Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemkab Badung Gratiskan Tes Antigen bagi Peserta Pawai Ogoh-ogoh

Kompas.com - 25/02/2022, 18:39 WIB
Priska Sari Pratiwi

Editor

Sumber Antara

BADUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Badung, Bali menyediakan tes Covid-19 antigen secara gratis bagi peserta dan anggota kelompok pemuda yang mengikuti kegiatan pawai atau pengarakan ogoh-ogoh menjelang Hari Raya Nyepi 2022.

"Saya tegaskan untuk pelaksanaan swab antigen nanti, sudah jelas masyarakat dan Sekeha Teruna Teruni (kelompok pemuda) kami di Badung tidak akan dikenai biaya apapun dan akan kami siapkan semua dari anggaran dan sarana prasarana yang kami miliki," ujar Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa dikutip dari Antara, Jumat (25/2/2022).

Baca juga: Gubernur Koster Izinkan Pawai Ogoh-ogoh Saat Perayaan Nyepi di Bali

Untuk itu, ia meminta setiap kelompok pemuda agar  memberikan data, berapa orang yang akan mengarak ogoh-ogoh serta titik lokasinya untuk dapat ditentukan sebaran tim tes usap antigen yang akan turun ke lapangan.

"Pada prinsipnya kami siap untuk melayani masyarakat untuk swab antigen dan saya juga sudah memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan Badung untuk membuat polanya dan menurunkan timnya," katanya.

Suiasa menjelaskan hingga saat ini, kelompok pemuda yang terdata akan melaksanakan pengarakan ogoh-ogoh 167 kelompok.

Menurutnya, jumlah itu masih mungkin bertambah sehingga batas pelaporan untuk STT yang akan mengarak ogoh-ogoh untuk mendapatkan pelayanan tes usap antigen gratis masih dibuka hingga tanggal 27 Februari mendatang.

"Nantinya untuk waktu pengarakan ogoh-ogoh itu dibatasi hanya sampai 20.00 Wita, sedangkan untuk kelompok yang tidak membuat ogoh-ogoh tetapi mereka membuat pertunjukan seni kreativitas disepakati diberikan batas waktu hingga pukul 21.00 Wita," ungkapnya.

Baca juga: Jelang G20, Pemerintah Kucurkan Rp 105 Miliar untuk Bangun 3 Tempat Pengolahan Sampah RDF di Bali

Ia menambahkan, rangkaian pelaksanaan perayaan Hari Raya Nyepi juga harus tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat karena berlangsung pada masa pandemi COVID-19.

Menurut Suiasa, aturan-aturan dari pusat harus tetap dijalankan khususnya aturan PPKM Level 3 namun tidak mengurangi dan menghilangkan hakikat dari nilai-nilai keagamaan dan kebudayaan dalam rangka pelaksanaan Hari Raya Nyepi ini.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Denpasar
Jumlah Penonton Melonjak Saat Libur Lebaran, Pentas Tari Kecak di Uluwatu Digelar Dua Kali Sehari

Jumlah Penonton Melonjak Saat Libur Lebaran, Pentas Tari Kecak di Uluwatu Digelar Dua Kali Sehari

Denpasar
Terperosok ke Sumur Sedalam 5 Meter, Kakek di Jembrana Tewas

Terperosok ke Sumur Sedalam 5 Meter, Kakek di Jembrana Tewas

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Selasa 9 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Selasa 9 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Denpasar
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Provinsi Nusa Tenggara Barat, 9 April 2024

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Provinsi Nusa Tenggara Barat, 9 April 2024

Denpasar
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Provinsi Bali, 9 April 2024

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Provinsi Bali, 9 April 2024

Denpasar
Turis Australia Kehilangan Uang Rp 73 Juta, Awalnya Kartu Akses Kamar Hotel Hilang

Turis Australia Kehilangan Uang Rp 73 Juta, Awalnya Kartu Akses Kamar Hotel Hilang

Denpasar
Antrean Kendaraan ke Pelabuhan Gilimanuk Mengular hingga 4,3 Km

Antrean Kendaraan ke Pelabuhan Gilimanuk Mengular hingga 4,3 Km

Denpasar
Cerita Pemudik Terjebak Antrean sampai 9 Jam di Pelabuhan Gilimanuk

Cerita Pemudik Terjebak Antrean sampai 9 Jam di Pelabuhan Gilimanuk

Denpasar
Seorang Pemudik Diduga Dilecehkan Sopir Travel di Bali

Seorang Pemudik Diduga Dilecehkan Sopir Travel di Bali

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Minggu 7 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Minggu 7 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 6 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 6 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Denpasar
Penumpang Kapal Jatuh di Perairan Bali Utara, Basarnas Lakukan Pencarian

Penumpang Kapal Jatuh di Perairan Bali Utara, Basarnas Lakukan Pencarian

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 5 April 2024, dan Besok : Pagi ini Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 5 April 2024, dan Besok : Pagi ini Berawan

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com