Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

KSAL Siap Amankan Perairan Bali dan Lombok Jelang MotoGP Mandalika

Kompas.com - 22/02/2022, 19:44 WIB
Hasan,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

BULELENG, KOMPAS.com - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menyatakan siap melakukan pengamanan laut menjelang gelaran MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Maret.

KSAL Yudo Margono masih menunggu perintah dari Panglima TNI terkait pengamanan khusus saat gelaran MotoGP.

Baca juga: Cerita Putri Mandalika dari Kerajaan Lombok dan Tradisi Bau Nyale

Yudo menegaskan, TNI AL siap melakukan pengamanan laut maupun obyek vital negara jika dibutuhkan.

"Tentunya kalau ada permintaan dari pihak penyelenggara MotoGP ke TNI, Panglima TNI akan memerintahkan Panglima TNI AL untuk melaksanakan pengamanan, kami akan siap," kata Yudo, saat meninjau program Indonesian Naval Aquagriculture Programme (INAP) di Buleleng, Provinsi Bali, Selasa (22/2/2022) sore.

Yudo menambahkan, TNI AL sudah melakukan pengamanan alur laut kepulauan Indonesia (ALKI) secara rutin. Pengamanan itu juga dilakukan di wilayah Selat Bali dan Selat Lombok.

"Di situ juga digelar operasi keamanan laut setiap saat. Kami akan geser unsur gelar yang sudah melaksanakan operasi sehari-hari di ALKI tersebut," sambungnya.

Yudo menjelaskan, TNI AL akan membentuk satuan tugas di darat maupun laut yang akan memantau dan berkoordinasi dalam proses pengamanan.

Pihaknya juga akan menerjunkan kapal laut yang biasa melakukan operasi untuk pengamanan.

"Cukup dengan kapal laut karena lingkupnya Selat Bali dan Selat Lombok," tambahnya.

Baca juga: Bertemu Perwakilan Formula 1, Gubernur NTB: Mereka Senang dengan Sirkuit Mandalika...

Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi segala ancaman saat pagelaran balapan internasional MotoGP di Sirkuit Mandalika, khususnya di wilayah perairan.

"Tentunya antisipasi dari tindakan yang berpotensi mengganggu jalannya MotoGP, karena kami TNI AL, tentunya (ancaman) yang dari laut akan kami antisipasi," jelas dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 22 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 22 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Pungutan Wisman Diusulkan Naik 50 Dolar AS, PHRI: Mereka Bakal Kabur ke Thailand

Pungutan Wisman Diusulkan Naik 50 Dolar AS, PHRI: Mereka Bakal Kabur ke Thailand

Denpasar
147 Tersangka Narkoba di Bali Ditangkap dalam 16 Hari

147 Tersangka Narkoba di Bali Ditangkap dalam 16 Hari

Denpasar
Kepala Desa di Buleleng Ditangkap karena Narkoba, Pj Bupati: Memalukan

Kepala Desa di Buleleng Ditangkap karena Narkoba, Pj Bupati: Memalukan

Denpasar
WN Amerika Ditemukan Terluka Parah di Vila Bali, Diduga Gangguan Mental

WN Amerika Ditemukan Terluka Parah di Vila Bali, Diduga Gangguan Mental

Denpasar
Identitas 17 Korban Tewas akibat Kebakaran Gudang Elpiji di Bali

Identitas 17 Korban Tewas akibat Kebakaran Gudang Elpiji di Bali

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Polisi Gerebek 'Apotek' Sabu di Buleleng, Barang Disuplai Napi Lapas Surabaya

Polisi Gerebek "Apotek" Sabu di Buleleng, Barang Disuplai Napi Lapas Surabaya

Denpasar
Seleksi Turis Asing ke Bali, Tarif Pungutan Wisman Diusulkan Naik Jadi 50 Dolar AS

Seleksi Turis Asing ke Bali, Tarif Pungutan Wisman Diusulkan Naik Jadi 50 Dolar AS

Denpasar
Kepala Desa di Buleleng Ditangkap Usai Pesta Sabu

Kepala Desa di Buleleng Ditangkap Usai Pesta Sabu

Denpasar
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang Elpiji yang Tewaskan 17 Karyawan di Bali

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang Elpiji yang Tewaskan 17 Karyawan di Bali

Denpasar
Polisi Menduga Tukang Oplos Biang Kerok Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Bali

Polisi Menduga Tukang Oplos Biang Kerok Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Bali

Denpasar
11 Jenazah Telantar di Bali Dikremasi, Ada Jasad yang Ditolak Keluarga

11 Jenazah Telantar di Bali Dikremasi, Ada Jasad yang Ditolak Keluarga

Denpasar
Pengoplos Elpiji di Bali Beroperasi 2 Bulan, Mengaku untuk Bayar Utang di Bank

Pengoplos Elpiji di Bali Beroperasi 2 Bulan, Mengaku untuk Bayar Utang di Bank

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com