satpamnya. Saya kan jadi berpikir, kok mereka bisa renang, sementara saya cuma duduk main pasir sama anak saya diusir,” kata perempuan asli Sanur yang menikah ke Buleleng ini.

Baca juga: Video Viral Warga dan Anaknya Diusir Sekuriti Hotel, Dispar: Tak Ada Pantai Privat di Denpasar

Sempat adu mulut

Mereka sempat adu mulut hingga membuat anak Mirah ketakutan.

“Anak saya takut dan lari cari bapaknya. Bapaknya lagi mancing dan anak saya lari bilang, ‘bapak, bapak’. Saya tidak sempat merekam karena saya menyusul anak saya, takutnya jatuh. Kalau saya sendiri saya bisa rekam,” katanya.

Meski datang bersama suami, Mirah sengaja menceritakan kejadian itu setelah pulang.

“Saya takut kalau dibilang di pantai bisa ribut besar, saya tidak mau mengganggu aktivitas tamu di sana,” tuturnya.

Baca juga: Kami Menolak Kedatangan Orang Luar, Apalagi Tujuannya Mencari Emas ke Desa Tamilow

 

Ilustrasi PantaiKompas.com/Anggara Wikan Prasetya Ilustrasi Pantai
Kepala Dispar sebut tak ada objek privat

Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata Denpasar Dezire Mulyani mengaku sudah mendengar kasus tersebut.

Namun, pihaknya masih akan mengecek informasi itu.

Meski demikian, Dezire menegaskan bahwa tidak ada pantai privat.

"Seharusnya tidak bisa terjadi seperti itu, mungkin kami akan mendekati hotelnya apa benar terjadi seperti itu. Pantai kan milik umum, bukan milik hotel, itu sudah jelas. Jadi tidak boleh seharusnya terjadi seperti itu," kata dia.

Baca juga: TNI Bubarkan Hajatan dengan Kasar dan Membentak-bentak, Dandim: Faktor Capek

Klarifikasi hotel

Menanggapi insiden itu, pihak hotel pun memberikan klarifikasi.

Pihak Puri Santrian, Sanur, Denpasar mengatakan, kejadian itu adalah miskomunikasi.

Pemilik Puri Santrian yang juga merupakan Ketua Yayasan Pembangunan Sanur, IB Gede Sidharta Putra mengatakan tak ada private beach di Sanur.

“Semua beach milik publik, sehingga kegiatan masyarakat berwisata, mencari ikan, upacara adat, tidak boleh ada pelarangan dari hotel,” katanya dikutip dari Tribun Bali, Rabu (24/3/2021).

“Saya pikir ini miskomunikasi dan kami tidak pernah melarang masyarakat, apalagi masyarakat Sanur,” kata Sidartha menambahkan.

Kasus ini merupakan kasus pertama dan akan dijadikan pelajaran berharga bagi pihak hotel.

“Ini kasus pertama dan menjadi pembelajaran buat semua pihak termasuk kami bagaimana men-training staf kami. Walaupun niatannya baik, namun penyampaiannya harus tepat sehingga tidak terjadi miskomunikasi seperti ini,” katanya.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Bali, Imam Rosidin | Editor : Robertus Belarminus), Tribun Bali

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Perempuan di Bali Ditembak Airsoft Gun Saat Naik Motor, Kaca Helm Berlubang, Luka di Pelipis

Kronologi Perempuan di Bali Ditembak Airsoft Gun Saat Naik Motor, Kaca Helm Berlubang, Luka di Pelipis

Denpasar
Polisi Tangkap Pengemudi Lexus yang Tembak Perempuan di Bali

Polisi Tangkap Pengemudi Lexus yang Tembak Perempuan di Bali

Denpasar
Perempuan di Bali Tertembak Airsoft Gun Saat Mengendarai Motor, Diduga Berasal dari Pengemudi Mobil

Perempuan di Bali Tertembak Airsoft Gun Saat Mengendarai Motor, Diduga Berasal dari Pengemudi Mobil

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 15 Agustus 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 15 Agustus 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Denpasar
Terseret Arus Usai Bantu Dorong Perahu, Pemuda di Jembrana Ditemukan Tewas

Terseret Arus Usai Bantu Dorong Perahu, Pemuda di Jembrana Ditemukan Tewas

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 14 Agustus 2022 : Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 14 Agustus 2022 : Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 13 Agustus 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 13 Agustus 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Cerah Berawan

Denpasar
Siasat Pasutri di Bali Produksi Video Porno, Sediakan Layanan 'Threesome' hingga Prank Sopir Ojol

Siasat Pasutri di Bali Produksi Video Porno, Sediakan Layanan "Threesome" hingga Prank Sopir Ojol

Denpasar
Narkotika 1,6 Kg Berbentuk Permen dan Cokelat Diselundupkan ke Bali, Pakai Alamat Palsu

Narkotika 1,6 Kg Berbentuk Permen dan Cokelat Diselundupkan ke Bali, Pakai Alamat Palsu

Denpasar
Selundupkan Ganja Cair ke Bali, Guru Asal Amerika Serikat Terancam 15 Tahun Penjara

Selundupkan Ganja Cair ke Bali, Guru Asal Amerika Serikat Terancam 15 Tahun Penjara

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 12 Agustus 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 12 Agustus 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Denpasar
Bantu Paman Dorong Perahu, Pemuda di Jembrana Hilang Terseret Arus

Bantu Paman Dorong Perahu, Pemuda di Jembrana Hilang Terseret Arus

Denpasar
Cabuli Pelajar SMA di Atas Motor, Pengemudi Ojol di Bali Ditangkap

Cabuli Pelajar SMA di Atas Motor, Pengemudi Ojol di Bali Ditangkap

Denpasar
Sidang Kasus Korupsi Dana Insentif Daerah, Eks Bupati Tabanan Dituntut 4 Tahun Penjara

Sidang Kasus Korupsi Dana Insentif Daerah, Eks Bupati Tabanan Dituntut 4 Tahun Penjara

Denpasar
Tangkap 3 Tersangka Penyalahgunaan Narkoba di Buleleng, Polisi Sita 86 Gram Sabu

Tangkap 3 Tersangka Penyalahgunaan Narkoba di Buleleng, Polisi Sita 86 Gram Sabu

Denpasar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.