Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pariwisata Berkelanjutan Jadi Tren Setelah Pandemi, Sandiaga Uno Puji Program Desa Sudaji

Kompas.com - 20/08/2022, 16:21 WIB
Hasan,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

BULELENG, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyebutkan, pandemi Covid-19 mendorong konsep sustainable tourism atau pariwisata berkelanjutan.

"Global trend di pariwisata yang sekarang pasca pandemi lebih mendorong sustainability,” kata Sandiaga dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (20/8/2022).

Baca juga: Sandiaga Uno Sebut Desa Wisata Sudaji Akan Dikunjungi Delegasi KTT G20

Sandiaga menyampaikan hal itu saat kunjungan program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 ke Desa Wisata Sudaji di Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, Jumat (19/8/2022).

Kata dia, Desa Sudaji menjadi salah satu pelopor desa wisata yang berkonsep sustainable tourism.

"Sudaji membawa kebanggaan sendiri di Kemenparekraf. Karena putra terbaik Sudaji menorehkan sejarah mendunia. Membawa konsep desa wisata dan sustainable tourism. Menjadi suatu tren yang unstoppable," paparnya.

Desa Wisata Sudaji masuk dalam daftar 50 besar desa wisata terbaik dalam ADWI 2022. Desa ini telah melalui proses uji standar penilaian tim juri yang terdiri dari tujuh kategori.

Pihaknya mengaku akan meningkatkan kualitas dan jumlah kunjungan wisatawan ke destinasi desa wisata di Bali bagian utara.

“Ini adalah bagian bagaimana kunjungan wisatawan dari mancanegara yang sudah mulai meningkat di atas 9.000 per hari dan sebagian dari Australia," katanya.

Ilustrasi salah satu tempat wisata di Desa Wisata Sudaji di Buleleng, Bali.Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ilustrasi salah satu tempat wisata di Desa Wisata Sudaji di Buleleng, Bali.

Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mendukung Desa Wisata Sudaji untuk menjadi destinasi community base tourism di Buleleng.

Baca juga: Kunjungi Desa Wisata Sudaji, Sandiaga Uno: Tenang, Menyatu dengan Alam

"Mudah-mudahan Pak Menteri bisa mengeksplor lebih banyak lagi desa wisata yang ada di Kabupaten Buleleng, sehingga koneksitas desa wisata bisa menggerakkan secara keseluruhan," katanya.

"Kami membentuk dewan pariwisata, duduk bersama untuk menjaga ketertiban, kenyamanan, keamanan. Sehingga lebih luas cakupannya dan tetap berbasis kepada desa,” imbuh dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Minggu 14 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Denpasar
Jumlah Penonton Melonjak Saat Libur Lebaran, Pentas Tari Kecak di Uluwatu Digelar Dua Kali Sehari

Jumlah Penonton Melonjak Saat Libur Lebaran, Pentas Tari Kecak di Uluwatu Digelar Dua Kali Sehari

Denpasar
Terperosok ke Sumur Sedalam 5 Meter, Kakek di Jembrana Tewas

Terperosok ke Sumur Sedalam 5 Meter, Kakek di Jembrana Tewas

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Selasa 9 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Selasa 9 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Denpasar
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Provinsi Nusa Tenggara Barat, 9 April 2024

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Provinsi Nusa Tenggara Barat, 9 April 2024

Denpasar
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Provinsi Bali, 9 April 2024

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Provinsi Bali, 9 April 2024

Denpasar
Turis Australia Kehilangan Uang Rp 73 Juta, Awalnya Kartu Akses Kamar Hotel Hilang

Turis Australia Kehilangan Uang Rp 73 Juta, Awalnya Kartu Akses Kamar Hotel Hilang

Denpasar
Antrean Kendaraan ke Pelabuhan Gilimanuk Mengular hingga 4,3 Km

Antrean Kendaraan ke Pelabuhan Gilimanuk Mengular hingga 4,3 Km

Denpasar
Cerita Pemudik Terjebak Antrean sampai 9 Jam di Pelabuhan Gilimanuk

Cerita Pemudik Terjebak Antrean sampai 9 Jam di Pelabuhan Gilimanuk

Denpasar
Seorang Pemudik Diduga Dilecehkan Sopir Travel di Bali

Seorang Pemudik Diduga Dilecehkan Sopir Travel di Bali

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Minggu 7 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Minggu 7 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 6 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 6 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Denpasar
Penumpang Kapal Jatuh di Perairan Bali Utara, Basarnas Lakukan Pencarian

Penumpang Kapal Jatuh di Perairan Bali Utara, Basarnas Lakukan Pencarian

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com