Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Oknum Perwira TNI di Bali Terseret 3 Kasus yaitu Perselingkuhan dan KDRT, Ditahan karena Perzinaan

Kompas.com - 25/04/2024, 07:46 WIB
Pythag Kurniati

Editor

BALI, KOMPAS.com- Seorang oknum perwira Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Bali, Lettu Ckm MHA yang juga merupakan dokter di Kesdam IX/Udayana terseret tiga kasus.

Yakni perzinaan dan asusila dengan seorang sales promotion girl (SPG), dugaan perselingkuhan dengan perempuan berinisial BA, dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Baca juga: Perwira TNI di Bali yang Dilaporkan Istri Selingkuh Ditahan

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Agung Udayana mengatakan, penyidik Polisi Militer IX/Udayana telah menahan perwira TNI tersebut atas kasus hubungan gelapnya dengan SPG di Kupang, NTT berinisial N.

"Sudah jadi tersangka kasus (perzinaan dan tindak asusila)," ungkap Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Agung Udayana, Rabu (24/4/2024), seperti dikutip dari Tribun Bali.

Pertimbangan penahanan

Agung mengungkap, penahanan dilakukan supaya Lettu MHA tidak menghilangkan barang bukti dan melarikan diri.

Penahanan juga ditujukan agar dia mudah mengikuti proses persidangan di Pengadilan Militer di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

"Menunggu sidang, karena kalau tersangka kan dengan pertimbangan penyidik mungkin dicurigai menghilangkan barang bukti, melarikan diri," katanya.

Baca juga: Istri Perwira TNI yang Jadi Tersangka Usai Unggah Dugaan Perselingkuhan Suami Ajukan Praperadilan

Terseret perselingkuhan dan KDRT

Selain kasus yang membuatnya ditahan tersebut, Lettu MHA juga divonis hukuman delapan bulan penjara atas kasus KDRT.

Menurut Kapendam, kasasi yang sempat diajukan ditolak.

Namun kasus ini ditangani oleh Satuan HUkum Kodam IX/Udayana dan tidak terkait dengan penahanan kasus yang ditangani Pomdam IX/Udayana.

Baca juga: Ditahan Usai Ungkap Dugaan Perselingkuhan Suami di Medsos, Istri Perwira TNI Akhirnya Dibebaskan

"KDRT sudah putusan, walaupun sempat mengajukan kasasi tapi tetap ditolak," katanya, seperti dilansir dari Tribun Bali.

Tak hanya itu, anggota TNI itu juga diduga melakukan perselingkuhan dengan seorang perempuan berinisial BA.

Kasus ini ramai setelah AP, istri Lettu MHA ditetapkan sebagai tersangka atas kasus UU ITE setelah diduga terlibat dalam unggahan yang menyertakan foto-foto BA.

Sumber: Kompas.com (Yohanes Valdi) Tribun Bali


Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 22 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 22 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Pungutan Wisman Diusulkan Naik 50 Dolar AS, PHRI: Mereka Bakal Kabur ke Thailand

Pungutan Wisman Diusulkan Naik 50 Dolar AS, PHRI: Mereka Bakal Kabur ke Thailand

Denpasar
147 Tersangka Narkoba di Bali Ditangkap dalam 16 Hari

147 Tersangka Narkoba di Bali Ditangkap dalam 16 Hari

Denpasar
Kepala Desa di Buleleng Ditangkap karena Narkoba, Pj Bupati: Memalukan

Kepala Desa di Buleleng Ditangkap karena Narkoba, Pj Bupati: Memalukan

Denpasar
WN Amerika Ditemukan Terluka Parah di Vila Bali, Diduga Gangguan Mental

WN Amerika Ditemukan Terluka Parah di Vila Bali, Diduga Gangguan Mental

Denpasar
Identitas 17 Korban Tewas akibat Kebakaran Gudang Elpiji di Bali

Identitas 17 Korban Tewas akibat Kebakaran Gudang Elpiji di Bali

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Polisi Gerebek 'Apotek' Sabu di Buleleng, Barang Disuplai Napi Lapas Surabaya

Polisi Gerebek "Apotek" Sabu di Buleleng, Barang Disuplai Napi Lapas Surabaya

Denpasar
Seleksi Turis Asing ke Bali, Tarif Pungutan Wisman Diusulkan Naik Jadi 50 Dolar AS

Seleksi Turis Asing ke Bali, Tarif Pungutan Wisman Diusulkan Naik Jadi 50 Dolar AS

Denpasar
Kepala Desa di Buleleng Ditangkap Usai Pesta Sabu

Kepala Desa di Buleleng Ditangkap Usai Pesta Sabu

Denpasar
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang Elpiji yang Tewaskan 17 Karyawan di Bali

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang Elpiji yang Tewaskan 17 Karyawan di Bali

Denpasar
Polisi Menduga Tukang Oplos Biang Kerok Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Bali

Polisi Menduga Tukang Oplos Biang Kerok Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Bali

Denpasar
11 Jenazah Telantar di Bali Dikremasi, Ada Jasad yang Ditolak Keluarga

11 Jenazah Telantar di Bali Dikremasi, Ada Jasad yang Ditolak Keluarga

Denpasar
Pengoplos Elpiji di Bali Beroperasi 2 Bulan, Mengaku untuk Bayar Utang di Bank

Pengoplos Elpiji di Bali Beroperasi 2 Bulan, Mengaku untuk Bayar Utang di Bank

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com