Kompas.com - 10/08/2022, 13:06 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Pasangan suami istri (pasutri) berinisial GGG (33) dan DKS (30), asal Gianyar, Bali, harus berurusan dengan hukum.

Pasalnya, mereka kompak memproduksi video porno untuk memenuhi fantasi seksual. Video porno itu juga dijual di media sosial.

Baca juga: Korupsi Kupon Solar Truk Pengangkut Sampah, Pegawai Kontrak DLHK Denpasar Ditahan

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali, Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, kasus ini berawal dari temuan personel Subdit V Ditreskrimsus Polda Bali saat melakukan patroli siber di media sosial, Twitter.

Saat itu, petugas mendapati salah satu akun Twitter dengan 68.900 pengikut memuat potongan video porno yang diperankan oleh GGG dan DKS.

Akun tersebut juga membuka grup di aplikasi Telegram untuk menyebarkan video porno berdurasi panjang. Setiap orang yang ingin bergabung dengan grup itu harus membayar sebanyak Rp 200.000.

Atas temuan itu, petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap para tersangka di sebuah rumah di Gianyar, Bali, Jumat (22/7/2022), pukul 10.00 Wita.

"Ketika interogasi terhadap tersangka, diketahui bahwa benar terhadap video yang ada di akun Twitter dan grup Telegram tersebut adalah video dari mereka berdua yang diunggah oleh GGG dengan persetujuan DKS," kata Bayu saat memimpin rilis kasus ini pada Rabu (10/8/2022).

Bayu mengatakan, awalnya para tersangka hanya mengunggah adegan hubungan intim keduanya di Twitter untuk memenuhi fantasi seksual.

Karena dirasa banyak peminat, pada akhir 2020, mereka membuat grup Telegram berbayar untuk menjual konten porno.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 9 Agustus 2022

"Sampai saat ini tersangka memiliki tiga grup Telegram yang beranggotakan ratusan orang dan keuntungan yang didapat hingga saat ini kurang lebih sebesar Rp 50 juta," kata dia.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 27 ayat (1) jo Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), atau Pasal 4, atau Pasal Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi Jo Pasal 55 KUHP. Mereka terancam maksimal 12 tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Museum Bali: Sejarah Singkat, Koleksi, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Museum Bali: Sejarah Singkat, Koleksi, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 2 Oktober 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 2 Oktober 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Berawan

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 1 Oktober 2022 : Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 1 Oktober 2022 : Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Sedang

Denpasar
Teten Masduki Ingin Bali Jadi Pintu Masuk UMKM Wilayah Timur ke Pasar Dunia

Teten Masduki Ingin Bali Jadi Pintu Masuk UMKM Wilayah Timur ke Pasar Dunia

Denpasar
Mahfud MD: Lukas Enembe Silakan Buktikan Tak Ada Penyimpangan, Saya Jamin Tak Diapa-apakan

Mahfud MD: Lukas Enembe Silakan Buktikan Tak Ada Penyimpangan, Saya Jamin Tak Diapa-apakan

Denpasar
Sempat Cekcok gara-gara Kotoran Anjing, 2 WNA di Buleleng Akhirnya Berdamai

Sempat Cekcok gara-gara Kotoran Anjing, 2 WNA di Buleleng Akhirnya Berdamai

Denpasar
Jadi Tersangka Perampasan Mobil, WN Jerman di Buleleng Akan Dideportasi

Jadi Tersangka Perampasan Mobil, WN Jerman di Buleleng Akan Dideportasi

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 30 September 2022 : Sepanjang Hari Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 30 September 2022 : Sepanjang Hari Berawan

Denpasar
Terseret Arus Saat Berenang di Pantai Seminyak Bali, WNA Asal Jerman Ditemukan Tewas

Terseret Arus Saat Berenang di Pantai Seminyak Bali, WNA Asal Jerman Ditemukan Tewas

Denpasar
Terima Surat Berisi Narkotika dari Kanada, WNA Selandia Baru di Bali Ditangkap

Terima Surat Berisi Narkotika dari Kanada, WNA Selandia Baru di Bali Ditangkap

Denpasar
Selundupkan Heroin 8,09  Gram di Dubur, WNA di Bali Ditangkap, Ini Kronologinya

Selundupkan Heroin 8,09 Gram di Dubur, WNA di Bali Ditangkap, Ini Kronologinya

Denpasar
WNA Inggris Selundupkan Narkotika di Dubur, Ketahuan karena Berjalan Sempoyongan di Bandara

WNA Inggris Selundupkan Narkotika di Dubur, Ketahuan karena Berjalan Sempoyongan di Bandara

Denpasar
Wisatawan Inggris Hilang Saat Snorkeling di Bali, Petugas SAR Lakukan Pencarian

Wisatawan Inggris Hilang Saat Snorkeling di Bali, Petugas SAR Lakukan Pencarian

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 29 September 2022 : Pagi dan Malam Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 29 September 2022 : Pagi dan Malam Cerah Berawan

Denpasar
Perang Jagaraga: Penyebab, Kronologi, dan Tokoh

Perang Jagaraga: Penyebab, Kronologi, dan Tokoh

Denpasar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.