Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penjor, Simbol Naga Basuki yang Sakral bagi Umat Hindu di Bali

Kompas.com - 14/11/2022, 21:43 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Penjor dikenal sebagai hiasan bambu dan janur dengan bentuk tinggi menjulang yang sekilas mirip dengan umbul-umbul dan kerap ditemukan di berbagai sudut di Pulau Bali.

Pada penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada 15-16 November 2022, sebanyak 2.500 penjor dipasang di sepanjang rute lalu lintas, serta di sekitar penginapan para delegasi dan lokasi KTT G20.

Baca juga: 2.500 Penjor Sambut Delegasi KTT G20 di Bali

Dilansir dari pemberitaan Kompas.com, Ketua Paruman Walaka Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) I Gusti Ngurah Sudiana dalam rilis resminya menjelaskan bahwa penjor merupakan simbol ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Sudiana juga menjelaskan bahwa penjor merupakan bentuk ucapan terima kasih yang disampaikan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) karena telah mengutus Sang Hyang Tri Murti untuk menolong umat manusia dari kelaparan dan bencana.

Baca juga: 2.500 Penjor Akan Menyambut Delegasi KTT G20 di Bali, Ini Maknanya

Dalam konteks rasa syukur dan terima kasih tersebut, maka seluruh penjor yang dipasang berfungsi sebagai hiasan yang ditujukan untuk mempercantik acara KTT G20.

Baca juga: Makna Penjor hingga Potong Babi Saat Perayaan Galungan di Bali

Apa Itu Penjor?

Penjor adalah ornamen dari batang bambu lengkap yang dihias dengan daun kelapa muda (janur) yang dibentuk secara khusus.

Dikutip dari laman resmi Desa Sangeh Kabupaten Badung, penjor berasal dari kata penjor yang berarti pengajum atau pengastawa. Kata tersebut jika dihilangkan huruf “ny”, menjadi kata benda yaitu penyor yang berarti sarana untuk melaksanakan pengastawa.

Sementara dilansir dari laman jabarprov.go.id, penjor menurut pengertian umat Hindu Bali adalah persembahan kepada Hyang Betara Gunung Agung, tempat bersemayamnya para dewa, seperti diterangkan dalam lontar Usana Bali.

Sementara tercatat di dalam lontar Jayakasunu, penjor melambangkan Gunung Agung.

Selanjutnya, di lontar Basuki Stawa disebutkan bahwa gunung (giri) adalah naga raja, yang tidak lain adalah Naga Basuki.

Sehingga, penjor yang dihias sedemikian rupa yang digunakan dalam upacara keagamaan atau adat Hindu Bali merupakan simbol naga.

Pemerintah Bali pasang ribuan penjor untuk menyambut utusan negara yang akan hadir di KTT G20Dok. kemenparekraf.go.id Pemerintah Bali pasang ribuan penjor untuk menyambut utusan negara yang akan hadir di KTT G20

Bentuk dan Bagian Penjor

Penjor berbentuk tinggi menjulang umumnya dibuat dari batang bambu yang melengkung dengan tinggi 10 meter.

Bentuk bagian penjor untuk upacara keagamaan atau adat Hindu Bali tidak lepas dari simbol-simbol yang menyertainya.

Pada penjor dipasang sanggah berbahan pelepah kelapa menandakan leher dan kepala Naga Taksaka, dengan kelapa yang digantungkan di atas sanggah penjor sebagai tempat menaruh sesaji.

Selanjutnya, bagian gembrong atau janur yang melingkar di dekat kelapa menggambarkan rambut naga.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Denpasar
Jumlah Penonton Melonjak Saat Libur Lebaran, Pentas Tari Kecak di Uluwatu Digelar Dua Kali Sehari

Jumlah Penonton Melonjak Saat Libur Lebaran, Pentas Tari Kecak di Uluwatu Digelar Dua Kali Sehari

Denpasar
Terperosok ke Sumur Sedalam 5 Meter, Kakek di Jembrana Tewas

Terperosok ke Sumur Sedalam 5 Meter, Kakek di Jembrana Tewas

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Selasa 9 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Selasa 9 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Denpasar
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Provinsi Nusa Tenggara Barat, 9 April 2024

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Provinsi Nusa Tenggara Barat, 9 April 2024

Denpasar
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Provinsi Bali, 9 April 2024

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Provinsi Bali, 9 April 2024

Denpasar
Turis Australia Kehilangan Uang Rp 73 Juta, Awalnya Kartu Akses Kamar Hotel Hilang

Turis Australia Kehilangan Uang Rp 73 Juta, Awalnya Kartu Akses Kamar Hotel Hilang

Denpasar
Antrean Kendaraan ke Pelabuhan Gilimanuk Mengular hingga 4,3 Km

Antrean Kendaraan ke Pelabuhan Gilimanuk Mengular hingga 4,3 Km

Denpasar
Cerita Pemudik Terjebak Antrean sampai 9 Jam di Pelabuhan Gilimanuk

Cerita Pemudik Terjebak Antrean sampai 9 Jam di Pelabuhan Gilimanuk

Denpasar
Seorang Pemudik Diduga Dilecehkan Sopir Travel di Bali

Seorang Pemudik Diduga Dilecehkan Sopir Travel di Bali

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Minggu 7 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Minggu 7 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 6 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 6 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Denpasar
Penumpang Kapal Jatuh di Perairan Bali Utara, Basarnas Lakukan Pencarian

Penumpang Kapal Jatuh di Perairan Bali Utara, Basarnas Lakukan Pencarian

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 5 April 2024, dan Besok : Pagi ini Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 5 April 2024, dan Besok : Pagi ini Berawan

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com