Viral, Video Ratusan KIS dan KIP Ditemukan di Tempat Pembuangan Sampah, Kepala Dusun Minta Maaf

Kompas.com - 07/03/2022, 08:51 WIB

BULELENG, KOMPAS.com - Sebuah video yang memperlihatkan temuan ratusan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di tempat pembuangan sampah, viral di media sosial.

Sekitar seratus KIS dan KIP tersebut ditemukan oleh seorang warga di Desa Menyali, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, bernama Made Widiari.

Kartu-kartu itu ditemukan saat Made Widiari mencari barang rongsokan.

Mulanya, Widiari menemukan bungkusan plastik. Setelah dicek, ternyata berisi kartu-kartu KIS dan KIP yang jumlahnya lebih dari seratus.

"Ada warga menemukan saat mencari rombengan. Kartu KIS ini aktif atau tidaknya saya tidak tahu," ujar seorang pria dalam video tersebut.

Baca juga: Tari Baris Asal Bali: Sejarah, Varian, dan Gerakan

Penjelasan Kepala Desa

Kepala Desa Menyali, I Made Jaya Harta mengatakan, kejadian penemuan ratusan KIS dan KIP itu terjadi pada 8 Februari 2022 lalu.

Kartu tersebut diterbitkan sejak tahun 2018 untuk warga di Dusun Kawanan, Desa Menyali.

Namun saat hendak dibagikan oleh Kepala Dusun Kawanan, Made Budiasa, ternyata 25 kartu di antaranya merupakan kartu milik warga di Desa Sawan.

Serta ada pula yang ditemukan kartu ganda.

Made Budiasa pun sudah berniat untuk mengembalikan kartu itu ke Dinas Sosial Buleleng.

Namun karena mengalami sakit hingga opname, pengembalian KIS itu pun tertunda

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 6 Maret 2022

Dibuang anaknya, Kepala Dusun minta maaf

Kartu-kartu tersebut kemudian disimpan oleh Made Budiasa di rumahnya.

Namun, bungkusan plastik berisi ratusan kartu itu dibuang oleh anaknya saat bersih-bersih rumah karena dikira sampah.

"Terkait hal ini, Perangkat Desa, serta perwakilan BPJS Kesehatan dan Polsek Sawan sudah sempat menggelar rapat. Dalam rapat, Made Budiasa telah meminta maaf, disertai dengan surat pernyataan," kata Made Jaya Harta, Senin (7/3/2022).

Dia menyampaikan, kebanyakan kartu yang ditemukan sudah tidak aktif, ganda, dan dari luar desa. Sehingga tidak sampai mengganggu layanan jaminan kesehatan di desa.

Baca juga: Aturan Wisman ke Bali Tanpa Karantina Diresmikan, Mulai Berlaku 7 Maret

126 kartu

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra mengaku sudah kembali meminta klarifikasi terkait kejadian penemuan seratusan KIS dan KIP itu.

"Kami sudah cek ke lapangan dan memang benar sesuai keterangan Kadus, kebanyakan kartu sudah tidak aktif, ada yang ganda dan tidak ditemukan," katanya.

Kartu-kartu yang ditemukan tersebut terdiri dari 118 KIS dan 8 KIP. Dari 118 KIS, sebanyak 73 kartu tidak atif dan 45 aktif.

Baca juga: Koster Usul Wisman ke Bali Tak Perlu Karantina supaya Tak Ada Mafia

Sebanyak 22 kartu berasal dari warga Desa Sawan, 4 kartu ganda dengan NIK berbeda, 2 pemilik kartu sudah meninggal dunia, dan 17 kartu tidak ditemukan pemiliknya.

Dia menambahkan, kartu-kartu yang ditemukan itu sudah dikembalikan ke Dinas Sosial.

Pihaknya berharap agar pemerintah desa cepat merespons dalam melaksanakan kegiatan pelayanan kesejahteraan sosial masyarakat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berawal dari Akun TikTok, Polisi Ringkus Pencuri Modus Bugil di Bali

Berawal dari Akun TikTok, Polisi Ringkus Pencuri Modus Bugil di Bali

Denpasar
2 Penjambret yang Sasar Turis Asing di Bali Diringkus, Modus Tawarkan Jasa Transportasi

2 Penjambret yang Sasar Turis Asing di Bali Diringkus, Modus Tawarkan Jasa Transportasi

Denpasar
119 Kosmetik Tanpa Izin Edar di Buleleng dan Jembrana Disita, Ada Parfum hingga Lipstik

119 Kosmetik Tanpa Izin Edar di Buleleng dan Jembrana Disita, Ada Parfum hingga Lipstik

Denpasar
Sekuriti di Bali Racik Ganja Campur Cokelat, Hasilnya Hendak Dikirim ke Lapas di Palembang

Sekuriti di Bali Racik Ganja Campur Cokelat, Hasilnya Hendak Dikirim ke Lapas di Palembang

Denpasar
Rumah di Buleleng Ludes Terbakar, Kerugian Diperkirakan Rp 100 Juta

Rumah di Buleleng Ludes Terbakar, Kerugian Diperkirakan Rp 100 Juta

Denpasar
Motor Tertabrak Saat Mendahului Truk di Buleleng, 1 Korban Tewas

Motor Tertabrak Saat Mendahului Truk di Buleleng, 1 Korban Tewas

Denpasar
Tepis Pernyataan Senator Australia soal Kotoran Sapi di Bali, Koster: Itu Bohong

Tepis Pernyataan Senator Australia soal Kotoran Sapi di Bali, Koster: Itu Bohong

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 8 Agustus 2022 : Siang dan Malam Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 8 Agustus 2022 : Siang dan Malam Cerah Berawan

Denpasar
Bebas dari Penjara, WNA Malaysia yang Terlibat Kasus Penyelundupan Sabu ke Bali Dideportasi

Bebas dari Penjara, WNA Malaysia yang Terlibat Kasus Penyelundupan Sabu ke Bali Dideportasi

Denpasar
Profil Kota Denpasar, Ibu Kota Provinsi Bali

Profil Kota Denpasar, Ibu Kota Provinsi Bali

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 7 Agustus 2022 : Pagi hingga Sore Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 7 Agustus 2022 : Pagi hingga Sore Berawan

Denpasar
Liburan di Bali Gagal, Sebastian Powell Dipulangkan ke Jerman Usai Tulis soal Antrean 5 Jam di Bandara

Liburan di Bali Gagal, Sebastian Powell Dipulangkan ke Jerman Usai Tulis soal Antrean 5 Jam di Bandara

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 5 Agustus 2022 : Siang hingga Malam Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 5 Agustus 2022 : Siang hingga Malam Berawan

Denpasar
WN Jerman yang Tulis soal Antrean 5 Jam di Bandara Dipulangkan, Hanya 7 Hari Berlibur di Bali

WN Jerman yang Tulis soal Antrean 5 Jam di Bandara Dipulangkan, Hanya 7 Hari Berlibur di Bali

Denpasar
Nakes di Buleleng Mulai Disuntik Vaksin Dosis Keempat

Nakes di Buleleng Mulai Disuntik Vaksin Dosis Keempat

Denpasar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.