Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terima Paket Sabu dari Negaranya, WN Australia Ditangkap di Bali

Kompas.com - 13/05/2024, 11:58 WIB
Yohanes Valdi Seriang Ginta,
Andi Hartik

Tim Redaksi

DENPASAR, KOMPAS.com - Direktorat Narkoba Polda Bali menangkap seorang pria warga negara asing (WNA) asal Australia, berinisial TAS (49), lantaran menerima paket diduga berisi narkotika jenis sabu dari negara asalnya.

Setelah diperiksa, turis pria itu ternyata sempat lolos membawa narkotika jenis yang sama ke Pulau Dewata.

"Barang bukti diterima dalam paket kiriman dengan berat 3,15 gram neto, dan ditemukan di tempat kaca mata warna hitam dengan berat 0,04 gram neto dibawa sendiri dari Australia oleh pelaku inisial TAS," kata Wakil Direktur Narkoba Polda Bali, AKBP Ponco Indriyo di Gedung Mapolda Bali, pada Senin (13/5/2024).

Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Bali, Ada Surat dan Uang Rp 1 Juta

Ponco mengatakan, pengungkapan kasus ini berkat informasi dari masyarakat terkait maraknya peredaran gelap narkotika di kawasan wisata Kuta, Kabupaten Badung, Bali.

Dari hasil penyelidikan, ternyata salah satu biang keroknya adalah pria WNA tersebut. Polisi lalu menangkap TAS di sebuah hotel Jalan Melasti, Gang Lebak Bene, Desa Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, pada Selasa (30/4/2024).

Baca juga: Isi Surat Wasiat di Dekat Jasad Bayi Dalam Paper Bag di Bali, Ada Uang Rp 1 Juta untuk Pemakaman

Saat itu, polisi berhasil menemukan sebuah paket kiriman berkode resi EMS Internasional nomor ej323617593au dengan nama pengirim Jay Anstive, witchway onetime dan nama penerima Troy Smith.

Dalam paket kiriman itu, terdapat plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat 3,15 gram.

Selain itu, polisi juga menemukan kotak kaca mata berisi sabu seberat 0,04 gram neto dan sebuah alat hisap atau bong.

"Dari hasil interogasi terhadap pelaku mengaku barang bukti jenis sabu tersebut adalah benar milik pelaku inisial TAS yang didapat dari temannya yang bernama inisial JA dari Australia," kata Ponco.

Ia mengungkapkan, saat penggerebekan berlangsung, pihaknya juga sempat mengamankan istri tersangka, berinisial TIM, asal Australia.

Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara TIM tidak terlibat terkait kepemilikan barang terlarang tersebut oleh suaminya.

Kepada polisi, TIM mengaku sudah sebulan di Bali dan tidak mengetahui jika suaminya memiliki dan menerima paket sabu tersebut.

"Berdasarkan keterangan TAS, bahwa TIM tidak mengetahui dia menggunakan, menyimpan, menerima paket berisi sabu dan hasil urine, TIM negatif mengandung narkotika jenis sabu," kata dia.

Atas perbuatannya, TAS dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dia terancam pidana paling berat penjara seumur hidup dan paling singkat 5 tahun.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kru Event Organizer di WWF Bali Curi Vespa Milik Temannya Sendiri

Kru Event Organizer di WWF Bali Curi Vespa Milik Temannya Sendiri

Denpasar
Karyawan di Bali Mengaku Dianiaya 2 WNA, Diperas Rp 400 Juta dan Mobil Disita

Karyawan di Bali Mengaku Dianiaya 2 WNA, Diperas Rp 400 Juta dan Mobil Disita

Denpasar
Anak di Karangasem Bali Diduga Aniaya Ibunya yang Lumpuh

Anak di Karangasem Bali Diduga Aniaya Ibunya yang Lumpuh

Denpasar
Istri Perwira TNI yang Unggah Dugaan Perselingkuhan Suami Menangis Saat Praperadilannya Ditolak

Istri Perwira TNI yang Unggah Dugaan Perselingkuhan Suami Menangis Saat Praperadilannya Ditolak

Denpasar
Kakak Adik Yatim Piatu Bunuh Diri, Lompat dari Jembatan Tukad Bangkung Bali

Kakak Adik Yatim Piatu Bunuh Diri, Lompat dari Jembatan Tukad Bangkung Bali

Denpasar
Diduga Racuni Anjing dan Jual Dagingnya, Pasutri di Buleleng Ditangkap Warga

Diduga Racuni Anjing dan Jual Dagingnya, Pasutri di Buleleng Ditangkap Warga

Denpasar
BIBU Lobi Prabowo-Gibran Wujudkan Bandara Bali Utara di Atas Laut

BIBU Lobi Prabowo-Gibran Wujudkan Bandara Bali Utara di Atas Laut

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Minggu 26 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Minggu 26 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 25 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 25 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Berawan

Denpasar
'Ramp Check' di Objek Wisata, Sejumlah Bus Pariwisata dari Luar Bali Ditemukan Tak Laik Jalan

"Ramp Check" di Objek Wisata, Sejumlah Bus Pariwisata dari Luar Bali Ditemukan Tak Laik Jalan

Denpasar
WN Inggris di Bali Curi Bra Seharga Rp 1,1 Juta untuk Pacarnya

WN Inggris di Bali Curi Bra Seharga Rp 1,1 Juta untuk Pacarnya

Denpasar
Bea Cukai Sita 658. 840 Batang Rokok Ilegal yang Hendak Diedarkan di Bali

Bea Cukai Sita 658. 840 Batang Rokok Ilegal yang Hendak Diedarkan di Bali

Denpasar
Hari Danau Sedunia yang Diusulkan Indonesia Disepakati dalam WWF Bali

Hari Danau Sedunia yang Diusulkan Indonesia Disepakati dalam WWF Bali

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 24 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 24 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Denpasar
Korupsi dan Inefisiensi Ikut Hambat Penyaluran Air Bersih

Korupsi dan Inefisiensi Ikut Hambat Penyaluran Air Bersih

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com