Wakil Dubes Inggris Sebut Invasi Rusia ke Ukraina Berefek ke G20 di Bali

Kompas.com - 29/03/2022, 20:47 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com -  Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Rob Fenn menyebutkan, invasi Rusia ke Ukraina mempersulit posisi Indonesia selaku ketua presidensi KTT G20 yang akan berlangsung di Bali.

Hal ini dikarenakan beberapa negara anggota G20 mendesak Indonesia untuk tidak mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin hadir di forum tersebut.

"Rusia tidak memudahkan presidensi G20 Indonesia kali ini, dengan menyerang tetangganya sendiri, sebuah negara yang berdaulat, dengan melanggar peraturan Internasional," kata Rob Fenn saat ditemui di Denpasar, Bali, pada Selasa (29/3/2022).

Baca juga: Polda Bali Ambil Alih Kasus Dugaan Penipuan Pengiriman PMI ke Turki

Rob Fenn berharap serangan Rusia ke Ukraina segera berakhir, sehingga tidak mempersulit Indonesia untuk mengundang negara anggota G20.

"Tapi masih ada waktu dari sekarang sampai summit nanti, mudah-mudahan sudah berhenti (Rusia menginvasi Ukraina) dan lebih cepat lebih baik menghentikan serangannya ke Ukraina," katanya.

Baca juga: Besok, PMI Asal Bali yang Terkatung-katung di Turki Akan Dipulangkan

PM Inggris belum tentu hadir 

Rob Fenn juga belum bisa memastikan apakah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson bakal hadir apabila Indonesia mengizinkan Putin hadir dalam forum tersebut.

Baginya yang utama adalah Putin segera melunak sehingga mempermudah Boris hadir pada G20 mendatang.

"Kalau Rusia menghentikan serangan ke Ukraina itu akan mempermudah pelaksanaan presidensi dan mempermudah Inggris untuk hadir di G20," kata dia.

Baca juga: Terdengar Tangisan, Bayi Ditemukan Terbungkus Plastik di Tumpukan Sampah di Bali

 

Dalam kesempatan tersebut Rob Fenn juga memuji sikap Indonesia karena ikut mengecam invasi Rusia ke Ukraina.

"Selain inggris, ada Indonesia dan 141 negara yang sudah voting di UN mengecam invasi Rusia ke Ukraina," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Rusia Vladimir Putin berencana menghadiri KTT G20 akhir tahun ini di Indonesia. Ini disampaikan utusan Moskwa pada Rabu (23/3/2022), dilansir AFP.

Rencana Putin untuk ikut terlibat dalam forum Ekonomi ini mendapat mendapat penolakan dari berbagai negara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berawal dari Akun TikTok, Polisi Ringkus Pencuri Modus Bugil di Bali

Berawal dari Akun TikTok, Polisi Ringkus Pencuri Modus Bugil di Bali

Denpasar
2 Penjambret yang Sasar Turis Asing di Bali Diringkus, Modus Tawarkan Jasa Transportasi

2 Penjambret yang Sasar Turis Asing di Bali Diringkus, Modus Tawarkan Jasa Transportasi

Denpasar
119 Kosmetik Tanpa Izin Edar di Buleleng dan Jembrana Disita, Ada Parfum hingga Lipstik

119 Kosmetik Tanpa Izin Edar di Buleleng dan Jembrana Disita, Ada Parfum hingga Lipstik

Denpasar
Sekuriti di Bali Racik Ganja Campur Cokelat, Hasilnya Hendak Dikirim ke Lapas di Palembang

Sekuriti di Bali Racik Ganja Campur Cokelat, Hasilnya Hendak Dikirim ke Lapas di Palembang

Denpasar
Rumah di Buleleng Ludes Terbakar, Kerugian Diperkirakan Rp 100 Juta

Rumah di Buleleng Ludes Terbakar, Kerugian Diperkirakan Rp 100 Juta

Denpasar
Motor Tertabrak Saat Mendahului Truk di Buleleng, 1 Korban Tewas

Motor Tertabrak Saat Mendahului Truk di Buleleng, 1 Korban Tewas

Denpasar
Tepis Pernyataan Senator Australia soal Kotoran Sapi di Bali, Koster: Itu Bohong

Tepis Pernyataan Senator Australia soal Kotoran Sapi di Bali, Koster: Itu Bohong

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 8 Agustus 2022 : Siang dan Malam Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 8 Agustus 2022 : Siang dan Malam Cerah Berawan

Denpasar
Bebas dari Penjara, WNA Malaysia yang Terlibat Kasus Penyelundupan Sabu ke Bali Dideportasi

Bebas dari Penjara, WNA Malaysia yang Terlibat Kasus Penyelundupan Sabu ke Bali Dideportasi

Denpasar
Profil Kota Denpasar, Ibu Kota Provinsi Bali

Profil Kota Denpasar, Ibu Kota Provinsi Bali

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 7 Agustus 2022 : Pagi hingga Sore Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 7 Agustus 2022 : Pagi hingga Sore Berawan

Denpasar
Liburan di Bali Gagal, Sebastian Powell Dipulangkan ke Jerman Usai Tulis soal Antrean 5 Jam di Bandara

Liburan di Bali Gagal, Sebastian Powell Dipulangkan ke Jerman Usai Tulis soal Antrean 5 Jam di Bandara

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 5 Agustus 2022 : Siang hingga Malam Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 5 Agustus 2022 : Siang hingga Malam Berawan

Denpasar
WN Jerman yang Tulis soal Antrean 5 Jam di Bandara Dipulangkan, Hanya 7 Hari Berlibur di Bali

WN Jerman yang Tulis soal Antrean 5 Jam di Bandara Dipulangkan, Hanya 7 Hari Berlibur di Bali

Denpasar
Nakes di Buleleng Mulai Disuntik Vaksin Dosis Keempat

Nakes di Buleleng Mulai Disuntik Vaksin Dosis Keempat

Denpasar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.