Kantor ACT Ditutup, Ketua ACT Bali: Kenapa Lumbungnya Harus Dibakar, Cukup Atasi Tikusnya

Kompas.com - 15/07/2022, 15:15 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com- Dugaan penyelewengan uang donasi di tubuh Aksi Cepat Tanggap (ACT), berujung pada pencabutan izin Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Pencabutan PUB itu membuat operasional kantor filantropi tersebut ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan, termasuk yang berada di wilayah Bali.

Baca juga: Video Viral Restoran Dalam Gua di Bali, Ini Penjelasan Camat dan Satpol PP

Ketua ACT Bali Abdul Haris Agus Ma’mun berharap pemerintah bisa menyelesaikan persoalan dengan bijak sehingga tidak mengorbankan seluruh pihak.

Sebab, para penerima donasi maupun para donatur masih membutuhkan lembaga kemanusiaan ini.

"Kita menyakini bahwa kita bukan kumpulan orang tanpa dosa tanpa cela. kalau ada yang bermasalah silakan diproses untuk yang bersangkutan saja jangan libatkan lembaganya," kata dia kata saat dihubungi pada Jumat (15/7/2022).

Baca juga: BNPT Jalin Kerja Sama Internasional, Selidiki Dugaan Dana ACT Mengalir ke Teroris

Ia mengibaratkan pencabutan izin PUB yang dilakukan oleh Kemensos ini seperti membakar lumbung padi demi memusnahkan beberapa ekor tikus.

"Makanya harapan kami supaya aksi-aksi kemanusiaan ini tetap berjalan silakan disikapi dengan bijak. Jangan sampai kemudian kalau memang ketemu tikusnya kenapa harus lumbungnya dibakar. Cukup atasi tikusnya itu," katanya.

Baca juga: Seluruh Kantor Ditutup, Bagaimana Nasib 1.128 Karyawan ACT?

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 26 November 2022 : Pagi Berawan. Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 26 November 2022 : Pagi Berawan. Sore Hujan Ringan

Denpasar
Modus Retas Akun Media Sosial, Pria di Bali Tipu Istri Pekerja Migran Indonesia Rp 7,6 Juta

Modus Retas Akun Media Sosial, Pria di Bali Tipu Istri Pekerja Migran Indonesia Rp 7,6 Juta

Denpasar
Disnaker: UMP 2023 Bali Naik Rp 196.701

Disnaker: UMP 2023 Bali Naik Rp 196.701

Denpasar
Terjebak di Tengah Sungai yang Meluap, 2 Warga di Karangasem Dievakuasi Pakai Tali

Terjebak di Tengah Sungai yang Meluap, 2 Warga di Karangasem Dievakuasi Pakai Tali

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 25 November 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 25 November 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Berawan

Denpasar
Cerita Romantis Atlet Buleleng, Lamar Kekasih di Atas Podium Usai Pengalungan Medali Porprov Bali

Cerita Romantis Atlet Buleleng, Lamar Kekasih di Atas Podium Usai Pengalungan Medali Porprov Bali

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 24 November 2022 : Pagi Hujan Ringan, Malam Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 24 November 2022 : Pagi Hujan Ringan, Malam Berawan

Denpasar
Mengenal Pulau Alor: Letak, Kondisi Geografis, Suku, dan Wisata

Mengenal Pulau Alor: Letak, Kondisi Geografis, Suku, dan Wisata

Denpasar
Pria di Bali yang Aniaya dan Cabuli Anak Pacarnya Divonis 13 Tahun Penjara

Pria di Bali yang Aniaya dan Cabuli Anak Pacarnya Divonis 13 Tahun Penjara

Denpasar
Kasus Pengadaan Masker Covid-19 Dinsos Karangasem, 2 Rekanan Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Kasus Pengadaan Masker Covid-19 Dinsos Karangasem, 2 Rekanan Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 23 November 2022 : Sore dan Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 23 November 2022 : Sore dan Malam Hujan Ringan

Denpasar
Curi Anjing lalu Dijual Lagi ke Pemilik, Pemuda di Bali Divonis 110 Hari Penjara

Curi Anjing lalu Dijual Lagi ke Pemilik, Pemuda di Bali Divonis 110 Hari Penjara

Denpasar
Viral, Dua Pelajar di Buleleng Duel gara-gara Ujian Sekolah

Viral, Dua Pelajar di Buleleng Duel gara-gara Ujian Sekolah

Denpasar
Pasutri di Jembrana Curi Motor 6 Kali, Mengaku untuk Obati Ibu yang Sakit

Pasutri di Jembrana Curi Motor 6 Kali, Mengaku untuk Obati Ibu yang Sakit

Denpasar
WN Polandia di Bali Dideportasi Usai Terlibat Kasus Skimming

WN Polandia di Bali Dideportasi Usai Terlibat Kasus Skimming

Denpasar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.