Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sekuriti di Bali Racik Ganja Campur Cokelat, Hasilnya Hendak Dikirim ke Lapas di Palembang

Kompas.com - 08/08/2022, 17:38 WIB


DENPASAR, KOMPAS.com - Jajaran Polisi Sektor (Polsek) Denpasar Barat, Bali berhasil mengungkap kasus narkoba jenis ganja yang dicampur dengan cokelat.

Dalam kasus tersebut, polisi telah menetapkan satu orang tersangka berinisial RF (24), yang berperan sebagai peracik sekaligus pengedar.

Kapolsek Denpasar Barat Kompol I Made Hendra Agustina mengatakan, tersangka meracik ganja campur cokelat itu agar bisa dikirim ke kakaknya berinisial TR yang saat ini mendekam di Lapas Palembang, Sumatra Selatan.

"Pelaku mengaku sudah tiga kali mengirim cokelat ganja ke kakaknya di Sumatera," kata Hendra kepada wartawan, Senin (8/8/2022).

Baca juga: Tepis Pernyataan Senator Australia soal Kotoran Sapi di Bali, Koster: Itu Bohong

Ia mengungkapkan, pria yang bekerja sebagai sekuriti di rumah kos ini mulai menjadi pengedar ganja sejak tiga tahun terakhir.

Sedangkan, ide mengolah ganja coklat didapat tersangka dari kakaknya yang dipenjara karena terlibat kasus serupa.

"Untuk ganja cokelat masih kami dalami karena ini bisa terbilang modus baru," kata dia.

Hendra mengatakan, kasus ini terungkap berawal dari informasi masyarakat.

Semula ada kiriman paket mencurigakan dari Sumatera melalui ekspedisi jasa pengiriman barang, pada Kamis (4/8/2022).

Peket itu dikirim ke alamat Jalan Purnawira V Nomor 14, Kelurahan Padangsambian Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali.

Baca juga: Bebas dari Penjara, WNA Malaysia yang Terlibat Kasus Penyelundupan Sabu ke Bali Dideportasi

Hingga akhirnya, polisi berhasil mengamankan RF saat menerima paket yang mencurigakan itu.

Saat dibuka, paket kiriman tersebut ternyata berisi buntalan lakban warna cokelat berisi ganja 952 gram netto.

Bersamaan dengan itu, ketika digeledah di dalam kamar kos tersangka, polisi kembali menemukan tiga plastik berisi ganja siap edar total berat 8,75 gram netto.

Selain itu, ditemukan satu buah ember warna oranye cairan alkohol rendaman batang ganja dengan 1.856 gram netto.

Baca juga: Liburan di Bali Gagal, Sebastian Powell Dipulangkan ke Jerman Usai Tulis soal Antrean 5 Jam di Bandara

Hendra mengatakan, tersangka meracik ganja coklat dengan cara merendam ganja kering ke dalam ember menggunakan alkohol.

Setelah itu, arak yang sudah direndam ganja kering itu dimasak lalu dicampur dengan cokelat.

Selanjutnya, ganja yang sudah dicampur coklat itu dibekukan kemudian dipotong kotak dan dikemas mengunakan bungkusan makanan cokelat bermerek.

"(Racikan ganja cokelat) ini tidak dijual. Tapi Untuk dikirim ke kakaknya," kata Hendra.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 111 Ayat (1) dan atau pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara maksimal 12 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ambil Dompet yang Tertinggal di Minimarket, 2 Pria di Bali Terancam 7 Tahun Penjara

Ambil Dompet yang Tertinggal di Minimarket, 2 Pria di Bali Terancam 7 Tahun Penjara

Denpasar
Uang Rp 654 Juta Anggota DPRD Klungkung Raib Usai Klik Tautan di FB, Polisi Akan Panggil Pihak Bank

Uang Rp 654 Juta Anggota DPRD Klungkung Raib Usai Klik Tautan di FB, Polisi Akan Panggil Pihak Bank

Denpasar
Selama Januari 2023, Pemkab Buleleng Catat 101 Kasus DBD

Selama Januari 2023, Pemkab Buleleng Catat 101 Kasus DBD

Denpasar
Pulang Merantau dari Australia, Pria di Bali Temukan Jenazah Ibu Sudah Mengering Dalam Rumah

Pulang Merantau dari Australia, Pria di Bali Temukan Jenazah Ibu Sudah Mengering Dalam Rumah

Denpasar
Nelayan di Buleleng Tewas Tenggelam Saat Antar Wisatawan Melihat Lumba-lumba

Nelayan di Buleleng Tewas Tenggelam Saat Antar Wisatawan Melihat Lumba-lumba

Denpasar
Bendungan Tamblang yang Diresmikan Jokowi Dibangun dengan Teknologi Inti Aspal, Apa Itu?

Bendungan Tamblang yang Diresmikan Jokowi Dibangun dengan Teknologi Inti Aspal, Apa Itu?

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 3 Februari 2023 : Siang hingga Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 3 Februari 2023 : Siang hingga Malam Hujan Ringan

Denpasar
Kronologi Uang Rp 654 Juta di Rekening Anggota DPRD Klungkung Bali Raib, Bermula Klik Link di Facebook

Kronologi Uang Rp 654 Juta di Rekening Anggota DPRD Klungkung Bali Raib, Bermula Klik Link di Facebook

Denpasar
Gubernur Koster Usul Nama Bendungan Tamblang Diganti Jadi Danu Kerthi, Ini Maknanya

Gubernur Koster Usul Nama Bendungan Tamblang Diganti Jadi Danu Kerthi, Ini Maknanya

Denpasar
Jokowi soal Usulan Jabatan Gubernur Ditiadakan: Rentang Kontrolnya Terlalu Jauh dari Pusat

Jokowi soal Usulan Jabatan Gubernur Ditiadakan: Rentang Kontrolnya Terlalu Jauh dari Pusat

Denpasar
Menteri PUPR Sebut Revitalisasi Stadion Piala Dunia U20 Hampir 100 Persen

Menteri PUPR Sebut Revitalisasi Stadion Piala Dunia U20 Hampir 100 Persen

Denpasar
Kala Jokowi Tiba-tiba Minta Rombongan Berhenti di Taman Bung Karno Buleleng...

Kala Jokowi Tiba-tiba Minta Rombongan Berhenti di Taman Bung Karno Buleleng...

Denpasar
Bertemu dan Dapat Bantuan dari Jokowi, PKL Pasar Anyar Bali: Saya Pakai untuk Perbaiki Gerobak

Bertemu dan Dapat Bantuan dari Jokowi, PKL Pasar Anyar Bali: Saya Pakai untuk Perbaiki Gerobak

Denpasar
Pencuri Laptop Milik Yayasan Pendidikan di Bali Ditangkap, Polisi: Pelakunya Karyawan Yayasan

Pencuri Laptop Milik Yayasan Pendidikan di Bali Ditangkap, Polisi: Pelakunya Karyawan Yayasan

Denpasar
Presiden Jokowi Resmikan Jalan Pintas Singaraja-Mengwitani Bali

Presiden Jokowi Resmikan Jalan Pintas Singaraja-Mengwitani Bali

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.