Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Selidiki Unsur Pidana Meninggalnya Binaragawan Bali Justyn Vicky

Kompas.com - 24/07/2023, 15:52 WIB
Yohanes Valdi Seriang Ginta,
Krisiandi

Tim Redaksi

DENPASAR, KOMPAS.com - Polisi menyelidiki kemungkinan adanya unsur pidana peristiwa menimpa binaragawan, Herman Fauzi alias Justyn Vicky (34), yang tewas usai gagal mengangkat barbel seberat 200 kilogram di sebuah pusat kebugaran Jalan Danau Tamblingan, Sanur, Denpasar, Bali.

"Terhadap perkara ini Reskrim Polsek Denpasar Selatan masih melakukan penyelidikan untuk menemukan perbuatan pidananya," kata Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Ida Ayu Made Kalpika Sari, melalui aplikasi bertukar pesan WhatsApp pada Senin (24/7/2023).

Kapilka mengatakan, pihaknya mendapat informasi terkait musibah yang menimpa korban berkat adanya unggahan viral di media sosial.

Baca juga: Binaragawan Justyn Vicky Meninggal Usai Beban 200 Kg Menimpa Leher, Ini Awal Mulanya

Sementara, pihak manajemen pusat kebugaran tersebut tidak berinisiatif melaporkan kejadian itu ke polisi.

"Dasar penyelidikan Kepolisian bukan Laporan dari manajemen namun Laporan Informasi terkait adanya berita viral meninggal dunia akibat dari angkat beban," kata dia.

Dalam kasus ini, lanjut Kalpika, pihaknya telah memanggil dua orang saksi yang ada bersama korban pada saat kejadian. Keduanya diperiksa pada Selasa (18/7/2023).

Kompas.com sempat mendatangi pusat kebugaran yang juga menyediakan working space di Jalan Danau Tamblingan, Sanur, Denpasar.

Namun, tiga karyawan yang ditemui di lokasi menolak untuk diwawancara dan tidak membiarkan wartawan masuk ke area pusat kebugaran tersebut. Ketiganya beralasan pihak manajemen tidak berkantor di lokasi tersebut.


Sebelumnya diberitakan, peristiwa yang menimpa korban tersebut terjadi pada Sabtu (15/7/2023) sekitar pukul 10.00 Wita.

Saat itu, korban mengangkat barbel seberat 200 kilogram dengan teknik back squat didampingi oleh seorang saksi berinisial BM, pria warga negara Australia.

Ketika gerakan mulai dilakukan, korban tidak mampu mengangkat barbel tersebut karena terlalu berat. Dia kemudian dibantu oleh saksi BM dan JK. Kedua saksi juga tidak kuat mengangkat barbel tersebut.

Dalam seketika, korban terjatuh dalam posisi duduk dan beban seberat 200 kilogram jatuh menimpa lehernya.

Baca juga: Putranya Meninggal Tertimpa Beban 200 Kg, Ibu Binaragawan Justyn Vicky Ungkap Percakapan Terakhir Mereka

Selanjutnya, korban dibawa ke RS Siloam, Jalan Sunset Road, Kuta, Badung, untuk mendapat perawatan.

Setelah itu, dia dirujuk ke RSUD Wangaya agar dilakukan tindakan operasi, pada Minggu (16/7/2023) sekitar pukul 15.00 Wita.

Namun, Justyn tidak sadarkan diri usai operasi dan dinyatakan meninggal dunia pada Senin (17/6/2023) pukul 14.00 Wita. Jenazah korban kemudian dipulangkan ke kampung orang tuanya di Jember, Jawa Timur.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Tolak Tawaran Menteri dari Prabowo, Luhut: Saya Siap Bantu Jadi Penasihat

Tolak Tawaran Menteri dari Prabowo, Luhut: Saya Siap Bantu Jadi Penasihat

Denpasar
Ketahuan 'Overstay' Saat Urus Izin Tinggal di Imigrasi Singaraja, WN Rusia Dideportasi

Ketahuan "Overstay" Saat Urus Izin Tinggal di Imigrasi Singaraja, WN Rusia Dideportasi

Denpasar
Perempuan Penyandang Disabilitas di Buleleng Diperkosa Tetangganya hingga Hamil

Perempuan Penyandang Disabilitas di Buleleng Diperkosa Tetangganya hingga Hamil

Denpasar
Balita 18 Bulan di Jembrana Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi, Keluar Rumah Tanpa Sepengetahuan Orangtua

Balita 18 Bulan di Jembrana Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi, Keluar Rumah Tanpa Sepengetahuan Orangtua

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Denpasar
Ikuti Google Maps, Wisatawan Inggris Tewas Usai Motornya Terperosok ke Jurang di Buleleng

Ikuti Google Maps, Wisatawan Inggris Tewas Usai Motornya Terperosok ke Jurang di Buleleng

Denpasar
Luhut Persilakan Aktivis Demo Saat WWF Ke-10 2024 di Bali

Luhut Persilakan Aktivis Demo Saat WWF Ke-10 2024 di Bali

Denpasar
Mengenal Ritual Segara Kerthi, Kearifan Lokal Pemuliaan Air di Bali

Mengenal Ritual Segara Kerthi, Kearifan Lokal Pemuliaan Air di Bali

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 17 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 17 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah

Denpasar
8 Kepala Negara dan 105 Menteri Dipastikan Hadiri WWF ke-10 di Bali

8 Kepala Negara dan 105 Menteri Dipastikan Hadiri WWF ke-10 di Bali

Denpasar
Heboh soal 'New Moscow' di Peta Canggu Bali, Sandiaga: Di Jakarta Ada K-Town

Heboh soal "New Moscow" di Peta Canggu Bali, Sandiaga: Di Jakarta Ada K-Town

Denpasar
Menparekraf Sandiaga Uno Tak Setuju 'Study Tour' Ditiadakan

Menparekraf Sandiaga Uno Tak Setuju "Study Tour" Ditiadakan

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Kamis 16 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Kamis 16 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah

Denpasar
Suku Lamalera, Pemburu Paus yang Ulung dari Lembata

Suku Lamalera, Pemburu Paus yang Ulung dari Lembata

Denpasar
Negara Maritim tapi Belum Ada Kapal Riset Laut Canggih, Luhut: Memalukan

Negara Maritim tapi Belum Ada Kapal Riset Laut Canggih, Luhut: Memalukan

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com