KRI Nanggala-402 dalam Posisi Diam, Tak Bersuara, Hanya Sonar yang Bisa Mendeteksi

Kompas.com - 23/04/2021, 12:49 WIB
Sejumlah prajurit TNI-AL awak kapal selam KRI Nanggala-402 berada di atas lambung kapal setibanya di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin (6/2/2012). Kapal selam tersebut kembali bergabung dengan TNI AL usai menjalani perbaikan menyeluruh di galangan kapal Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Okpo, Korea Selatan. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATSejumlah prajurit TNI-AL awak kapal selam KRI Nanggala-402 berada di atas lambung kapal setibanya di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin (6/2/2012). Kapal selam tersebut kembali bergabung dengan TNI AL usai menjalani perbaikan menyeluruh di galangan kapal Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Okpo, Korea Selatan.

KOMPAS.com -  Sejumlah kapal yang memiliki teknologi sonar dikerahkan untuk mencari keberadaan KRI Nanggala-402 yang hilang di perairan utara Bali, Rabu (21/4/2021).

Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad mengatakan, kapal yang memiliki teknologi tersebut diperlukan untuk bisa mendeteksi KRI Nanggala-402 yang tak lagi bergerak.

Baca juga: UPDATE Pencarian KRI Nanggala-402: KRI Rigel Mendekat, Fokus Deteksi Titik Magnet yang Kuat

"Karena kebetulan kapal selam sudah diam, tak ada suara sehingga hanya sonar yang bisa menangkap," ujar Riad saat konferensi pers, dikutip dari Kompas TV, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: Berpacu dengan Waktu untuk Selamatkan 53 Awak KRI Nanggala-402...

Saat ini ada 21 kapal yang dikerahkan untuk mencari kapal selam buatan Jerman itu.

Baca juga: TNI Hanya Miliki Waktu 72 Jam Selamatkan 53 Awak KRI Nanggala-402 Sebelum Oksigen Habis

Namun, Riad mengatakan, tidak semua kapal yang membantu pencarian memiliki teknologi sonar.

"Yang diutamakan yang bisa membaca sonar. Memang tidak semua kapal (punya sonar), tapi kapal-kapal yang ini (miliki sonar) diharapkan (dapat mendeteksi) dari data-data ini (yang ditemukan)," ujar Riad.

 

Diberitakan sebelumnya, kapal selam milik Indonesia yaitu KRI Nanggala-402 hilang kontak pada Rabu (21/4/2021).

Kapal ini merupakan salah satu kapal selam yang resmi menjadi bagian dari alat utama sistem pertahanan (alutsista) Indonesia pada 1981.

KRI Nanggala-402 membawa 53 orang yang terdiri dari 49 ABK, seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata.

Kapal hilang kontak saat komandan pelatihan hendak memberikan otoritas penembakan torpedo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Kompas TV
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini, 22 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini, 22 Januari 2022

Denpasar
Warga Denpasar Padati Upacara Pelebon Mendiang Raja Pemecutan XI, Ini Maknanya

Warga Denpasar Padati Upacara Pelebon Mendiang Raja Pemecutan XI, Ini Maknanya

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini, 21 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini, 21 Januari 2022

Denpasar
Absen di Pekan ke-20 Liga 1, 5 Pemain Asing Arema FC Ternyata Positif Covid-19

Absen di Pekan ke-20 Liga 1, 5 Pemain Asing Arema FC Ternyata Positif Covid-19

Denpasar
Agenda G20 di Bali Pindah ke Jakarta, Koster: Covid-19 di Bali Naik tapi Bukan Omicron

Agenda G20 di Bali Pindah ke Jakarta, Koster: Covid-19 di Bali Naik tapi Bukan Omicron

Denpasar
Agenda Finance Track G20 Dipindah ke Jakarta, Gubernur Koster: Tidak Perlu Kecewa

Agenda Finance Track G20 Dipindah ke Jakarta, Gubernur Koster: Tidak Perlu Kecewa

Denpasar
Curi Uang di Minimarket lalu Traktir Teman yang Ultah, Pria Ini Terancam 7 Tahun Penjara

Curi Uang di Minimarket lalu Traktir Teman yang Ultah, Pria Ini Terancam 7 Tahun Penjara

Denpasar
Pelaku Pariwisata Bali Kecewa Salah Satu Acara G20 Dipindah ke Jakarta

Pelaku Pariwisata Bali Kecewa Salah Satu Acara G20 Dipindah ke Jakarta

Denpasar
Salah Satu Acara G20 Batal Digelar di Bali karena Omicron, Begini Respons Wagub

Salah Satu Acara G20 Batal Digelar di Bali karena Omicron, Begini Respons Wagub

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini, 20 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini, 20 Januari 2022

Denpasar
Sempat Dikira Korban Pembunuhan, WN Inggris yang Tewas di Bali Ternyata Bunuh Diri

Sempat Dikira Korban Pembunuhan, WN Inggris yang Tewas di Bali Ternyata Bunuh Diri

Denpasar
Viral,  Unggahan Hama Ular di Akun Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar, Ini Penjelasannya

Viral, Unggahan Hama Ular di Akun Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar, Ini Penjelasannya

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini, 19 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini, 19 Januari 2022

Denpasar
Satu Tahanan Polres Jembrana yang Kabur Masih Buron, Polisi Bentuk Tim Khusus

Satu Tahanan Polres Jembrana yang Kabur Masih Buron, Polisi Bentuk Tim Khusus

Denpasar
Banjir dan Pohon Tumbang di Gianyar, Terjadi akibat Cuaca Ekstrem

Banjir dan Pohon Tumbang di Gianyar, Terjadi akibat Cuaca Ekstrem

Denpasar
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.