Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2 Pelaku Penusukan Saat Pawai Ogoh-ogoh di Bali Divonis 5 dan 4 Tahun Penjara

Kompas.com - 03/10/2023, 19:43 WIB
Yohanes Valdi Seriang Ginta,
Andi Hartik

Tim Redaksi

DENPASAR, KOMPAS.com - Gede Santiana Putra alias Dede Anggur (31) dan I Dewa Gede Raka Subawa alias Bembem (24), terdakwa kasus penganiayaan dan penusukan I Putu Eka Astina alias Putu Pekak hingga tewas, mendapat vonis berbeda dari Majelis Hakim Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, pada Selasa (3/10/2023).

Dalam persidangan tersebut, terdakwa Santiana divonis penjara selama 5 tahun, sedangkan Subawa mendapat hukuman penjara selama 4 tahun.

Diketahui, peristiwa berdarah itu terjadi pada saat malam pawai ogoh-ogoh di Jalan Veteran, Denpasar, Bali, pada Selasa (22/3/2023) sekitar pukul 21.00 Wita.

Baca juga: Kebakaran Lahan di Lereng Gunung Agung Bali Dekati Permukiman dan Pura

Majelis hakim yang diketuai I Wayan Yasa menilai perbuatan kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam Pasal Pasal 170 Ayat (2) ke-3 KUHP.

Pasal tersebut menyatakan setiap orang dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang.

"Menjatuhkan pidana oleh karena itu dengan pidana penjara kepada terdakwa Gede Santiana Putra alias Dede Anggur selama 5 tahun dan dan terdakwa I Dewa Gede Raka Subawa alias Bembem selama 4 tahun, dikurangi masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani," tegas Yasa saat membacakan amar putusannya, Selasa.

Baca juga: Mantan Sekretaris BUMDes di Bali Divonis 2,5 Tahun Penjara atas Kasus Korupsi

Majelis hakim menilai, terdakwa Santiana mendapat hukuman lebih berat lantaran menusuk korban mengunakan sebilah pisau secara berkali-kali. Sementara, Subawa divonis lebih ringan karena menganiaya korban dengan cara memukul.

Menanggapi putusan tersebut, kedua terdakwa yang didampingi penasihat hukumnya menyatakan menerima. Sedangkan, Jaksa Penuntut Umum Widyaningsih masih pikir-pikir atas vonis tersebut.

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU yang meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penjara kepada kedua terdakwa masing-masing selama 6 tahun.

Dalam dakwaan JPU disebutkan, peristiwa ini bermula ketika korban menonton pawai ogoh-ogoh di Jalan Veteran, Kota Denpasar, pada pada Selasa (22/3/2023).

Sementara, kedua terdakwa yang tergabung dalam perkumpulan "Desperado" ikut terlibat mengarak ogoh-ogoh di lokasi kejadian.

Kemudian, terjadi saling tatap antara korban dan Santiana yang memicu keduanya saling cekcok. Melihat itu, Subawa menghampiri korban dan langsung melayangkan bogem mentah hingga korban terjatuh.

Saat korban tergeletak di atas trotoar, Subawa menginjak perut korban sebanyak satu kali, sementara Santina menusuk perut dan dada korban mengunakan sebilah pisau secara berkali-kali.

Selanjutnya, kedua terdakwa meninggalkan lokasi kejadian. Sedangkan, korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak bisa tertolong.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 9 Desember 2023 : Pagi dan Siang Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 9 Desember 2023 : Pagi dan Siang Cerah Berawan

Denpasar
Wanita 26 Tahun di Bali Mengaku Coba Diperas Rp 1,8 Miliar oleh Oknum Polisi sebelum Jadi Tersangka Tambang Ilegal

Wanita 26 Tahun di Bali Mengaku Coba Diperas Rp 1,8 Miliar oleh Oknum Polisi sebelum Jadi Tersangka Tambang Ilegal

Denpasar
WN Filipina Mengamuk Saat Tiba di Bandara Bali, Diduga Depresi

WN Filipina Mengamuk Saat Tiba di Bandara Bali, Diduga Depresi

Denpasar
Ada Motor 7 Tahun Terparkir di Bandara Bali, Tagihan Parkir Rp 74 Juta

Ada Motor 7 Tahun Terparkir di Bandara Bali, Tagihan Parkir Rp 74 Juta

Denpasar
Remaja Diduga Nyalakan Korek Api Saat Beli Bensin, SPBU di Bali Terbakar

Remaja Diduga Nyalakan Korek Api Saat Beli Bensin, SPBU di Bali Terbakar

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 8 Desember 2023 : Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 8 Desember 2023 : Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

Denpasar
Waspada Pneumonia, KKP Denpasar Pantau Pergerakan Turis China di Bandara

Waspada Pneumonia, KKP Denpasar Pantau Pergerakan Turis China di Bandara

Denpasar
100 Motor Parkir Menahun di Bandara Bali, Ada yang Kena Tarif Rp 74 Juta

100 Motor Parkir Menahun di Bandara Bali, Ada yang Kena Tarif Rp 74 Juta

Denpasar
Soroti Pencurian Komponen Alat Pemantau Gunung Marapi, Wapres Minta Pengamanan Diperketat

Soroti Pencurian Komponen Alat Pemantau Gunung Marapi, Wapres Minta Pengamanan Diperketat

Denpasar
Rem Motor Blong, Suami Istri di Buleleng Tewas dalam Kecelakaan

Rem Motor Blong, Suami Istri di Buleleng Tewas dalam Kecelakaan

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 7 Desember 2023 : Pagi dan Malam Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 7 Desember 2023 : Pagi dan Malam Cerah Berawan

Denpasar
Wamenkes: Pneumonia Bukan Sesuatu yang Baru, Kita Sudah Mitigasi

Wamenkes: Pneumonia Bukan Sesuatu yang Baru, Kita Sudah Mitigasi

Denpasar
Seekor Biawak Tarik Jasad Bayi Perempuan dari Sungai di Bali

Seekor Biawak Tarik Jasad Bayi Perempuan dari Sungai di Bali

Denpasar
Berkaca dari Erupsi Gunung Marapi, Wapres: Jangan Sampai Ada Bahaya, tapi Tak Ada Peringatan

Berkaca dari Erupsi Gunung Marapi, Wapres: Jangan Sampai Ada Bahaya, tapi Tak Ada Peringatan

Denpasar
Wapres Ma'ruf Amin: Debat Khusus Cawapres Masih Perlu Dilaksanakan

Wapres Ma'ruf Amin: Debat Khusus Cawapres Masih Perlu Dilaksanakan

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com