Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jokowi dan Elon Musk Bakal Resmikan Layanan Starlink Saat WWF 2024 di Bali

Kompas.com - 14/05/2024, 15:49 WIB
Yohanes Valdi Seriang Ginta,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

DENPASAR, KOMPAS.com- Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Elon Musk, dijadwalkan akan meresmikan layanan starlink saat perhelatan World Water Forum (WWF) di Nusa Dua, Kabupaten Badung Bali, 18-25 Mei 2024.

Adapun starlinkmerupakan layanan internet yang diselenggarakan oleh SpaceX, sebuah perusahaan penerbangan luar angkasa milik Elon Musk.

Baca juga: Menko Luhut: Starlink Meluncur di Indonesia Pertengahan Mei 2024

"Kita juga berharap nanti kehadiran banyak kepala negara (di WWF 2024 Bali) dan Elon Musk akan meresmikan, Presiden (Jokowi) mengenai Starlink," kata Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, pada Selasa (14/5/2024).

Luhut mengatakan peresmian layanan internet satelit ini diklaim mempermudah konektivitas digital di daerah terpencil di Nusantara.

"Untuk mempermudah komunikasi kita di daerah-daerah terpencil, akan dilakukan (peresmian Starlink) pada hari Minggu (19/5/2024)," katanya.

Baca juga: BMKG Sebut Badai Matahari Ganggu Jaringan Starlink Milik Elon Musk

Selain peresmian layanan Starlink itu, Elon Musk juga dijadwalkan akan menjadi pembicara dalam pembukaan WWF 2024 di Nusa Dua, Bali.

"Saya kira WWF sudah berlangsung bagus. Presiden akan hadir kemudian juga acara-acaranya detail sudah siap," kata Luhut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kru Event Organizer di WWF Bali Curi Vespa Milik Temannya Sendiri

Kru Event Organizer di WWF Bali Curi Vespa Milik Temannya Sendiri

Denpasar
Karyawan di Bali Mengaku Dianiaya 2 WNA, Diperas Rp 400 Juta dan Mobil Disita

Karyawan di Bali Mengaku Dianiaya 2 WNA, Diperas Rp 400 Juta dan Mobil Disita

Denpasar
Anak di Karangasem Bali Diduga Aniaya Ibunya yang Lumpuh

Anak di Karangasem Bali Diduga Aniaya Ibunya yang Lumpuh

Denpasar
Istri Perwira TNI yang Unggah Dugaan Perselingkuhan Suami Menangis Saat Praperadilannya Ditolak

Istri Perwira TNI yang Unggah Dugaan Perselingkuhan Suami Menangis Saat Praperadilannya Ditolak

Denpasar
Kakak Adik Yatim Piatu Bunuh Diri, Lompat dari Jembatan Tukad Bangkung Bali

Kakak Adik Yatim Piatu Bunuh Diri, Lompat dari Jembatan Tukad Bangkung Bali

Denpasar
Diduga Racuni Anjing dan Jual Dagingnya, Pasutri di Buleleng Ditangkap Warga

Diduga Racuni Anjing dan Jual Dagingnya, Pasutri di Buleleng Ditangkap Warga

Denpasar
BIBU Lobi Prabowo-Gibran Wujudkan Bandara Bali Utara di Atas Laut

BIBU Lobi Prabowo-Gibran Wujudkan Bandara Bali Utara di Atas Laut

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Minggu 26 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Minggu 26 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 25 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 25 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Berawan

Denpasar
'Ramp Check' di Objek Wisata, Sejumlah Bus Pariwisata dari Luar Bali Ditemukan Tak Laik Jalan

"Ramp Check" di Objek Wisata, Sejumlah Bus Pariwisata dari Luar Bali Ditemukan Tak Laik Jalan

Denpasar
WN Inggris di Bali Curi Bra Seharga Rp 1,1 Juta untuk Pacarnya

WN Inggris di Bali Curi Bra Seharga Rp 1,1 Juta untuk Pacarnya

Denpasar
Bea Cukai Sita 658. 840 Batang Rokok Ilegal yang Hendak Diedarkan di Bali

Bea Cukai Sita 658. 840 Batang Rokok Ilegal yang Hendak Diedarkan di Bali

Denpasar
Hari Danau Sedunia yang Diusulkan Indonesia Disepakati dalam WWF Bali

Hari Danau Sedunia yang Diusulkan Indonesia Disepakati dalam WWF Bali

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 24 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 24 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Denpasar
Korupsi dan Inefisiensi Ikut Hambat Penyaluran Air Bersih

Korupsi dan Inefisiensi Ikut Hambat Penyaluran Air Bersih

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com