Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gubernur Koster Minta Kemenkumham Cabut "Visa on Arrival" WN Rusia dan Ukraina

Kompas.com - 12/03/2023, 16:46 WIB
Yohanes Valdi Seriang Ginta,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

DENPASAR, KOMPAS.com- Gubernur Bali I Wayan Koster menyampaikan telah bersurat ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk mencabut Visa on Arrival (VoA) untuk warga negara Rusia dan Ukraina yang hendak datang ke Bali.

"Saya juga sudah bersuara kepada Menteri Kemenkumham tembusan kepada Menlu (Menteri Luar Negeri) untuk mencabut Visa on Arrilval bagi warga Rusia dan Ukraina yang ingin ke Bali," kata dia kepada wartawan di Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, pada Minggu (12/3/2023).

Koster menjelaskan, langkah tersebut diambil usai maraknya isu wisatawan mancanegara (wisman) dari kedua negara tersebut bekerja secara ilegal di Bali dengan kedok sebagai turis.

Baca juga: Soal WNA Ukraina dan Suriah di Bali Punya KTP Indonesia, Ganti Nama Jadi Rudi dan Agung, Bayar hingga Rp 31 Juta

Selain itu, para turis dari Rusia dan Ukraina datang ke Bali diduga untuk menghindari perang antara kedua negara. 

"Kenapa dua negara karena dua ini lagi perang sehingga tidak aman di negaranya banyak rame-rame ke Bali. Termasuk orang yang tidak berwisata juga ke Bali untuk mencari kenyamanan termasuk untuk bekerja," kata dia.

Koster menambahkan usulan itu juga dilatarbelakangi banyak temuan kasus WNA di Bali yang didominasi oleh turis dari kedua negara tersebut.

"Negara lain kita tidak dapat melakukan itu karena pelanggarannya tidak sesignifikan dilakukan oleh dua negara ini," kata dia.

Diketahui, dalam sepekan terakhir Kanwil Kemenkumham Bali telah menangkap beberapa warga negara Rusia karena melanggar izin tinggal dan over stay.

 

Di antaranya, berinisial SZ (28), telah dideportasi karena bekerja sebagai fotografer di Bali. Padahal, dia masuk ke Indonesia mengunakan visa investor untuk membuka bisnis restoran dan properti.

Kemudian, RK dan AG, ditangkap karena kedapatan menjadi instruktur mengendarai sepeda motor khusus untuk WNA di Bali. Keduanya datang ke Bali menggunakan visa kunjungan.

Baca juga: Pengakuan Turis Asing yang Bekerja Secara Ilegal di Bali, Ada yang Jadi Pelatih Selancar

Berikutnya, satu keluarga WN Rusia masing-masing berinisial, SM, KM, MS dan AM, ditangkap imigrasi karena over stay. Mereka diduga memilih terbang ke Bali untuk menghindari wajib militer di Rusia.

Sementara itu, Polda Bali juga tengah menahan seorang WN Ukraina, RK (37), karena diduga membeli Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) berkewarganegaraan Indonesia seharga Rp 31 juta.

Ia mengaku terpaksa melakukan hal tersebut untuk menghindari perang yang disulut Rusia di negara asalnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 2 Maret 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 2 Maret 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Kamis 29 Februari 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Kamis 29 Februari 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Denpasar
Mengenal Hari Raya Galungan: Sejarah, Makna, Rangkaian, dan Ucapan

Mengenal Hari Raya Galungan: Sejarah, Makna, Rangkaian, dan Ucapan

Denpasar
Seorang Ibu di Bali Jadi Korban Jambret Saat Sembahyang Galungan, Pelaku Diamuk Massa

Seorang Ibu di Bali Jadi Korban Jambret Saat Sembahyang Galungan, Pelaku Diamuk Massa

Denpasar
Polisi Boleh Kawal Turis Asing di Bali tapi Ada Syaratnya

Polisi Boleh Kawal Turis Asing di Bali tapi Ada Syaratnya

Denpasar
Polda Bali Minta Tangkal WNA yang Tuding Suap Polantas

Polda Bali Minta Tangkal WNA yang Tuding Suap Polantas

Denpasar
Viral Video Polisi Disuap untuk Kawal Turis Asing di Bali

Viral Video Polisi Disuap untuk Kawal Turis Asing di Bali

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Selasa 27 Februari 2024, dan Besok: Tengah Malam Ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Selasa 27 Februari 2024, dan Besok: Tengah Malam Ini Hujan Petir

Denpasar
Bengkel di Bali Terbakar, 5 Bus dan 1 Sepeda Motor Hangus

Bengkel di Bali Terbakar, 5 Bus dan 1 Sepeda Motor Hangus

Denpasar
Bawaslu Periksa Pelapor dan Terlapor Dugaan Politik Uang Caleg di Buleleng

Bawaslu Periksa Pelapor dan Terlapor Dugaan Politik Uang Caleg di Buleleng

Denpasar
SD di Buleleng Terendam Banjir, Dokumen Sekolah Hanyut

SD di Buleleng Terendam Banjir, Dokumen Sekolah Hanyut

Denpasar
Perempuan di Bali Dianiaya Kenalan di Kamar Kos, Polisi Selidiki Motif Pelaku

Perempuan di Bali Dianiaya Kenalan di Kamar Kos, Polisi Selidiki Motif Pelaku

Denpasar
Takut Ditangkap, 2 Pencuri Sepeda Motor Ceburkan Diri ke Laut di Pelabuhan Gilimanuk

Takut Ditangkap, 2 Pencuri Sepeda Motor Ceburkan Diri ke Laut di Pelabuhan Gilimanuk

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 25 Februari 2024 : Pagi Hujan Ringan, Malam Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 25 Februari 2024 : Pagi Hujan Ringan, Malam Berawan

Denpasar
Anggota TNI di Bali Dikeroyok Saat Lerai Keributan di Kafe, 5 Orang Ditangkap

Anggota TNI di Bali Dikeroyok Saat Lerai Keributan di Kafe, 5 Orang Ditangkap

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com