Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Antisipasi Petugas KPPS Tumbang, Puskesmas di Buleleng Siaga 24 Jam

Kompas.com - 13/02/2024, 15:56 WIB
Hasan,
Farid Assifa

Tim Redaksi

BULELENG, KOMPAS.com - Puskesmas di Kabupaten Buleleng, Bali, akan dibuka selama 24 jam pada tanggal 14-15 Februari mendatang.

Layanan medis tersebut disiagakan bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang bertugas pada hari pemungutan suara Pemilu 2024.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng Gede Suyasa mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng akan menyiagakan seluruh puskesmas 24 jam sehari selama penyelenggaraan pemungutan suara hingga penghitungan suara.

Baca juga: Tiga TPS di Kota Magelang Rawan Konflik Sosial

Menurut Suyasa, upaya ini untuk memudahkan petugas KPPS yang mengalami kelelahan atau masalah kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis segera.

"Pengalaman 5 tahun lalu ada beberapa petugas KPPS yang kelelahan, maka untuk menghindari agar mereka tidak jauh akses penanganannya, puskesmas yang terdekat dibuka 24 jam," jelasnya, Selasa (13/2/2024), di Buleleng.

Puskesmas yang disiagakan di Buleleng ada sebanyak 22 puskesmas yang tersebar di sembilan kecamatan. Selain itu, Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) juga akan disiapkan.

"Puskesmas memiliki tenaga kesehatan, sarana dan prasarana yang memadai untuk memberikan pertolongan pertama," lanjutnya.

Baca juga: 18 TPS di Buleleng Tak Terjangkau Jaringan Internet

Selain bersiaga di puskesmas, petugas medis juga akan menyisir ke setiap TPS untuk meminimalisasi terjadinya petugas yang sakit atau kelelahan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Menilik Lab Narkoba Rahasia di Bali, Barang Terlarang Diracik di Bunker Vila

Menilik Lab Narkoba Rahasia di Bali, Barang Terlarang Diracik di Bunker Vila

Denpasar
9.477 Delegasi dari 104 Negara Hadir di WWF 2024 Bali

9.477 Delegasi dari 104 Negara Hadir di WWF 2024 Bali

Denpasar
Buntut Adanya Pabrik Narkoba di Bali, Luhut Minta Pengawasan WNA Masuk Indonesia Diperketat

Buntut Adanya Pabrik Narkoba di Bali, Luhut Minta Pengawasan WNA Masuk Indonesia Diperketat

Denpasar
Saudara Kembar Asal Ukraina Jadi 'Koki' Pabrik Narkoba Bali

Saudara Kembar Asal Ukraina Jadi "Koki" Pabrik Narkoba Bali

Denpasar
Gempa M 5,5 Lombok Utara Terasa hingga Singaraja Bali

Gempa M 5,5 Lombok Utara Terasa hingga Singaraja Bali

Denpasar
Jokowi dan Elon Musk Bakal Resmikan Layanan Starlink Saat WWF 2024 di Bali

Jokowi dan Elon Musk Bakal Resmikan Layanan Starlink Saat WWF 2024 di Bali

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Selasa 14 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Selasa 14 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Denpasar
Pabrik Narkotika yang Dijalankan 3 WNA di Bali Disebut Beromzet Rp 4 Miliar

Pabrik Narkotika yang Dijalankan 3 WNA di Bali Disebut Beromzet Rp 4 Miliar

Denpasar
3 WNA yang Ubah Vila Jadi Pabrik Narkotika di Bali Ternyata Pakai Visa Investor

3 WNA yang Ubah Vila Jadi Pabrik Narkotika di Bali Ternyata Pakai Visa Investor

Denpasar
3 WNA dalam Kasus Pabrik Narkoba Bali Terlibat dalam Sindikat Fredy Pratama

3 WNA dalam Kasus Pabrik Narkoba Bali Terlibat dalam Sindikat Fredy Pratama

Denpasar
KPU Tolak Dua Pasangan karena Tak Penuhi Syarat, Pilkada Buleleng Tanpa Calon Perseorangan

KPU Tolak Dua Pasangan karena Tak Penuhi Syarat, Pilkada Buleleng Tanpa Calon Perseorangan

Denpasar
Terseret Arus Saat Berenang di Pantai, Pria di Jembrana Tewas

Terseret Arus Saat Berenang di Pantai, Pria di Jembrana Tewas

Denpasar
Terima Paket Sabu dari Negaranya, WN Australia Ditangkap di Bali

Terima Paket Sabu dari Negaranya, WN Australia Ditangkap di Bali

Denpasar
Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Bali, Ada Surat dan Uang Rp 1 Juta

Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Bali, Ada Surat dan Uang Rp 1 Juta

Denpasar
Mobil Klasik 'Hand Made' dari Bali, Digemari Pasar Mancanegara

Mobil Klasik "Hand Made" dari Bali, Digemari Pasar Mancanegara

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com