Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Antisipasi Massa Saat Sidang Mantan Bupati Tabanan, PN Denpasar Akan Koordinasi dengan Polisi

Kompas.com - 25/05/2022, 16:04 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar siap menggelar sidang kasus korupsi yang menyeret mantan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan Dosen Universitas Udayana I Dewa Nyoman Wiratmaja.

Keduanya merupakan tersangka dugaan korupsi pengurusan dana insentif daerah (DID) Kabupaten Tabanan, Bali pada 2018.

Baca juga: Diduga Terlibat Narkoba, Oknum Anggota TNI Ditangkap di Tabanan Bali

"Pada prinsipnya Pengadilan Tipikor Denpasar selalu siap menyidangkan perkara Tipikor yg masuk, termasuk perkara mantan Bupati tersebut," kata Humas sekaligus Hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar Gede Putra Astawa saat dihubungi Kompas.com, Rabu (25/5/2022).

Pengadilan Tipikor Denpasar akan menyiapkan pengamanan penuh dengan melibatkan polisi jika massa pendukung mantan Bupati Tabanan periode 2010-2021 itu datang ke persidangan.

"Jika dalam pelaksanaan nanti, banyak massa maka sesuai SOP penanganan massa, kami akan berkordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengamankan jalannya persidangan," kata dia.

Astawa mengatakan, pihaknya belum bisa menyampaikan jadwal persidangan karena jaksa dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum melimpahkan berkas perkara kasus tersebut.

"Sampai hari ini belum masuk (berkas perkara)," imbuhnya.

Seperti diketahui, KPK telah melimpahkan penahanan Eka ke Rutan Polda Bali dan Wiratmaja ke Rutan Polresta Denpasar.

Perkara ini bermula ketika Eka meminta Wiratmaja selaku staf khusus bidang ekonomi dan pembangunan bupati untuk menemui pihak-pihak yang dapat memuluskan permintaan dana DID.

Untuk memuluskan rencananya, Dewa Wiratmaja menemui Yaya Purnomo dan Rifa Surya yang diduga memiliki kewenangan dan dapat mengawal usulan dana DID untuk Kabupaten Tabanan tahun 2018.

Yaya Purnomo dan Rifa Surya diduga mengajukan syarat khusus untuk mengawal usulan DID pada Ni Putu Eka Wiryastuti dengan meminta sejumlah uang sebagai fee dengan sebutan 'dana adat istiadat'.

Baca juga: Terungkap, Ini Alasan Wanita di Tabanan Bali Merekayasa Cerita Jadi Korban Penculikan

Permintaan uang tersebut pun disetujui Eka. Lantas Eka memerintahkan Wiratmaja untuk menyerahkan uang sebesar Rp 600 juta dan 55.300 dollar AS kepada Yaya Purnomo dan Rifa Surya.

Atas perbuatannya, Eka Wiryastuti dan Dewa Wiratmaja ditetapkan sebagai tersangka selaku pihak pemberi. Keduanya disangka melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau pasal 13 Undang-undang nomor 31 Tahun 1999.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ambil Dompet yang Tertinggal di Minimarket, 2 Pria di Bali Terancam 7 Tahun Penjara

Ambil Dompet yang Tertinggal di Minimarket, 2 Pria di Bali Terancam 7 Tahun Penjara

Denpasar
Uang Rp 654 Juta Anggota DPRD Klungkung Raib Usai Klik Tautan di FB, Polisi Akan Panggil Pihak Bank

Uang Rp 654 Juta Anggota DPRD Klungkung Raib Usai Klik Tautan di FB, Polisi Akan Panggil Pihak Bank

Denpasar
Selama Januari 2023, Pemkab Buleleng Catat 101 Kasus DBD

Selama Januari 2023, Pemkab Buleleng Catat 101 Kasus DBD

Denpasar
Pulang Merantau dari Australia, Pria di Bali Temukan Jenazah Ibu Sudah Mengering Dalam Rumah

Pulang Merantau dari Australia, Pria di Bali Temukan Jenazah Ibu Sudah Mengering Dalam Rumah

Denpasar
Nelayan di Buleleng Tewas Tenggelam Saat Antar Wisatawan Melihat Lumba-lumba

Nelayan di Buleleng Tewas Tenggelam Saat Antar Wisatawan Melihat Lumba-lumba

Denpasar
Bendungan Tamblang yang Diresmikan Jokowi Dibangun dengan Teknologi Inti Aspal, Apa Itu?

Bendungan Tamblang yang Diresmikan Jokowi Dibangun dengan Teknologi Inti Aspal, Apa Itu?

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 3 Februari 2023 : Siang hingga Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 3 Februari 2023 : Siang hingga Malam Hujan Ringan

Denpasar
Kronologi Uang Rp 654 Juta di Rekening Anggota DPRD Klungkung Bali Raib, Bermula Klik Link di Facebook

Kronologi Uang Rp 654 Juta di Rekening Anggota DPRD Klungkung Bali Raib, Bermula Klik Link di Facebook

Denpasar
Gubernur Koster Usul Nama Bendungan Tamblang Diganti Jadi Danu Kerthi, Ini Maknanya

Gubernur Koster Usul Nama Bendungan Tamblang Diganti Jadi Danu Kerthi, Ini Maknanya

Denpasar
Jokowi soal Usulan Jabatan Gubernur Ditiadakan: Rentang Kontrolnya Terlalu Jauh dari Pusat

Jokowi soal Usulan Jabatan Gubernur Ditiadakan: Rentang Kontrolnya Terlalu Jauh dari Pusat

Denpasar
Menteri PUPR Sebut Revitalisasi Stadion Piala Dunia U20 Hampir 100 Persen

Menteri PUPR Sebut Revitalisasi Stadion Piala Dunia U20 Hampir 100 Persen

Denpasar
Kala Jokowi Tiba-tiba Minta Rombongan Berhenti di Taman Bung Karno Buleleng...

Kala Jokowi Tiba-tiba Minta Rombongan Berhenti di Taman Bung Karno Buleleng...

Denpasar
Bertemu dan Dapat Bantuan dari Jokowi, PKL Pasar Anyar Bali: Saya Pakai untuk Perbaiki Gerobak

Bertemu dan Dapat Bantuan dari Jokowi, PKL Pasar Anyar Bali: Saya Pakai untuk Perbaiki Gerobak

Denpasar
Pencuri Laptop Milik Yayasan Pendidikan di Bali Ditangkap, Polisi: Pelakunya Karyawan Yayasan

Pencuri Laptop Milik Yayasan Pendidikan di Bali Ditangkap, Polisi: Pelakunya Karyawan Yayasan

Denpasar
Presiden Jokowi Resmikan Jalan Pintas Singaraja-Mengwitani Bali

Presiden Jokowi Resmikan Jalan Pintas Singaraja-Mengwitani Bali

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.