Kompas.com - 26/06/2022, 17:42 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Polisi menangkap empat dari lima orang karyawan yang nekat mencuri alat panggang di sebuah perusahaan yang menjual keperluan rumah tangga di Jalan Gurita, Sesetan, Denpasar, Bali.

Akibatnya, mereka dikenakan Pasal 363 KUHP. Dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi mengatakan, keempat pelaku yang sudah ditangkap yakni, MY (35), AASP (22), P (33), dan RFF (23).

Sedangkan, satu orang lainnya bernama Kartana masih buron dan dalam proses pencarian.

Baca juga: Kronologi Bocah 7 Tahun Asal Lampung Terkena Peluru Nyasar, Berawal Saat Pencuri Motor Diamuk Massa

"Mereka diduga mencuri 10 buah spear part griddel cooking plate dengan ukuran 90 cm sebanyak 5 buah, dan ukuran 60 cm sebanyak 5 buah. Total kerugian Rp 36.000.000," kata Sukadi dalam keterangan tertulis pada Minggu (26/6/2022).

Ia mengatakan, perbuatan para tersangka berhasil terbongkar setelah pihak perusahaan mendapati peralatan panggang yang hendak dibeli pelanggan tiba-tiba ludes tanpa jejak.

Selanjutnya, pihak perusahaan yang diwakili pelapor bernama Eka Widiastuti (24), melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian sektor (Polsek) Denpasar Selatan, pada Kamis (16/6/2022).

Berdasarkan laporan itu, ujar Sukadi, polisi lalu melakukan olah TKP dan mengambil keterangan sejumlah karyawan yang memiliki akses masuk dan keluar di gudang perusahaan tersebut.

"Tim opsnal melakukan interogasi terhadap karyawan RFF, dari hasil interogasi , dia mengakui perbuatannya telah mengambil barang tersebut bersama 4 rekan lainnya lagi," kata dia.

Polisi lalu mencari keberadaan para pelaku lainnya. Tersangka P ditangkap di Jalan Pulau Moyo, Gang Terus, Pedungan, Denpasar.

Baca juga: Curi Tas di Mobil yang Sedang Mogok, Pria Ini Ditangkap

Kemudian, MS dan AASP ditangkap di Jalan Mertasari no. 68, Suwung Batan Kendal, Denpasar. Sedangkan, pelaku bernama Kartana belum diketahui keberadaan dan tempat tinggalnya.

Selanjutnya, para pelaku dibawa ke Mapolsek Denpasar Selatan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Mereka mengakui perbuatanya secara bersama sama mengambil barang di TKP dengan tanpa ijin dijual ke pemulung dan hasil penjualnya di gunakan untuk kebutuhan sehari hari," kata Sukadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Museum Bali: Sejarah Singkat, Koleksi, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Museum Bali: Sejarah Singkat, Koleksi, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 2 Oktober 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 2 Oktober 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Berawan

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 1 Oktober 2022 : Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 1 Oktober 2022 : Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Sedang

Denpasar
Teten Masduki Ingin Bali Jadi Pintu Masuk UMKM Wilayah Timur ke Pasar Dunia

Teten Masduki Ingin Bali Jadi Pintu Masuk UMKM Wilayah Timur ke Pasar Dunia

Denpasar
Mahfud MD: Lukas Enembe Silakan Buktikan Tak Ada Penyimpangan, Saya Jamin Tak Diapa-apakan

Mahfud MD: Lukas Enembe Silakan Buktikan Tak Ada Penyimpangan, Saya Jamin Tak Diapa-apakan

Denpasar
Sempat Cekcok gara-gara Kotoran Anjing, 2 WNA di Buleleng Akhirnya Berdamai

Sempat Cekcok gara-gara Kotoran Anjing, 2 WNA di Buleleng Akhirnya Berdamai

Denpasar
Jadi Tersangka Perampasan Mobil, WN Jerman di Buleleng Akan Dideportasi

Jadi Tersangka Perampasan Mobil, WN Jerman di Buleleng Akan Dideportasi

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 30 September 2022 : Sepanjang Hari Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 30 September 2022 : Sepanjang Hari Berawan

Denpasar
Terseret Arus Saat Berenang di Pantai Seminyak Bali, WNA Asal Jerman Ditemukan Tewas

Terseret Arus Saat Berenang di Pantai Seminyak Bali, WNA Asal Jerman Ditemukan Tewas

Denpasar
Terima Surat Berisi Narkotika dari Kanada, WNA Selandia Baru di Bali Ditangkap

Terima Surat Berisi Narkotika dari Kanada, WNA Selandia Baru di Bali Ditangkap

Denpasar
Selundupkan Heroin 8,09  Gram di Dubur, WNA di Bali Ditangkap, Ini Kronologinya

Selundupkan Heroin 8,09 Gram di Dubur, WNA di Bali Ditangkap, Ini Kronologinya

Denpasar
WNA Inggris Selundupkan Narkotika di Dubur, Ketahuan karena Berjalan Sempoyongan di Bandara

WNA Inggris Selundupkan Narkotika di Dubur, Ketahuan karena Berjalan Sempoyongan di Bandara

Denpasar
Wisatawan Inggris Hilang Saat Snorkeling di Bali, Petugas SAR Lakukan Pencarian

Wisatawan Inggris Hilang Saat Snorkeling di Bali, Petugas SAR Lakukan Pencarian

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 29 September 2022 : Pagi dan Malam Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 29 September 2022 : Pagi dan Malam Cerah Berawan

Denpasar
Perang Jagaraga: Penyebab, Kronologi, dan Tokoh

Perang Jagaraga: Penyebab, Kronologi, dan Tokoh

Denpasar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.