Kompas.com - 18/03/2022, 14:15 WIB

 BULELENG, KOMPAS.com - DPRD Kabupaten Buleleng, Bali angkat bicara soal sejumlah pekerja migran Indonesia (PMI) asal Buleleng yang terkatung-katung di Turki.

Ketua Komisi IV DPRD Buleleng Luh Hesti Ranitasari mengatakan, persoalan PMI Buleleng di luar negeri ini bukan kali pertama.

Rata-rata kasus terjadi karena PMI tersebut tidak cermat memilih agen penyalur tenaga kerja.

Baca juga: PMI Asal Bali Terkatung-katung di Turki, Agen Penyalur Diperiksa Polisi

"Karena itu pemerintah kabupaten bersama perangkat terkait (Dinas Tenaga Kerja) harus lebih aktif," kata Hesti dikonfirmasi, Jumat (18/3/2022).

Dinas Tenaga Kerja diminta diminta lebih sering turun ke lapangan untuk memverifikasi data PMI mengingat sebagian besar pekerja migran itu berasal dari Buleleng. 

Dinas Tenaga Kerja bisa mendata bersama kepala desa dan lurah.

"Mungkin bisa bekerja sama dengan perbekel dan lurah untuk pendataan warga mereka," ucapnya. 

"Perbekel (kepala desa) atau lurah juga minimal harus tahu siapa saja warganya yang jadi PMI,” imbuh Hesti.

Pihaknya juga mendorong pemerintah membentuk Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan PMI untuk menekan terjadinya kasus PMI telantar, seperti di Turki.

“Harus ada pengetatan dan pengawasan dalam pemberangkatan PMI. Supaya bisa meminimalisir masalah yang terjadi di luar negeri," imbuh dia.

Baca juga: Sempat Terkatung-katung di Turki, 29 Pekerja Migran Asal Bali Dievakuasi oleh KJRI

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 5 Oktober 2022 : Pagi dan Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 5 Oktober 2022 : Pagi dan Malam Hujan Ringan

Denpasar
Luhut Minta Gubernur Bali Berlakukan WFH dan Sekolah Daring saat KTT G20

Luhut Minta Gubernur Bali Berlakukan WFH dan Sekolah Daring saat KTT G20

Denpasar
Ketua MK Soal DPR Copot Hakim Aswanto: Itu Kewenangan Lembaga Pengusul

Ketua MK Soal DPR Copot Hakim Aswanto: Itu Kewenangan Lembaga Pengusul

Denpasar
Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Terbungkus Plastik di Area Parkir Puskesmas Payangan Bali

Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Terbungkus Plastik di Area Parkir Puskesmas Payangan Bali

Denpasar
2 Perahu Rafting Terbalik di Sungai Ayung Bali, 9 WNA Selamat, 1 Masih Hilang

2 Perahu Rafting Terbalik di Sungai Ayung Bali, 9 WNA Selamat, 1 Masih Hilang

Denpasar
Suporter dan Pemain Bali United Gelar Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Suporter dan Pemain Bali United Gelar Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 4 Oktober 2022 : Pagi Berawan Tebal, Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 4 Oktober 2022 : Pagi Berawan Tebal, Siang Hujan Ringan

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 3 Oktober 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 3 Oktober 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Berawan

Denpasar
Museum Bali: Sejarah Singkat, Koleksi, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Museum Bali: Sejarah Singkat, Koleksi, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 2 Oktober 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 2 Oktober 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Berawan

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 1 Oktober 2022 : Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 1 Oktober 2022 : Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Sedang

Denpasar
Teten Masduki Ingin Bali Jadi Pintu Masuk UMKM Wilayah Timur ke Pasar Dunia

Teten Masduki Ingin Bali Jadi Pintu Masuk UMKM Wilayah Timur ke Pasar Dunia

Denpasar
Mahfud MD: Lukas Enembe Silakan Buktikan Tak Ada Penyimpangan, Saya Jamin Tak Diapa-apakan

Mahfud MD: Lukas Enembe Silakan Buktikan Tak Ada Penyimpangan, Saya Jamin Tak Diapa-apakan

Denpasar
Sempat Cekcok gara-gara Kotoran Anjing, 2 WNA di Buleleng Akhirnya Berdamai

Sempat Cekcok gara-gara Kotoran Anjing, 2 WNA di Buleleng Akhirnya Berdamai

Denpasar
Jadi Tersangka Perampasan Mobil, WN Jerman di Buleleng Akan Dideportasi

Jadi Tersangka Perampasan Mobil, WN Jerman di Buleleng Akan Dideportasi

Denpasar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.