Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/04/2022, 14:14 WIB

TABANAN, KOMPAS.com - Penemuan sejumlah bangkai anjing di sebuah rumah tak berpenghuni menggegerkan warga Banjar Dukuh, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan, Bali.

Foto-foto bangkai anjing itu juga menuai banyak respons setelah diunggah ke Instagram oleh Bali Animal Welfare Assocoatioon (BAWA).

Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Aji Yoga Sekar membenarkan temuan bangkai anjing di rumah tersebut. Ia mengaku masih menyelidiki identitas perempuan yang sempat tinggal di rumah tersebut.

Baca juga: Bikin Resah Orangtua Siswa, Polda Bali Selidiki Pembagian Kue dan Permen yang Dilakukan Serentak

"Rumah ditemukan dalam keadaan tidak berpenghuni dan informasinya sudah ditinggal lama, beberapa anjing ditemukan mati. Sementara (identitas pemilik dan penyewa rumah) masih kami dalami," katanya saat dihubungi, Jumat (8/4/2022).

Yacinta S. Haryono, salah satu anggota BAWA, menerangkan, penemuan bangkai anjing itu ketahui pertama kali oleh warga yang tinggal di sekitar rumah tersebut pada Senin (4/4/2022).

Awalnya, warga mencium bau busuk dari dalam rumah tersebut. Namun, karena takut masuk ke dalam rumah tersebut, mereka akhirnya memutuskan untuk melapor ke pihak kepolisian dan BAWA yang dikenal sebagai kelompok pencinta anjing.

Baca juga: Ngotot Hadiah dari Tuhan, 6 WNA Dobrak Pintu dan Paksa Masuk ke Vila di Bali

"Warga di sana takut mau masuk ke rumah itu dan memang kan nggak bisa sembarangan masuk ke rumah orang," kata dia.

Ia mengatakan, sejatinya para warga sudah mengetahui keberadaan anjing-anjing yang diduga diterlantarkan oleh pemiliknya sejak awal Bulan Maret 2022 lalu.

Saat itu, warga menemukan sebanyak tujuh ekor anjing pitbull dan anjing lokal Bali dalam kandang ditelantarkan di teras rumah tersebut.

Beberapa warga kemudian memutuskan untuk memberi makan hewan tersebut dengan cara memanjat tembok halaman rumah.

Yacinta mengatakan, beberapa bulan sebelumnya warga sering melihat seorang perempuan berkunjung ke rumah tersebut pada malam hari dan pergi pada pagi hari.

"Informasi dari warga rumah itu ternyata disewa," katanya.

Setelah menerima laporan warga, anggota BAWA bersama petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi.

Di dalam rumah tersebut, ditemukan beberapa bangkai anjing dalam kondisi tinggal tulang dan bulu. Selain itu, mereka juga menemukan beberapa tulang-tulang lain di dalam ruangan rumah tersebut.

"Ada tiga (anjing) dalam kandang, bangkainya hanya sisa kulit, bulu dan tulang. Lalu ada satu tulang belulang dalam ruangan. Kami tidak tahu apakah tulang itu berasal dari satu anjing atau bagaimana," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Unggahan Viral Pria di Buleleng Diduga Korban Pembegalan, Polisi: Korban Dianiaya OTK

Unggahan Viral Pria di Buleleng Diduga Korban Pembegalan, Polisi: Korban Dianiaya OTK

Denpasar
Puskesmas di Buleleng Dibobol, Perhiasan Emas Rp 40 Juta Milik Bidan Desa Raib

Puskesmas di Buleleng Dibobol, Perhiasan Emas Rp 40 Juta Milik Bidan Desa Raib

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 26 Januari 2023 : Sepanjang Hari Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 26 Januari 2023 : Sepanjang Hari Berawan

Denpasar
Gunung Batur, Pemilik Geopark Pertama di Indonesia yang Diakui UNESCO

Gunung Batur, Pemilik Geopark Pertama di Indonesia yang Diakui UNESCO

Denpasar
Pemeran Pria dalam Video Mesum Anak di Bali Jadi Tersangka, Terancam 15 Tahun Penjara

Pemeran Pria dalam Video Mesum Anak di Bali Jadi Tersangka, Terancam 15 Tahun Penjara

Denpasar
Soal Berita WN Australia Dirampok dan Dianiaya di Bali, Polisi: WNA Itu Kecelakaan Tunggal

Soal Berita WN Australia Dirampok dan Dianiaya di Bali, Polisi: WNA Itu Kecelakaan Tunggal

Denpasar
Cegah Rabies, 72.000 Ekor Anjing di Buleleng Divaksin

Cegah Rabies, 72.000 Ekor Anjing di Buleleng Divaksin

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 25 Januari 2023 : Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 25 Januari 2023 : Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

Denpasar
Gunung Agung, Gunung Api Tertinggi di Pulau Bali yang Disakralkan

Gunung Agung, Gunung Api Tertinggi di Pulau Bali yang Disakralkan

Denpasar
Perdes Rabies di Buleleng, Pemilik yang Peliharaannya Gigit Warga Wajib Biayai Pengobatan

Perdes Rabies di Buleleng, Pemilik yang Peliharaannya Gigit Warga Wajib Biayai Pengobatan

Denpasar
Vaksinasi Booster Kedua untuk Masyarakat Buleleng Bali Dimulai, Ini Syaratnya

Vaksinasi Booster Kedua untuk Masyarakat Buleleng Bali Dimulai, Ini Syaratnya

Denpasar
Wisatawan China Mulai Kunjungi Destinasi Wisata Tanah Lot Bali

Wisatawan China Mulai Kunjungi Destinasi Wisata Tanah Lot Bali

Denpasar
Setubuhi Anak 16 Tahun, Pria di Buleleng Ditahan setelah Video Mesumnya Beredar

Setubuhi Anak 16 Tahun, Pria di Buleleng Ditahan setelah Video Mesumnya Beredar

Denpasar
Cuci Uang Ratusan Miliar Milik Putri Raja Arab Saudi, Ibu dan Anak di Bali Divonis 19 Tahun Penjara

Cuci Uang Ratusan Miliar Milik Putri Raja Arab Saudi, Ibu dan Anak di Bali Divonis 19 Tahun Penjara

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 24 Januari 2023 : Pagi Cerah Berawan, Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 24 Januari 2023 : Pagi Cerah Berawan, Siang Hujan Ringan

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.