Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baru 20 Desa di Buleleng Salurkan Bantuan Langsung Tunai-Dana Desa

Kompas.com - 17/02/2022, 10:26 WIB
Hasan,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

BULELENG, KOMPAS.com - Sejumlah desa di Buleleng, Bali, mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk periode Januari dan Februari 2022.

Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Buleleng, hingga saat ini baru 20 dari 129 desa di Buleleng yang menyalurkan BLT-DD.

Baca juga: Tambah 7 Orang, Total 12 Tahanan Polres Buleleng Positif Covid-19

Kepala DPMD Buleleng Nyoman Agus Jaya Sumpena mengatakan, penyaluran BLT-DD sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 190/PMK.07/2021 tentang pengelolaan dana desa.

Disebutkan, desa wajib mengalokasikan minimal 40 persen dari pagu Dana Desa yang diterima untuk jaring pengaman sosial dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 yang dituangkan dalam APBDes.

Di Buleleng, dari 129 desa total besaran dana desa mencapai Rp 126.128.286.000. Alokasi BLT-DD totalnya mencapai Rp 52.128.000 untuk 1.868 keluarga penerima manfaat (KPM).

Masing-masing KPM mendapatkan BLT Rp 300.000 setiap bulan.

"KPM ini tentu sesuai kriteria dan melalui proses musyawarah desa melibatkan BPD, perangkat desa, tokoh adat dan stakeholder yang dituangkan dalam peraturan desa," kata Agus di Buleleng, Rabu (16/2/2022).

Sementara itu, Kepala Desa Jinengdalem, Buleleng, Ketut Mas Budarma menjelaskan, pihaknya mengalokasikan BLT-DD sebesar 40,2 persen atau sekitar Rp 370.800.000 dari total dana desa yang diterima sebesar Rp 922.682.000.

Berdasarkan hasil musyawarah desa, ada sebanyak 103 KPM yang dianggarkan untuk BLT-DD dengan besaran Rp 300.000 setiap bulan selama setahun.

Penyaluran dana BLT-DD pun disesuaikan per masing-masing Banjar Dinas untuk menghindari kerumunan.

"Dari lima banjar dinas yang ada, kami atur waktunya. Sebanyak 25 KPM yang kategori disabilitas dan sakit dibawakan oleh Kepala Dusun ke rumahnya dalam penerimaan BLT-DD," ujarnya.

Baca juga: 5 Tahanan Kejari Buleleng Reaktif Covid-19 Saat Akan Dipindah ke Lapas

Agar bantuan ini tepat sasaran, Pemerintah Desa (Pemdes) Jinengdalem bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jinengdalem menyediakan paket sembako senilai Rp 100.000.

"Kami harapkan setiap penerima dapat membeli sembako sebagai kebutuhan pokoknya. Sehingga, bantuan ini bisa tepat sasaran dan bermanfaat," kata dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 22 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 22 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Pungutan Wisman Diusulkan Naik 50 Dolar AS, PHRI: Mereka Bakal Kabur ke Thailand

Pungutan Wisman Diusulkan Naik 50 Dolar AS, PHRI: Mereka Bakal Kabur ke Thailand

Denpasar
147 Tersangka Narkoba di Bali Ditangkap dalam 16 Hari

147 Tersangka Narkoba di Bali Ditangkap dalam 16 Hari

Denpasar
Kepala Desa di Buleleng Ditangkap karena Narkoba, Pj Bupati: Memalukan

Kepala Desa di Buleleng Ditangkap karena Narkoba, Pj Bupati: Memalukan

Denpasar
WN Amerika Ditemukan Terluka Parah di Vila Bali, Diduga Gangguan Mental

WN Amerika Ditemukan Terluka Parah di Vila Bali, Diduga Gangguan Mental

Denpasar
Identitas 17 Korban Tewas akibat Kebakaran Gudang Elpiji di Bali

Identitas 17 Korban Tewas akibat Kebakaran Gudang Elpiji di Bali

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Polisi Gerebek 'Apotek' Sabu di Buleleng, Barang Disuplai Napi Lapas Surabaya

Polisi Gerebek "Apotek" Sabu di Buleleng, Barang Disuplai Napi Lapas Surabaya

Denpasar
Seleksi Turis Asing ke Bali, Tarif Pungutan Wisman Diusulkan Naik Jadi 50 Dolar AS

Seleksi Turis Asing ke Bali, Tarif Pungutan Wisman Diusulkan Naik Jadi 50 Dolar AS

Denpasar
Kepala Desa di Buleleng Ditangkap Usai Pesta Sabu

Kepala Desa di Buleleng Ditangkap Usai Pesta Sabu

Denpasar
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang Elpiji yang Tewaskan 17 Karyawan di Bali

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang Elpiji yang Tewaskan 17 Karyawan di Bali

Denpasar
Polisi Menduga Tukang Oplos Biang Kerok Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Bali

Polisi Menduga Tukang Oplos Biang Kerok Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Bali

Denpasar
11 Jenazah Telantar di Bali Dikremasi, Ada Jasad yang Ditolak Keluarga

11 Jenazah Telantar di Bali Dikremasi, Ada Jasad yang Ditolak Keluarga

Denpasar
Pengoplos Elpiji di Bali Beroperasi 2 Bulan, Mengaku untuk Bayar Utang di Bank

Pengoplos Elpiji di Bali Beroperasi 2 Bulan, Mengaku untuk Bayar Utang di Bank

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com