Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Nama Bulan dalam Kalender Saka Bali

Kompas.com - 01/01/2023, 16:30 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Masyarakat Hindu di Pulau Bali menggunakan sistem penanggalan atau Kalender Saka Bali yang berbeda dengan kalender masehi.

Kalender Bali biasa digunakan untuk menentukan neptu yang digunakan merupakan angka-angka yang diambil dari kombinasi pancawara, saptawara, bulan, dan tahun.

Baca juga: Mengenal Kalender Saka Bali, Sistem Penanggalan yang Digunakan Masyarakat Hindu di Pulau Bali

Adapun nama bulan dalam Kalender Saka Bali berbeda dengan nama-nama bulan dalam kalender masehi.

Baca juga: Mengenal Nama Hari dalam Kalender Saka Bali

Nama Bulan dalam Kalender Saka Bali

Dalam Kalender Saka Bali, bulan dikenal dengan istilah sasih.

Terdapat 12 (dua belas) sasih dalam Kalender Saka Bali, yatu:

  1. Kedasa (kesepuluh)
  2. Desta (Jyesta)
  3. Kesada (Asadha)
  4. Kasa (pertama)
  5. Karo (kedua)
  6. Katelu (ketiga)
  7. Kapat (keempat)
  8. Kalima (kelima)
  9. Kanem (keenam)
  10. Kepitu (ketujuh)
  11. Kewulu (kedelapan)
  12. Kasanga (kesembilan)

Baca juga: Sejarah Hari Raya Nyepi

Perhitungan Bulan dalam Kalender Saka Bali

Jenis sasih dalam Kalender Bali meliputi sasih candra, sasih surya, dan sasih wuku.

Dalam 1 sasih candra terdapat 30 hari, dengan 15 hari menjelang purnama yang disebut penanggal atau suklapaksa, diikuti dengan 15 hari menjelang bulan baru (tilem) yang disebut panglong atau kresnakapsa.

Selain dibedakan menggunakan warna merah untuk penanggal dan hitam untuk panglong, sasih candra kerap dibedakan dengan titi.

Titi adalah urutan tanggal pada sasih candra dari 1 yaitu bulan baru, sampai 30 pada bulan mati.

Angka 1 sampai 15 dengan warna merah merah mewakili penanggal, 16 sampai 30 dengan warna hitam mewakili panglong.

Panjang sasih surya juga tidak sama dengan panjang sasih candra, sehingga akan muncul bulan kabisat untuk menyelaraskannya.

Sementara dalam satu sasih wuku terdiri atas terdiri atas 7 hari.

Terdapat 30 wuku yaitu Sinta, Landep, Ukir, Kulantir, Tolu, Gumbreg, Wariga, Warigadean, Julungwangi, Sungsang, Dungulan, Kuningan, Langkir, Medangsia, Pujut, Pahang, Krulut, Mrakih, Tambir, Madangkungan, Matal, Uye, Manail, Perangbakat, Bala, Ugu, Wayang, Klawu, Dukut, dan Watugunung.

Sumber:
 v2.karangasemkab.go.id  
 edusainsa.brin.go.id  
 p2k.unkris.ac.id  
 kebudayaan.kemdikbud.go.id 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sehari, Ada 2 Pekerja Seks Online di Bali yang Tewas Dibunuh Pelanggan

Sehari, Ada 2 Pekerja Seks Online di Bali yang Tewas Dibunuh Pelanggan

Denpasar
ABK di Pelabuhan Benoa Bali Bunuh Pekerja Seks di Kamar Kos, Korban Dicekik Kabel Catok Rambut

ABK di Pelabuhan Benoa Bali Bunuh Pekerja Seks di Kamar Kos, Korban Dicekik Kabel Catok Rambut

Denpasar
Kebakaran Rumah Kos di Bali, 3 Orang Tewas

Kebakaran Rumah Kos di Bali, 3 Orang Tewas

Denpasar
Wisatawan Asal Medan yang Hilang Tenggelam di Pantai Legian Bali Ditemukan Tewas

Wisatawan Asal Medan yang Hilang Tenggelam di Pantai Legian Bali Ditemukan Tewas

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Selasa 7 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Selasa 7 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Pemotor yang Berkendara Zig-zag karena Mabuk dan Tantang Polisi di Buleleng Dibebaskan

Pemotor yang Berkendara Zig-zag karena Mabuk dan Tantang Polisi di Buleleng Dibebaskan

Denpasar
Pekerja Seks Asal Bogor ke Bali untuk 'Open BO', Dibunuh Pelanggan, Mayatnya Disimpan Dalam Koper

Pekerja Seks Asal Bogor ke Bali untuk "Open BO", Dibunuh Pelanggan, Mayatnya Disimpan Dalam Koper

Denpasar
Paman Korban Ungkap Dugaan Kecemburuan Senior STIP di Balik Kematian Ponakannya: Dia Akan Dikirim ke China

Paman Korban Ungkap Dugaan Kecemburuan Senior STIP di Balik Kematian Ponakannya: Dia Akan Dikirim ke China

Denpasar
Wisatawan China Tewas saat 'Snorkeling' di Pantai Lovina Bali

Wisatawan China Tewas saat "Snorkeling" di Pantai Lovina Bali

Denpasar
Wanita yang Mayatnya Ditemukan Dalam Koper Baru 3 Hari Berada di Bali

Wanita yang Mayatnya Ditemukan Dalam Koper Baru 3 Hari Berada di Bali

Denpasar
Ayah Ungkap Sosok Putu Satria, Taruna STIP yang Tewas di Tangan Senior

Ayah Ungkap Sosok Putu Satria, Taruna STIP yang Tewas di Tangan Senior

Denpasar
Dari Kos, Pelaku Pembunuhan di Bali Bawa Koper Berisi Mayat Wanita

Dari Kos, Pelaku Pembunuhan di Bali Bawa Koper Berisi Mayat Wanita

Denpasar
Temuan Mayat Perempuan Dalam Koper di Jimbaran Bali

Temuan Mayat Perempuan Dalam Koper di Jimbaran Bali

Denpasar
Lagi, Kasus Mayat Dalam Koper, Terjadi di Bali dan Pelaku Sudah Ditangkap

Lagi, Kasus Mayat Dalam Koper, Terjadi di Bali dan Pelaku Sudah Ditangkap

Denpasar
Keluarga Menangis Saat Peti Jenazah Taruna STIP yang Tewas Dianiaya Senior Tiba di Bali

Keluarga Menangis Saat Peti Jenazah Taruna STIP yang Tewas Dianiaya Senior Tiba di Bali

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com