WN Rusia yang Curi 5 Helm di Bali Tak Ditahan, Ini Alasannya...

Kompas.com - 20/04/2021, 04:44 WIB
Sebuah video pencurian helm yang dilakukan warga negara asing (WNA) viral di media sosial. Tangkapan layar @info_pererenanSebuah video pencurian helm yang dilakukan warga negara asing (WNA) viral di media sosial.

KOMPAS.com - Warga Negara Rusia berinsial IK (25) yang ketahuan mencuri lima helm di wilayah Kabupaten Badung, Bali, beberapa waktu lalu tak ditahan.

Kanit Reskrim Polsek Mengwi Iptu Ketut Wiwin Wirahadi mengatakan, pelaku telah mengembalikan seluruh barang curian tersebut.

"Warga asing itu tidak ditahan, karena antara pelapor dan terlapor sudah berdamai, di mana barang-barang yang diambil juga sudah dikembalikan," kata Wiwin di Bali, seperti dikutip dari Antara, Senin (19/4/2021).

Wiwin belum bisa memastikan apakah WN Rusia itu dideportasi karena perbuatannya mencuri helm.

"Sementara untuk dideportasi atau tidak, jadi kewenangan imigrasi," kata Wiwin.

Baca juga: Diadang Pemuda Pancasila, Massa yang Tuntut Wabup Rahmad Batal Demo di Rumdin Bupati Blitar

Menurutnya, pelaku telah mengaku mengambil helm yang dilihatnya di vila. Helm yang dicuri itu telah dikembalikan kepada petugas keamanan vila.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Setelah sampai di vila tempat tinggalnya langsung tidur dan keesokan harinya baru menyadari bahwa telah melakukan pencurian helm dan ingin mengembalikan helm tersebut karena takut karma," katanya.

Mabuk minuman beralkohol

Wiwin menjelaskan, pelaku mencuri helm yang berada di vila setelah mengonsumsi minuman beralkohol di pinggir pantai.

Saat kembali ke vila, pelaku melihat ada helm di atas motor. Pelaku lalu mengambilnya.

Saat diperiksa, pelaku mengaku mengonsumsi alkohol karena sedang stres dan depresi setelah putus cinta. Ia juga tinggal sendirian di Bali.

 

Korban dalam kasus pencurian itu merupakan warga negara asal Jerman dan Amerika Serikat. Total kerugian mencapai Rp 400.000.

Pencurian tersebut dilakukan di halaman parkir vila di Desa Pererenan, Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, pada Jumat (16/4/2021) pukul 04.38 Wita.

Awalnya, korban meletakkan helm di motor masing-masing pada Kamis (15/4/2021) pukul 22.00 Wita. Ketika hendak keluar keesokan harinya, korban tak mendapati helmnya.

Baca juga: Video Viral Turis Rusia Curi 5 Helm Dalam Semalam, Mengaku Mabuk dan Depresi

"Setelah dicek melalui CCTV terlihat seorang WNA mengambil lima helm yang terdiri dari tiga helm dewasa dan dua helm anak anak. Lalu, pada Sabtu (17/04), polisi cek ke TKP dan mengantongi identitas pelaku," katanya.

Saat sedang melakukan koordinasi dengan pihak satpam dan Bhabinkamtibmas, pelaku datang dan mengembalikan helm serta meminta maaf kepada para korban.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Menyayangi Binatang Tidak Harus Memiliki...'

"Menyayangi Binatang Tidak Harus Memiliki..."

Denpasar
Viral Video Ratusan Burung Pipit Berjatuhan di Gianyar Bali, BKSDA: Ini Baru Pertama yang Saya Tahu

Viral Video Ratusan Burung Pipit Berjatuhan di Gianyar Bali, BKSDA: Ini Baru Pertama yang Saya Tahu

Denpasar
Minta Desa Perbanyak Tempat Isoter Pasien Covid-19, Wagub Bali: Ini Sesuai dengan Kearifan Lokal Kita

Minta Desa Perbanyak Tempat Isoter Pasien Covid-19, Wagub Bali: Ini Sesuai dengan Kearifan Lokal Kita

Denpasar
Pingsan Saat Berselancar di Pantai Berawa Bali, WNA Ditemukan Tertelungkup di Atas Papan Selancar

Pingsan Saat Berselancar di Pantai Berawa Bali, WNA Ditemukan Tertelungkup di Atas Papan Selancar

Denpasar
Kronologi WN Rusia Tersesat di Gunung Sang Hyang, Basarnas: Sempat Kirim Pesan Sudah di Puncak, tetapi...

Kronologi WN Rusia Tersesat di Gunung Sang Hyang, Basarnas: Sempat Kirim Pesan Sudah di Puncak, tetapi...

Denpasar
Tak Ada Zona Merah, Ini Aturan Lengkap PPKM Mikro di Bali

Tak Ada Zona Merah, Ini Aturan Lengkap PPKM Mikro di Bali

Denpasar
Saat Bupati Jember Menelepon dan Semangati Bupati Ponorogo yang Terinfeksi Covid-19

Saat Bupati Jember Menelepon dan Semangati Bupati Ponorogo yang Terinfeksi Covid-19

Denpasar
Penemuan Manik-manik Kaca Emas Romawi di Situs Sakofagus Bali, Terbesar di Asia Tenggara

Penemuan Manik-manik Kaca Emas Romawi di Situs Sakofagus Bali, Terbesar di Asia Tenggara

Denpasar
Kronologi Napi Lapas Perempuan Kerobokan Tewas, Sempat Minum Disinfektan dengan 7 Rekannya

Kronologi Napi Lapas Perempuan Kerobokan Tewas, Sempat Minum Disinfektan dengan 7 Rekannya

Denpasar
Warga Terima SMS Peringatan Dini Tsunami, BMKG: Kesalahan Sistem, Kami Mohon Maaf...

Warga Terima SMS Peringatan Dini Tsunami, BMKG: Kesalahan Sistem, Kami Mohon Maaf...

Denpasar
Kapal China Coba Angkat Anjungan KRI Nanggala-402, tapi Gagal karena Hal Ini

Kapal China Coba Angkat Anjungan KRI Nanggala-402, tapi Gagal karena Hal Ini

Denpasar
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Denpasar Hari Ini, 8 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Denpasar Hari Ini, 8 Mei 2021

Denpasar
'Setiap Ada Pelanggaran yang Dilakukan WNA di Bali, Saya Selalu Dapat Kiriman Foto dari Menteri di Jakarta'

"Setiap Ada Pelanggaran yang Dilakukan WNA di Bali, Saya Selalu Dapat Kiriman Foto dari Menteri di Jakarta"

Denpasar
WN Rusia yang Lukis Masker di Wajah Dideportasi, Gubernur Bali: Ini Pelajaran buat Wisatawan Asing

WN Rusia yang Lukis Masker di Wajah Dideportasi, Gubernur Bali: Ini Pelajaran buat Wisatawan Asing

Denpasar
Asal-usul Kampung Gelgel, Desa Islam Tertua di Bali, Berasal dari 40 Prajurit Muslim dari Majapahit

Asal-usul Kampung Gelgel, Desa Islam Tertua di Bali, Berasal dari 40 Prajurit Muslim dari Majapahit

Denpasar
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.