Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Motor Dinaiki 1 Keluarga Tabrak Pohon di Jembrana, Ibu dan Anak Meninggal, Ayah Selamat

Kompas.com - 05/07/2023, 15:51 WIB
Hasan,
Krisiandi

Tim Redaksi

JEMBRANA, KOMPAS.com - Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang ibu dan anak terjadi di Jalan Raya Jurusan Denpasar Gilimanuk KM 124-125 wilayah Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali.

Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Ni Putu Meipin Ekayanti mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi, Selasa (4/7/2023) malam sekitar pukul 24.00 Wita.

"Akibat kejadian itu, dua orang meninggal dunia," ujarnya, dikonfirmasi Rabu (5/7/2023) di Jembrana.

Baca juga: Mobil Berkecepatan Tinggi Tabrak 2 Pemotor di Simalungun Sumut, 1 Orang Tewas

Korban meninggal dunia dalam kecelakaan itu adalah seorang ibu rumah tangga asal Desa Curahtulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, bernama Lailatul Fitria (21) dan anak perempuannya yang masih berusia dua tahun.

Ia menjelaskan, korban menumpangi sepeda motor Honda Scoopy DK 2512 ADW yang dikemudikan Hasani (27), suami korban Lailatul Fitria.


Saat itu Hasani membonceng istri dan anaknya menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Motor tersebut melaju dari arah selatan ke utara. Di jalanan sekitar lokasi kejadian, Hasani diduga mengantuk.

Motor yang ia kemudikan pun oleng dan menabrak pohon perindang di sisi kiri jalan.

Baca juga: Rem Blong, Truk Kontainer di Makassar Tabrak 2 Pemotor, 1 Tewas

"Kondisi jalanan gelap karena tidak ada lampu penerangan jalan dan arus lalulintas sepi. Tiba-tiba motor bergerak ke kiri karena pengemudi diduga mengantuk kemudian menabrak pohon perindang," jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, Hasani mengalami sakit pada telinga, luka pada bibir dan leher serta dadanya. Ia dalam kondisi sadar.

Sementara istrinya, Lailatul Fitria mengalami pendarahan pada hidung dan telinga.

"Korban Lailatul Fitria meninggal dunia di TKP. Sedangkan anaknya, mengalami cidera kepala berat (CKB) dan dinyatakan meninggal dunia saat dalam perawatan di RS Umum Negara," ungkapnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 22 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 22 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Pungutan Wisman Diusulkan Naik 50 Dolar AS, PHRI: Mereka Bakal Kabur ke Thailand

Pungutan Wisman Diusulkan Naik 50 Dolar AS, PHRI: Mereka Bakal Kabur ke Thailand

Denpasar
147 Tersangka Narkoba di Bali Ditangkap dalam 16 Hari

147 Tersangka Narkoba di Bali Ditangkap dalam 16 Hari

Denpasar
Kepala Desa di Buleleng Ditangkap karena Narkoba, Pj Bupati: Memalukan

Kepala Desa di Buleleng Ditangkap karena Narkoba, Pj Bupati: Memalukan

Denpasar
WN Amerika Ditemukan Terluka Parah di Vila Bali, Diduga Gangguan Mental

WN Amerika Ditemukan Terluka Parah di Vila Bali, Diduga Gangguan Mental

Denpasar
Identitas 17 Korban Tewas akibat Kebakaran Gudang Elpiji di Bali

Identitas 17 Korban Tewas akibat Kebakaran Gudang Elpiji di Bali

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Polisi Gerebek 'Apotek' Sabu di Buleleng, Barang Disuplai Napi Lapas Surabaya

Polisi Gerebek "Apotek" Sabu di Buleleng, Barang Disuplai Napi Lapas Surabaya

Denpasar
Seleksi Turis Asing ke Bali, Tarif Pungutan Wisman Diusulkan Naik Jadi 50 Dolar AS

Seleksi Turis Asing ke Bali, Tarif Pungutan Wisman Diusulkan Naik Jadi 50 Dolar AS

Denpasar
Kepala Desa di Buleleng Ditangkap Usai Pesta Sabu

Kepala Desa di Buleleng Ditangkap Usai Pesta Sabu

Denpasar
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang Elpiji yang Tewaskan 17 Karyawan di Bali

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang Elpiji yang Tewaskan 17 Karyawan di Bali

Denpasar
Polisi Menduga Tukang Oplos Biang Kerok Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Bali

Polisi Menduga Tukang Oplos Biang Kerok Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Bali

Denpasar
11 Jenazah Telantar di Bali Dikremasi, Ada Jasad yang Ditolak Keluarga

11 Jenazah Telantar di Bali Dikremasi, Ada Jasad yang Ditolak Keluarga

Denpasar
Pengoplos Elpiji di Bali Beroperasi 2 Bulan, Mengaku untuk Bayar Utang di Bank

Pengoplos Elpiji di Bali Beroperasi 2 Bulan, Mengaku untuk Bayar Utang di Bank

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com