Turis Asing Mengais Sisa Makanan dari Sesajen, Satpol PP Badung Terjunkan Tim Pencari

Kompas.com - 07/04/2021, 17:05 WIB
Video pria warga negara asing (WNA) mengais-ngais makanan dari banten atau sesajen sarana upacara umat Hindu di Bali, viral di media sosial, Rabu (7/4/2021). Instagram/@jurnalisrakyatVideo pria warga negara asing (WNA) mengais-ngais makanan dari banten atau sesajen sarana upacara umat Hindu di Bali, viral di media sosial, Rabu (7/4/2021).

KOMPAS.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung menerjunkan petugas untuk mencari seorang warga negara asing yang mengais banten atau sesajen sarana upacara umat Hindu di Bali.

Aksi warga negara asing itu terekam dalam sebuah video yang belakangan viral di media sosial.

Turis asing itu terlihat membawa kantong plastik hitam dan mengambil sisa makanan dari sajen. Sisa makanan itu dimasukkan dalam kantong plastik.

Kepala Satpol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengatakan, telah menerjunkan petugas untuk menelusuri WNA dalam video tersebut.

Suryanegara mengaku timnya masih mencari WNA tersebut. Sampai saat ini, Satpol PP Badung tak mengetahui keberadaan turis itu.

Baca juga: Soal Penutupan Tambang Emas di Pantai Maluku Tengah, Bupati: Itu Kewenangan Pemerintah Pusat

Namun, ia menduga turis asing dalam video itu sama dengan WN Rusia yang sempat tertangkap mengemis di kawasa Pecatu, Kabupaten Badung, Bali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sepertinya orang yang sama dengan yang dulu minta-minta di Pecatu," kata Suryanegara lewat pesan WhatsApp, Rabu (7/4/2021).

Pada Selasa (30/3/2021), seorang WN Rusia diamankan perangkat desa dan polisi karen mengemis di kawasan Pecatu, Kabupaten Badung, Bali.

Turis tersebut mengemis karena kehabisan bekal di Bali.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
TIPS, TRIK, DAN TUTORIAL
5 Tips Bangun Citra Positif di Medsos untuk Pencari Kerja
5 Tips Bangun Citra Positif di...
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Menyayangi Binatang Tidak Harus Memiliki...'

"Menyayangi Binatang Tidak Harus Memiliki..."

Denpasar
Viral Video Ratusan Burung Pipit Berjatuhan di Gianyar Bali, BKSDA: Ini Baru Pertama yang Saya Tahu

Viral Video Ratusan Burung Pipit Berjatuhan di Gianyar Bali, BKSDA: Ini Baru Pertama yang Saya Tahu

Denpasar
Minta Desa Perbanyak Tempat Isoter Pasien Covid-19, Wagub Bali: Ini Sesuai dengan Kearifan Lokal Kita

Minta Desa Perbanyak Tempat Isoter Pasien Covid-19, Wagub Bali: Ini Sesuai dengan Kearifan Lokal Kita

Denpasar
Pingsan Saat Berselancar di Pantai Berawa Bali, WNA Ditemukan Tertelungkup di Atas Papan Selancar

Pingsan Saat Berselancar di Pantai Berawa Bali, WNA Ditemukan Tertelungkup di Atas Papan Selancar

Denpasar
Kronologi WN Rusia Tersesat di Gunung Sang Hyang, Basarnas: Sempat Kirim Pesan Sudah di Puncak, tetapi...

Kronologi WN Rusia Tersesat di Gunung Sang Hyang, Basarnas: Sempat Kirim Pesan Sudah di Puncak, tetapi...

Denpasar
Tak Ada Zona Merah, Ini Aturan Lengkap PPKM Mikro di Bali

Tak Ada Zona Merah, Ini Aturan Lengkap PPKM Mikro di Bali

Denpasar
Saat Bupati Jember Menelepon dan Semangati Bupati Ponorogo yang Terinfeksi Covid-19

Saat Bupati Jember Menelepon dan Semangati Bupati Ponorogo yang Terinfeksi Covid-19

Denpasar
Penemuan Manik-manik Kaca Emas Romawi di Situs Sakofagus Bali, Terbesar di Asia Tenggara

Penemuan Manik-manik Kaca Emas Romawi di Situs Sakofagus Bali, Terbesar di Asia Tenggara

Denpasar
Kronologi Napi Lapas Perempuan Kerobokan Tewas, Sempat Minum Disinfektan dengan 7 Rekannya

Kronologi Napi Lapas Perempuan Kerobokan Tewas, Sempat Minum Disinfektan dengan 7 Rekannya

Denpasar
Warga Terima SMS Peringatan Dini Tsunami, BMKG: Kesalahan Sistem, Kami Mohon Maaf...

Warga Terima SMS Peringatan Dini Tsunami, BMKG: Kesalahan Sistem, Kami Mohon Maaf...

Denpasar
Kapal China Coba Angkat Anjungan KRI Nanggala-402, tapi Gagal karena Hal Ini

Kapal China Coba Angkat Anjungan KRI Nanggala-402, tapi Gagal karena Hal Ini

Denpasar
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Denpasar Hari Ini, 8 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Denpasar Hari Ini, 8 Mei 2021

Denpasar
'Setiap Ada Pelanggaran yang Dilakukan WNA di Bali, Saya Selalu Dapat Kiriman Foto dari Menteri di Jakarta'

"Setiap Ada Pelanggaran yang Dilakukan WNA di Bali, Saya Selalu Dapat Kiriman Foto dari Menteri di Jakarta"

Denpasar
WN Rusia yang Lukis Masker di Wajah Dideportasi, Gubernur Bali: Ini Pelajaran buat Wisatawan Asing

WN Rusia yang Lukis Masker di Wajah Dideportasi, Gubernur Bali: Ini Pelajaran buat Wisatawan Asing

Denpasar
Asal-usul Kampung Gelgel, Desa Islam Tertua di Bali, Berasal dari 40 Prajurit Muslim dari Majapahit

Asal-usul Kampung Gelgel, Desa Islam Tertua di Bali, Berasal dari 40 Prajurit Muslim dari Majapahit

Denpasar
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.