Dibangun pada Tahun 1800, Pancuran Kuno di Buleleng Kini Jadi Tempat Wisata

Kompas.com - 30/03/2022, 10:36 WIB

BULELENG, KOMPAS.com - Pancuran air berusia ratusan tahun yang terletak di Desa Adat Buleleng, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, menjadi wisata baru.

Pemimpin adat atau Bendesa Adat Buleleng, Nyoman Sutrisna mengatakan, pancuran itu diperkirakan dibangun pada tahun 1800-an. Awalnya, pancuran ini dipakai sebagai pemandian umum.

Raja Karangasem saat itu, I Gusti Gede Karang, membangun istana di Desa Adat Buleleng, yang disebut dengan Puri Buleleng.

Baca juga: Menengok Rumah Joglo Tertua di Ngawi, Dibangun Tahun 1750 Masehi, Lebih Tua dari Benteng Van Den Bosch

"Setelah istana berdiri, maka dibangun juga pemandian umum untuk masyarakat," ujar Sutrisna saat dikonfirmasi, Rabu (30/3/2022).

Pancuran kuno tersebut diperkirakan mengalami beberapa kali perbaikan akibat bencana alam, seperti gunung meletus dan gempa bumi.

Berdasarkan relief yang ada di Puri Buleleng, diperkirakan renovasi pancuran terakhir kali dilakukan pada tahun 1933.

Baca juga: Terjaring Razia Lalu Lintas, Puluhan Pengendara di Buleleng Ikut Vaksinasi Covid-19

Pancuran itu sempat terbengkalai bahkan menjadi tempat pembuangan sampah liar. Hingga pada 2020 lalu, prajuru atau pengurus Desa Adat Buleleng melakukan restorasi.

Restorasi dilakukan setelah Desa Adat Buleleng menemukan dokumentasi lama berupa foto asli pancuran kuno.

Kata Sutrisna, rencana restorasi sudah disusun sejak tahun 2018, diawali dengan penataan kembali kawasan pancuran.

Obyek bersejarah ini direstorasi seperti bentuk bangunan aslinya, berdasarkan dokumentasi foto yang ditemukan.

Sutrisna menambahkan, setelah direstorasi, pancuran tersebut tidak lagi difungsikan untuk pemandian umum. Melainkan untuk tujuan wisata.

Pengelolaan obyek wisata ini diserahkan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Lila Citra Ulangun.

Baca juga: Polda Bali Ambil Alih Kasus Dugaan Penipuan Pengiriman PMI ke Turki

"Kami berkomitmen melestarikan peninggalan sejarah. Maka pancuran itu kini dibuka hanya untuk wisatawan," katanya.

Pihak Desa Adat Buleleng sudah menyiapkan narasi sejarah dari pancuran itu, sehingga dapat disampaikan kepada wisatawan yang berkunjung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 26 November 2022 : Pagi Berawan. Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 26 November 2022 : Pagi Berawan. Sore Hujan Ringan

Denpasar
Modus Retas Akun Media Sosial, Pria di Bali Tipu Istri Pekerja Migran Indonesia Rp 7,6 Juta

Modus Retas Akun Media Sosial, Pria di Bali Tipu Istri Pekerja Migran Indonesia Rp 7,6 Juta

Denpasar
Disnaker: UMP 2023 Bali Naik Rp 196.701

Disnaker: UMP 2023 Bali Naik Rp 196.701

Denpasar
Terjebak di Tengah Sungai yang Meluap, 2 Warga di Karangasem Dievakuasi Pakai Tali

Terjebak di Tengah Sungai yang Meluap, 2 Warga di Karangasem Dievakuasi Pakai Tali

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 25 November 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 25 November 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Berawan

Denpasar
Cerita Romantis Atlet Buleleng, Lamar Kekasih di Atas Podium Usai Pengalungan Medali Porprov Bali

Cerita Romantis Atlet Buleleng, Lamar Kekasih di Atas Podium Usai Pengalungan Medali Porprov Bali

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 24 November 2022 : Pagi Hujan Ringan, Malam Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 24 November 2022 : Pagi Hujan Ringan, Malam Berawan

Denpasar
Mengenal Pulau Alor: Letak, Kondisi Geografis, Suku, dan Wisata

Mengenal Pulau Alor: Letak, Kondisi Geografis, Suku, dan Wisata

Denpasar
Pria di Bali yang Aniaya dan Cabuli Anak Pacarnya Divonis 13 Tahun Penjara

Pria di Bali yang Aniaya dan Cabuli Anak Pacarnya Divonis 13 Tahun Penjara

Denpasar
Kasus Pengadaan Masker Covid-19 Dinsos Karangasem, 2 Rekanan Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Kasus Pengadaan Masker Covid-19 Dinsos Karangasem, 2 Rekanan Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 23 November 2022 : Sore dan Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 23 November 2022 : Sore dan Malam Hujan Ringan

Denpasar
Curi Anjing lalu Dijual Lagi ke Pemilik, Pemuda di Bali Divonis 110 Hari Penjara

Curi Anjing lalu Dijual Lagi ke Pemilik, Pemuda di Bali Divonis 110 Hari Penjara

Denpasar
Viral, Dua Pelajar di Buleleng Duel gara-gara Ujian Sekolah

Viral, Dua Pelajar di Buleleng Duel gara-gara Ujian Sekolah

Denpasar
Pasutri di Jembrana Curi Motor 6 Kali, Mengaku untuk Obati Ibu yang Sakit

Pasutri di Jembrana Curi Motor 6 Kali, Mengaku untuk Obati Ibu yang Sakit

Denpasar
WN Polandia di Bali Dideportasi Usai Terlibat Kasus Skimming

WN Polandia di Bali Dideportasi Usai Terlibat Kasus Skimming

Denpasar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.