Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wihara di Buleleng Bersolek Sambut Hari Raya Waisak

Kompas.com - 21/05/2024, 16:21 WIB
Hasan,
Andi Hartik

Tim Redaksi

BULELENG, KOMPAS.com - Perayaan Hari Raya Waisak tahun ini jatuh pada 23 Mei 2024 atau tinggal menghitung hari. Berbagai persiapan pun sudah dilakukan oleh umat yang merayakannya.

Seperti pengelola Vihara Buddhavamsa Singaraja. Pengelola wihara yang berlokasi di Lingkungan Tamansari, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, ini sudah mempersiapkan segala sesuatunya.

Sejumlah umat tampak membersihkan patung di areal wihara pada Selasa (21/5/2024). Mereka juga membersihkan areal yang akan dipergunakan untuk persembahyangan nantinya.

Baca juga: Libur Panjang Waisak, Daop 9 Jember Tambah Rangkaian Kereta Eksekutif

Ketua Vihara Buddhavamsa Singaraja Gede Sugiarta menjelaskan, kegiatan menyambut Hari Suci Waisak ini tak hanya sebatas kegiatan bersih-bersih semata. Sebulan sebelum pelaksanaan Waisak atau yang disebut sebulan pendalaman dama, juga dilaksanakan berbagai kegiatan.

Pengurus pada saat itu mengundang sejumlah pandita atau bhiku untuk memberikan ceramah ataupun kegiatan meditasi di wihara.

"Ada juga kegiatan berdana untuk para bhiku yang ada. Itu dilakukan sebulan sebelum Waisak. Para umat juga pada saat ini juga melakukan pendalaman darma," kata Sugiarta saat ditemui di Buleleng, Selasa.

Baca juga: Libur Waisak, PT KAI Tambah Perjalanan Bandung ke Solo dan Jakarta

"Baru dilanjutkan dengan kegiatan bersih-bersih rupang Buddha," lanjutnya.

Ia menambahkan, sejumlah kegiatan akan dilaksanakan saat detik-detik puncak Waisak yang jatuh pada Kamis (23/5/2024) tepat pukul 21.52 Wita.

"Rangkaiannya dimulai sejak pukul 17.00 Wita. Dimulai dari hiburan, nyanyian dharma, ada juga pemutaran video perjalanan Sang Buddha. Kemudian inti dari dari upacara itu, ada pradaksina yang mengelilingi wihara sebanyak tiga kali dan ditutup dengan puja bakti," ucapnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 22 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 22 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Pungutan Wisman Diusulkan Naik 50 Dolar AS, PHRI: Mereka Bakal Kabur ke Thailand

Pungutan Wisman Diusulkan Naik 50 Dolar AS, PHRI: Mereka Bakal Kabur ke Thailand

Denpasar
147 Tersangka Narkoba di Bali Ditangkap dalam 16 Hari

147 Tersangka Narkoba di Bali Ditangkap dalam 16 Hari

Denpasar
Kepala Desa di Buleleng Ditangkap karena Narkoba, Pj Bupati: Memalukan

Kepala Desa di Buleleng Ditangkap karena Narkoba, Pj Bupati: Memalukan

Denpasar
WN Amerika Ditemukan Terluka Parah di Vila Bali, Diduga Gangguan Mental

WN Amerika Ditemukan Terluka Parah di Vila Bali, Diduga Gangguan Mental

Denpasar
Identitas 17 Korban Tewas akibat Kebakaran Gudang Elpiji di Bali

Identitas 17 Korban Tewas akibat Kebakaran Gudang Elpiji di Bali

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Polisi Gerebek 'Apotek' Sabu di Buleleng, Barang Disuplai Napi Lapas Surabaya

Polisi Gerebek "Apotek" Sabu di Buleleng, Barang Disuplai Napi Lapas Surabaya

Denpasar
Seleksi Turis Asing ke Bali, Tarif Pungutan Wisman Diusulkan Naik Jadi 50 Dolar AS

Seleksi Turis Asing ke Bali, Tarif Pungutan Wisman Diusulkan Naik Jadi 50 Dolar AS

Denpasar
Kepala Desa di Buleleng Ditangkap Usai Pesta Sabu

Kepala Desa di Buleleng Ditangkap Usai Pesta Sabu

Denpasar
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang Elpiji yang Tewaskan 17 Karyawan di Bali

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang Elpiji yang Tewaskan 17 Karyawan di Bali

Denpasar
Polisi Menduga Tukang Oplos Biang Kerok Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Bali

Polisi Menduga Tukang Oplos Biang Kerok Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Bali

Denpasar
11 Jenazah Telantar di Bali Dikremasi, Ada Jasad yang Ditolak Keluarga

11 Jenazah Telantar di Bali Dikremasi, Ada Jasad yang Ditolak Keluarga

Denpasar
Pengoplos Elpiji di Bali Beroperasi 2 Bulan, Mengaku untuk Bayar Utang di Bank

Pengoplos Elpiji di Bali Beroperasi 2 Bulan, Mengaku untuk Bayar Utang di Bank

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com