Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rasakan Dampak Kenaikan Pertamax, Warga Denpasar: Antrean Pertalite Lebih Panjang

Kompas.com - 05/04/2022, 11:07 WIB
Yohanes Valdi Seriang Ginta,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

DENPASAR, KOMPAS.com- Sejumlah warga di Kota Denpasar, Bali, mulai merasakan dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax.

Mereka memakan waktu lebih banyak ketika mengantre di jalur pengisian ulang Pertalite.

Baca juga: Mahasiswa Demo Tolak Kenaikan Pertamax di Depo Pertamina Tasikmalaya

Pantauan Kompas.com di salah satu SPBU di Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Bali, sejak pukul 09.00 Wita, tampak petugas pengisian ulang Pertalite, sibuk melayani kendaraan roda dua dan roda empat yang mengantre.

Sedangkan petugas di jalur pengisian ulang Pertamax hanya melayani beberapa kendaraan bermotor saja.

Salah satu konsumen, Melki, mengaku dari dulu sering mengantre di jalur pengisian ulang Pertalite. Namun, setelah kenaikan harga Pertamax, antrean Pertalite lebih panjang.

"Karena dari dulu di sini antre terus sih, tapi mungkin karena ada kenaikan (Pertamax) lebih panjang (antre) lagi kayaknya nih," kata pria yang berprofesi sebagai sopir taksi online ini.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini, 5 April 2022 : Pagi Cerah, Sore hingga Malam Cerah Berawan

Dia pun berharap wacana kenaikan harga Pertalite tidak sampai terjadi karena warga di Denpasar lebih banyak mengandalkan BBM tersebut.

"Kalau bisa jangan naik, dalam kondisi begini kasihan tukang Gojek yang lain kan, saya juga Gojek soalnya, dan dari dulu penguna Pertalite," katanya.

Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Denpasar, 6 April 2022

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ledakan Keras Terjadi di Outlet Laundry Denpasar, 3 Orang Terluka

Ledakan Keras Terjadi di Outlet Laundry Denpasar, 3 Orang Terluka

Denpasar
Baku Hantam gara-gara Utang, 5 Pria di Bali Jadi Tersangka

Baku Hantam gara-gara Utang, 5 Pria di Bali Jadi Tersangka

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Selasa 28 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Selasa 28 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Kru Event Organizer di WWF Bali Curi Vespa Milik Temannya Sendiri

Kru Event Organizer di WWF Bali Curi Vespa Milik Temannya Sendiri

Denpasar
Karyawan di Bali Mengaku Dianiaya 2 WNA, Diperas Rp 400 Juta dan Mobil Disita

Karyawan di Bali Mengaku Dianiaya 2 WNA, Diperas Rp 400 Juta dan Mobil Disita

Denpasar
Anak di Karangasem Bali Diduga Aniaya Ibunya yang Lumpuh

Anak di Karangasem Bali Diduga Aniaya Ibunya yang Lumpuh

Denpasar
Istri Perwira TNI yang Unggah Dugaan Perselingkuhan Suami Menangis Saat Praperadilannya Ditolak

Istri Perwira TNI yang Unggah Dugaan Perselingkuhan Suami Menangis Saat Praperadilannya Ditolak

Denpasar
Kakak Adik Yatim Piatu Bunuh Diri, Lompat dari Jembatan Tukad Bangkung Bali

Kakak Adik Yatim Piatu Bunuh Diri, Lompat dari Jembatan Tukad Bangkung Bali

Denpasar
Diduga Racuni Anjing dan Jual Dagingnya, Pasutri di Buleleng Ditangkap Warga

Diduga Racuni Anjing dan Jual Dagingnya, Pasutri di Buleleng Ditangkap Warga

Denpasar
BIBU Lobi Prabowo-Gibran Wujudkan Bandara Bali Utara di Atas Laut

BIBU Lobi Prabowo-Gibran Wujudkan Bandara Bali Utara di Atas Laut

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Minggu 26 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Minggu 26 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 25 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 25 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Berawan

Denpasar
'Ramp Check' di Objek Wisata, Sejumlah Bus Pariwisata dari Luar Bali Ditemukan Tak Laik Jalan

"Ramp Check" di Objek Wisata, Sejumlah Bus Pariwisata dari Luar Bali Ditemukan Tak Laik Jalan

Denpasar
WN Inggris di Bali Curi Bra Seharga Rp 1,1 Juta untuk Pacarnya

WN Inggris di Bali Curi Bra Seharga Rp 1,1 Juta untuk Pacarnya

Denpasar
Bea Cukai Sita 658. 840 Batang Rokok Ilegal yang Hendak Diedarkan di Bali

Bea Cukai Sita 658. 840 Batang Rokok Ilegal yang Hendak Diedarkan di Bali

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com