Kronologi Penangkapan Narapidana yang Kabur dari Lapas Kerobokan Bali, Ditembak karena Melawan

Kompas.com - 11/10/2021, 14:39 WIB
ILUSTRASI SHUTTERSTOCKILUSTRASI

KOMPAS.com - Polisi terpaksa menembak kaki I Gede Loka Wijaya, narapidana yang kabur dari Lapas Kelas II A Kerobokan, Kabupaten Badung, Bali.

Loka akhirnya ditangkap setelah kabur dari Lapas Kerobokan pada Sabtu (2/10/2021).

Anggota Polres Badung menangkap Loka di Kota Denpasar, Minggu (10/10/2021) sekitar pukul 21.30 Wita.

Kasat Reskrim Polres Badung, AKP I Putu Ika Prabawa Kartika menyebut, polisi terpaksa menembak kaki Loka karena narapidana itu melawan petugas.

Loka sempat mengeluarkan pisau dan mengacungkannya ke arah polisi saat ditangkap.

"Dia mengacungkan pisau cutter ke polisi. Petugas pun menembak kakinya hingga terjatuh," kata Prabawa dalam keterangan tertulis, Senin (11/10/2021).

Baca juga: Profil dan Sejarah Kota Denpasar

Kronologi

Prabawa menjelaskan kronologi kaburnya narapidana tersebut hingga akhirnya ditangkap polisi.

Menurutnya, Loka kabur dari Lapas Kelas II A Kerobokan pada Sabtu (2/2/2021) pukul 18.30 Wita. Saat itu, Loka meloncati tembok sebelah pintu darurat.

Loka pun langsung menggunakan jasa ojek menuju Jalan Kebo Iwa Kota Denpasar begitu tiba di luar lapas.

Dari Jalan Kebo Iwa, Loka menumpang truk ke Terminal Mengwi, Kabupaten Badung.

Narapidana itu dijemput seorang rekan bernama Kris di Terminal Mengwi. Mereka melanjutkan perjalanan menuju Jembrana.

Setelah tiba di Jembrana, Loka menumpang bermalam di rumah Kris.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini, 22 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini, 22 Januari 2022

Denpasar
Warga Denpasar Padati Upacara Pelebon Mendiang Raja Pemecutan XI, Ini Maknanya

Warga Denpasar Padati Upacara Pelebon Mendiang Raja Pemecutan XI, Ini Maknanya

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini, 21 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini, 21 Januari 2022

Denpasar
Absen di Pekan ke-20 Liga 1, 5 Pemain Asing Arema FC Ternyata Positif Covid-19

Absen di Pekan ke-20 Liga 1, 5 Pemain Asing Arema FC Ternyata Positif Covid-19

Denpasar
Agenda G20 di Bali Pindah ke Jakarta, Koster: Covid-19 di Bali Naik tapi Bukan Omicron

Agenda G20 di Bali Pindah ke Jakarta, Koster: Covid-19 di Bali Naik tapi Bukan Omicron

Denpasar
Agenda Finance Track G20 Dipindah ke Jakarta, Gubernur Koster: Tidak Perlu Kecewa

Agenda Finance Track G20 Dipindah ke Jakarta, Gubernur Koster: Tidak Perlu Kecewa

Denpasar
Curi Uang di Minimarket lalu Traktir Teman yang Ultah, Pria Ini Terancam 7 Tahun Penjara

Curi Uang di Minimarket lalu Traktir Teman yang Ultah, Pria Ini Terancam 7 Tahun Penjara

Denpasar
Pelaku Pariwisata Bali Kecewa Salah Satu Acara G20 Dipindah ke Jakarta

Pelaku Pariwisata Bali Kecewa Salah Satu Acara G20 Dipindah ke Jakarta

Denpasar
Salah Satu Acara G20 Batal Digelar di Bali karena Omicron, Begini Respons Wagub

Salah Satu Acara G20 Batal Digelar di Bali karena Omicron, Begini Respons Wagub

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini, 20 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini, 20 Januari 2022

Denpasar
Sempat Dikira Korban Pembunuhan, WN Inggris yang Tewas di Bali Ternyata Bunuh Diri

Sempat Dikira Korban Pembunuhan, WN Inggris yang Tewas di Bali Ternyata Bunuh Diri

Denpasar
Viral,  Unggahan Hama Ular di Akun Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar, Ini Penjelasannya

Viral, Unggahan Hama Ular di Akun Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar, Ini Penjelasannya

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini, 19 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini, 19 Januari 2022

Denpasar
Satu Tahanan Polres Jembrana yang Kabur Masih Buron, Polisi Bentuk Tim Khusus

Satu Tahanan Polres Jembrana yang Kabur Masih Buron, Polisi Bentuk Tim Khusus

Denpasar
Banjir dan Pohon Tumbang di Gianyar, Terjadi akibat Cuaca Ekstrem

Banjir dan Pohon Tumbang di Gianyar, Terjadi akibat Cuaca Ekstrem

Denpasar
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.