Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pikap Hantam Truk di Jalan Denpasar Gilimanuk, Sopir Tewas di TKP

Kompas.com - 14/06/2023, 18:28 WIB
Hasan,
Krisiandi

Tim Redaksi

JEMBRANA, KOMPAS.com - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Rabu (14/6/2023) siang sekitar pukul 13.00 Wita. Sebuah truk boks bernopol DK 8213 AB menabrak mobil pikap bernopol DK 8244 WF.

Kasatlantas Polres Jembrana AKP Ni Putu Meipin Ekayanti mengatakan, akibat kecelakaan ini, sopir pikap DK 8244 WF bernama I Putu Agus Santika (23) tewas di tempat.

"Korban mengalami cedera pada kepala dan tangan kanannya putus. Korban meninggal dunia di TKP," ujarnya, dikonfirmasi Rabu di Jembrana.

Baca juga: Kronologi Mobil Polisi Tabrak Pemotor Saat Kawal Mobil Alphard di Makassar

Sementara itu, dua orang penumpang pikap bernama I Gusti Komang Agus Saputra (22) dan I Gusti Kade Sudiana Putra (14), selamat dengan luka-luka dan kini dirawat di RSU Negara.

Kecelakaan tersebut juga menimbulkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp 50 juta. Polisi masih meminta keterangan sopir truk dan penumpang yang selamat dalam insiden maut itu.

"Kasus ini kami masih kami dalami, kami sudah mendatangi dan melalukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi," imbuhnya.

Ia mengungkapkan, kronologi kecelakaan bermula ketika truk DK 8213 AB yang dikemudikan Aditya Yoga Anggara Putra (29) melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar.

Memasuki wilayah Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, truk tersebut hendak menyalip kendaraan lain di depannya.

Baca juga: Viral Mobil Patwal Tabrak Pemotor di Makassar Berujung 2 Polisi Diperiksa

Nahas, dari arah berlawanan tiba-tiba muncul pikap DK 8244 WF yang dikendarai Agus Santika. Tabrakan pun tak terhindarkan.

Akibat benturan keras yang terjadi, truk terguling miring di tengah jalan, sementara mobil pikap ringsek bagian depannya.

"Kecelakaan diduga karena (pengemudi) truk tidak memperhatikan kendaraan yang bergerak dari arah berlawanan saat akan mendahului," jelasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 22 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 22 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Pungutan Wisman Diusulkan Naik 50 Dolar AS, PHRI: Mereka Bakal Kabur ke Thailand

Pungutan Wisman Diusulkan Naik 50 Dolar AS, PHRI: Mereka Bakal Kabur ke Thailand

Denpasar
147 Tersangka Narkoba di Bali Ditangkap dalam 16 Hari

147 Tersangka Narkoba di Bali Ditangkap dalam 16 Hari

Denpasar
Kepala Desa di Buleleng Ditangkap karena Narkoba, Pj Bupati: Memalukan

Kepala Desa di Buleleng Ditangkap karena Narkoba, Pj Bupati: Memalukan

Denpasar
WN Amerika Ditemukan Terluka Parah di Vila Bali, Diduga Gangguan Mental

WN Amerika Ditemukan Terluka Parah di Vila Bali, Diduga Gangguan Mental

Denpasar
Identitas 17 Korban Tewas akibat Kebakaran Gudang Elpiji di Bali

Identitas 17 Korban Tewas akibat Kebakaran Gudang Elpiji di Bali

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Polisi Gerebek 'Apotek' Sabu di Buleleng, Barang Disuplai Napi Lapas Surabaya

Polisi Gerebek "Apotek" Sabu di Buleleng, Barang Disuplai Napi Lapas Surabaya

Denpasar
Seleksi Turis Asing ke Bali, Tarif Pungutan Wisman Diusulkan Naik Jadi 50 Dolar AS

Seleksi Turis Asing ke Bali, Tarif Pungutan Wisman Diusulkan Naik Jadi 50 Dolar AS

Denpasar
Kepala Desa di Buleleng Ditangkap Usai Pesta Sabu

Kepala Desa di Buleleng Ditangkap Usai Pesta Sabu

Denpasar
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang Elpiji yang Tewaskan 17 Karyawan di Bali

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang Elpiji yang Tewaskan 17 Karyawan di Bali

Denpasar
Polisi Menduga Tukang Oplos Biang Kerok Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Bali

Polisi Menduga Tukang Oplos Biang Kerok Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Bali

Denpasar
11 Jenazah Telantar di Bali Dikremasi, Ada Jasad yang Ditolak Keluarga

11 Jenazah Telantar di Bali Dikremasi, Ada Jasad yang Ditolak Keluarga

Denpasar
Pengoplos Elpiji di Bali Beroperasi 2 Bulan, Mengaku untuk Bayar Utang di Bank

Pengoplos Elpiji di Bali Beroperasi 2 Bulan, Mengaku untuk Bayar Utang di Bank

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com