Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pengelola Kepulauan Widi Belum Kantongi PKKPRL, Menteri KP: Selama Dia Belum Beraktivitas, Kita Diam Saja

Kompas.com - 06/12/2022, 16:59 WIB

BADUNG, KOMPAS.com-  Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan, pihaknya belum memberikan surat Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) kepada PT Leadership Islands Indonesia (LII) sebagai pengelola Kepulauan Widi di Maluku Utara.

PKKPRL merupakan persyaratan yang harus dipenuhi pemanfaat saat akan melakukan kegiatan menetap di ruang laut baik yang ada di kawasan pesisir maupun pulau-pulau kecil.

Baca juga: Sandiaga Uno ke Halmahera Selatan, Pastikan Kepulauan Widi Tidak Dijual, tapi...

Dengan demikian, kementerian akan mengambil langkah tegas apabila pihak pengelola melakukan aktivitas usaha di kawasan perairan laut Kepulauan Widi.

"Karena itu kan izin yang diberikan oleh pemerintah daerah. Bagi kami, Kementerian Kelautan dan Perikanan, selama dia belum melakukan aktivitas, kita diam saja," kata dia kepada wartawan di sela acara Forum Negara Pulau dan Kepulauan (Archipelagic and Island State Forum-AIS Forum) yang berlangsung di Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa (6/12/2022).

Kementerian mengancam akan melakukan penahanan lantaran mereka belum mengantongi PKKPRL.

"Saat mereka melakukan aktivitas di laut pasti kita menahan, kalau tidak mengantongi izin atau kita belum memberikan izin pasti kita akan tahan," tambahnya.

Baca juga: Kepulauan Widi Akan Dilelang di Situs Asing, Pemkab Halmahera Selatan Minta Izin Pengelolaan PT LII Dicabut

Trenggono mengatakan, izin PKKPRL akan dikeluarkan apabila sudah melalui beberapa kajian baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi.

Apabila dampak lingkungannya lebih besar dari pendapatan ekonomi, maka pemberian izin pemanfaatan ruang laut tersebut tidak akan dikeluarkan.

"Pemanfaatan ruang laut itu ngapain, lalu kemudian dia akan merusak ekosistem atau tidak, akan merusak ekologi atau tidak apakah dia akan merusak terumbu karang, pantai misalnya gitu, kalau itu terjadi kita bisa hitung dampak kerugiannya lebih besar mana dari ekonomi yang didapat itu salah satunya," kata dia.

Dirangkum dari pemberitaan Kompas.com, Kepulauan Widi di Halmahera Selatan, Maluku Utara, akan dijual di situs lelang asing, Sotheby's Concierge Auctions yang berbasis di New York, Amerika.

PT. Leadership Islands Indonesia (LII) membantah kabar pulau tersebut dilelang untuk dijual.

“Sekali lagi, kami sampaikan bahwa Sotheby’s Auction Concierge dan LII sama sekali tidak bermaksud untuk menjual Pulau Widi," ujar juru bicara LII Okki Soebagio dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (2/12/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota DPRD Klungkung Kehilangan Uang Rp 654 Juta di Rekening, Diduga Jadi Korban 'Skimming'

Anggota DPRD Klungkung Kehilangan Uang Rp 654 Juta di Rekening, Diduga Jadi Korban "Skimming"

Denpasar
Akan Dikunjungi Jokowi Kamis Besok, Pasar Anyar Buleleng Bersolek

Akan Dikunjungi Jokowi Kamis Besok, Pasar Anyar Buleleng Bersolek

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 1 Februari 2023 : Siang hingg Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 1 Februari 2023 : Siang hingg Malam Hujan Ringan

Denpasar
Mengenal Desa Sade, Desa Adat Suku Sasak: Keunikan, Harga Tiket, dan Aturan

Mengenal Desa Sade, Desa Adat Suku Sasak: Keunikan, Harga Tiket, dan Aturan

Denpasar
Mengenal 5 Suku yang Mendiami Pulau Bali

Mengenal 5 Suku yang Mendiami Pulau Bali

Denpasar
Eks Kepala LPD di Bali Didakwa Korupsi Rp 57,2 Miliar, Modusnya Kredit Fiktif

Eks Kepala LPD di Bali Didakwa Korupsi Rp 57,2 Miliar, Modusnya Kredit Fiktif

Denpasar
Pura-pura Jadi Pemilik Kamar Kos, Perempuan di Bali Curi Perhiasan Emas Milik Penghuni

Pura-pura Jadi Pemilik Kamar Kos, Perempuan di Bali Curi Perhiasan Emas Milik Penghuni

Denpasar
Geruduk Polres Buleleng, Massa Desa Adat Sudaji Desak Polisi Tangkap Pelaku Vandalisme di Pura

Geruduk Polres Buleleng, Massa Desa Adat Sudaji Desak Polisi Tangkap Pelaku Vandalisme di Pura

Denpasar
Detik-detik Penumpang Kapal Tercebur ke Laut di Perairan Gilimanuk, Selamat Usai Ditolong ABK

Detik-detik Penumpang Kapal Tercebur ke Laut di Perairan Gilimanuk, Selamat Usai Ditolong ABK

Denpasar
500 Siswa Asal Buleleng Akan Tampilkan Tarian Sambutan di Depan Presiden Jokowi

500 Siswa Asal Buleleng Akan Tampilkan Tarian Sambutan di Depan Presiden Jokowi

Denpasar
Jelang Diresmikan Presiden Jokowi, Bendungan Tamblang Buleleng Sudah Terisi Air 60 Persen

Jelang Diresmikan Presiden Jokowi, Bendungan Tamblang Buleleng Sudah Terisi Air 60 Persen

Denpasar
Mengaku Aparat Keamanan, Pria di Bali Telanjangi Remaja dan Merampas Barang

Mengaku Aparat Keamanan, Pria di Bali Telanjangi Remaja dan Merampas Barang

Denpasar
Selama Januari Ini, Polresta Denpasar Sita 5,6 Kilogram Ganja dan 850 Gram Sabu

Selama Januari Ini, Polresta Denpasar Sita 5,6 Kilogram Ganja dan 850 Gram Sabu

Denpasar
Tutup 3 Tahun akibat Pandemi Covid-19, Kantor Travel di Bali Dibobol Maling, Kerugian Rp 112 Juta

Tutup 3 Tahun akibat Pandemi Covid-19, Kantor Travel di Bali Dibobol Maling, Kerugian Rp 112 Juta

Denpasar
Pemprov Bali Akan Batasi Aktivitas Wisata di Sejumlah Gunung, Ini Alasannya

Pemprov Bali Akan Batasi Aktivitas Wisata di Sejumlah Gunung, Ini Alasannya

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.