Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/04/2022, 13:44 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Provinsi Bali mencatat total 25.000 dosis vaksin Covid-19 yang telah melewati masa tenggang atau kedaluwarsa pada 31 Maret lalu.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bali I Wayan Widya mengatakan, Dinkes Bali masih menunggu kajian dari Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk menindaklanjuti vaksin tersebut.

"Kita tunggu perintah dari pusat. Karena kebijakan pusat itu biasanya disuruh simpan yang baik, biasanya ada perpanjangan lagi atau dikaji," kata Widya saat dihubungi pada Senin (4/4/2022).

Baca juga: 2.200 Dosis Vaksin di Buleleng Kedaluwarsa, Ini Penjelasan Dinkes

Widya menyebut, rendahnya partisipasi masyarakat untuk melakukan vaksinasi booster menjadi salah penyebab 25.000 vaksin tersisa hingga kedaluwarsa.

Padahal, Widya menuturkan, pihaknya selama ini telah berupaya agar vaksin tersebut dapat segera didistribusikan ke tempat layanan vaksinasi.

Selain itu, pemerintah pusat juga mengirim sekitar 631 dosis vaksin dengan masa kedaluwarsa yang singkat sehingga harus segera dihabiskan. 

Kendati demikian, Widya menuturkan, antusiasme warga untuk menerima vaksin meningkat usai pemerintah mengeluarkan aturan vaksinasi booster sebagai syarat mudik. 

"Mengapa lambat? Karena kemarin belum ada edaran (syarat mudik). Setelah ada edaran boleh mudik, masyarakat sudah mulai datang berbondong-bondong. Kemarin sebelumnya agak slow," katanya.

Baca juga: Koster: Tidak Ada Vaksin Kedaluwarsa di Bali

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Bali I Wayan Koster memastikan, vaksin Covid-19 yang kedaluwarsa pada periode Maret 2022 sudah habis digunakan sebelum jatuh tempo. Karena 

"Sudah habis (vaksin). Sebelum 31 Maret sudah habis. Nggak ada (vaksin kedaluwarsa di Bali)," kata Koster singkat usai menghadiri rapat paripurna DPRD Bali, Kamis (31/3/2022).

Pernyataan Koster ini untuk menanggapi data yang dimiliki Kementerian Kesehatan terkait Bali memiliki vaksin yang kedaluwarsa pada 31 Maret 2022 berjumlah 191.540 dosis dari total 1.078.000 dosis.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecelakaan Maut di Bali, Motor Terserempet Truk di Jalan Bypass Ngurah Rai, Seorang Ibu Tewas

Kecelakaan Maut di Bali, Motor Terserempet Truk di Jalan Bypass Ngurah Rai, Seorang Ibu Tewas

Denpasar
Saat 6 Tokoh Lintas Agama Berdoa supaya Pemilu 2024 Berjalan Damai...

Saat 6 Tokoh Lintas Agama Berdoa supaya Pemilu 2024 Berjalan Damai...

Denpasar
Mereklamasi Pantai Melasti Bali untuk Bangun 'Beach Club', 5 Orang Jadi Tersangka

Mereklamasi Pantai Melasti Bali untuk Bangun "Beach Club", 5 Orang Jadi Tersangka

Denpasar
WN Denmark yang Pamerkan Alat Kelamin di Atas Motor di Bali Ditetapkan Tersangka

WN Denmark yang Pamerkan Alat Kelamin di Atas Motor di Bali Ditetapkan Tersangka

Denpasar
Banyak Turis Asing Nakal di Bali, Koster Sebut karena Kelonggaran VoA, Akan Dievaluasi

Banyak Turis Asing Nakal di Bali, Koster Sebut karena Kelonggaran VoA, Akan Dievaluasi

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 29 Mei 2023 : Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 29 Mei 2023 : Cerah Berawan Sepanjang Hari

Denpasar
Polisi Bakal Pidanakan Penyebar Video WNA Nakal di Bali

Polisi Bakal Pidanakan Penyebar Video WNA Nakal di Bali

Denpasar
Ancaman Gubernur Bali ke Pengusaha yang Terima Alat Pembayaran Kripto

Ancaman Gubernur Bali ke Pengusaha yang Terima Alat Pembayaran Kripto

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 28 Mei 2023 : Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 28 Mei 2023 : Cerah Berawan Sepanjang Hari

Denpasar
Imigrasi Bali Tangkap WN Denmark yang Pamer Alat Kelamin di Atas Motor

Imigrasi Bali Tangkap WN Denmark yang Pamer Alat Kelamin di Atas Motor

Denpasar
Kejar Penyu ke Tengah Laut, Turis Asal Perancis Terjebak Selama 4 Jam di Tebing Karang Pantai Atuh

Kejar Penyu ke Tengah Laut, Turis Asal Perancis Terjebak Selama 4 Jam di Tebing Karang Pantai Atuh

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 27 Mei 2023 : Pagi Cerah, Sore Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 27 Mei 2023 : Pagi Cerah, Sore Berawan

Denpasar
12,75 Ton Biji Sampah Plastik Digunakan untuk Perbaikan Jalan di Buleleng

12,75 Ton Biji Sampah Plastik Digunakan untuk Perbaikan Jalan di Buleleng

Denpasar
Polisi Periksa 5 Saksi dan CCTV Kasus WNI Rusia Berkelahi dengan Satu Keluarga WNI di Bali

Polisi Periksa 5 Saksi dan CCTV Kasus WNI Rusia Berkelahi dengan Satu Keluarga WNI di Bali

Denpasar
Wagub Bali: WNA yang Datang ke Bali Tidak Hanya yang Baik, tetapi yang Stres Juga

Wagub Bali: WNA yang Datang ke Bali Tidak Hanya yang Baik, tetapi yang Stres Juga

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com