Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Lagu Daerah NTT beserta Lirik dan Maknanya

Kompas.com - 09/09/2023, 21:11 WIB
Dini Daniswari

Editor

KOMPAS.com - Lagu daerah NTT merupakan salah satu kekayaan budaya di wilayah tersebut.

Beberapa lagu daerah NTT telah dikenal oleh sebagian masyarakat Indonesia salah satunya Potong Bebek Angsa.

Nusa Tenggara Timur (NTT) terletak di wilayah timur Indonesia memiliki pemadangan alam yang memukau.

Berikut ini sejumlah lagu daerah NTT.

Lagu Daerah NTT

1. Lagu Potong Bebek Angsa

Lagu Potong Bebek Angsa berasal dari NTT. Lagu Potong Bebek Angsa diciptakan oleh Pak Kasur, salah satu tokoh pendidikan Indonesia.

Berikut ini adalah lirik lagu Potong Bebek Angsa.

Potong bebek angsa
masak di kuali,
Nona minta dansa
dansa empat kali...

Sorong ke kiri,
sorong ke kanan

Laa laa laa laa laa laa laa laa laaa laa laa

sorong ke kiri
sorong ke kanan

Laa laa laa laa laa laa laa laaa laa laa

Makna lagu Potong Bebek Angsa adalah untuk bersenang-senang dengan berdansa atau menari.

Lagu tersebut mengajak menari dan berdansa bersama orang yang disayang, seperti ayah, ibu, kakak, dan adik.

Lagu Potong Bebek Angsa memiliki irama bersemangat sehingga yang mendengarkan akan ikut menari.

Baca juga: Lagu Potong Bebek Angsa Asal NTT: Lirik, Chord, dan Makna

2. Lagu Desaku

Berikut ini adalah lirik lagu Desaku

Desaku yang kucinta,
pujaan hatiku.

Tempat ayah dan bunda,
dan handai taulanku...

Tak mudahku kulupakan,
tak mudah bercerai.

Selalu kurindukan,
desaku yang permai

Makna lagu Desaku adalah kerinduan terhadap tanah air yang permai.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 22 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 22 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Pungutan Wisman Diusulkan Naik 50 Dolar AS, PHRI: Mereka Bakal Kabur ke Thailand

Pungutan Wisman Diusulkan Naik 50 Dolar AS, PHRI: Mereka Bakal Kabur ke Thailand

Denpasar
147 Tersangka Narkoba di Bali Ditangkap dalam 16 Hari

147 Tersangka Narkoba di Bali Ditangkap dalam 16 Hari

Denpasar
Kepala Desa di Buleleng Ditangkap karena Narkoba, Pj Bupati: Memalukan

Kepala Desa di Buleleng Ditangkap karena Narkoba, Pj Bupati: Memalukan

Denpasar
WN Amerika Ditemukan Terluka Parah di Vila Bali, Diduga Gangguan Mental

WN Amerika Ditemukan Terluka Parah di Vila Bali, Diduga Gangguan Mental

Denpasar
Identitas 17 Korban Tewas akibat Kebakaran Gudang Elpiji di Bali

Identitas 17 Korban Tewas akibat Kebakaran Gudang Elpiji di Bali

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Polisi Gerebek 'Apotek' Sabu di Buleleng, Barang Disuplai Napi Lapas Surabaya

Polisi Gerebek "Apotek" Sabu di Buleleng, Barang Disuplai Napi Lapas Surabaya

Denpasar
Seleksi Turis Asing ke Bali, Tarif Pungutan Wisman Diusulkan Naik Jadi 50 Dolar AS

Seleksi Turis Asing ke Bali, Tarif Pungutan Wisman Diusulkan Naik Jadi 50 Dolar AS

Denpasar
Kepala Desa di Buleleng Ditangkap Usai Pesta Sabu

Kepala Desa di Buleleng Ditangkap Usai Pesta Sabu

Denpasar
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang Elpiji yang Tewaskan 17 Karyawan di Bali

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang Elpiji yang Tewaskan 17 Karyawan di Bali

Denpasar
Polisi Menduga Tukang Oplos Biang Kerok Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Bali

Polisi Menduga Tukang Oplos Biang Kerok Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Bali

Denpasar
11 Jenazah Telantar di Bali Dikremasi, Ada Jasad yang Ditolak Keluarga

11 Jenazah Telantar di Bali Dikremasi, Ada Jasad yang Ditolak Keluarga

Denpasar
Pengoplos Elpiji di Bali Beroperasi 2 Bulan, Mengaku untuk Bayar Utang di Bank

Pengoplos Elpiji di Bali Beroperasi 2 Bulan, Mengaku untuk Bayar Utang di Bank

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com